fbpx

Refleksi Akhir Tahun 2021 Homeschooling ala Rumah Inspirasi

Sesuai tradisi proses homeschooling keluarga Sumardiono, kami menutup tahun 2021 dengan refleksi dan membuat podcast dalam serial “Ngobrol Bareng Rumah Inspirasi”.

Refleksi homeschooling adalah sebuah kegiatan rutin yang tidak hanya dilakukan setahun sekali tapi setiap bulan, bahkan bisa lebih dari sekali dalam sebulan.

Tujuan melakukan refleksi adalah memastikan dan membuat proses-proses homeschooling dijalani lebih mindful, lebih sadar posisi belajar anak-anak, apa yg terjadi, dan lain-lain. Refleksi homeschooling juga membantu untuk antisipasi bila ada masalah menjadi bisa lebih cepat diatasi. Selain itu, refleksi menjadi perencanaan kegiatan berikutnya.

Refleksi Homeschooling 2021

Apa makna tahun 2021 bagi keluarga kami?

Tahun 2021 adalah tahun bertumbuh bagi segenap penghuni keluarga kami.

Di tahun 2021 kami sudah mulai bisa berkegiatan di luar karena sudah vaksin dan kondisi pandemi membaik.

Pertumbuhan bukan berarti tak ada masalah dan tantangan.

Di tahun 2021 Yudhis masih mengalami masa turbulence karena kondisi perkuliahan yang belum sesuai ekspektasi. Yudhis yang senang bersosialisasi dan berjejaring belum bisa mewujudkan harapannya bertemu banyak teman dan membangun lebih banyak jejaring. Walaupun sudah disiasati dengan kost di Depok, pertemuan dengan teman-temannya belum semaksimal kondisi sebelum pandemi.

Tata banyak di rumah dan berhasil meluncurkan produk kedua untuk bisnisnya Kreasita.com. Ini adalah pencapaian yang luar biasa karena dalam kondisi terkurung di rumah, berkutat dengan proses yang membosankan tanpa bisa keluar dan berjalan-jalan untuk meredakan kebosanan tersebut, Tata tetap maju berproses sehingga bisa menyelesaikan produk kedua Kreasita. Produk pertama Kreasita.com adalah kelas menggambar kartun lucu dan produk keduanya adalah kelas membuat kartu pop-up.

Duta juga mengalami perkembangan di akhir 2021. Setelah sebelumnya mengikuti turnamen-turnamen online, Duta akhirnya mendapatkan vaksin di Jakarta dan mulai mengikuti turnamen offline.

Kesertaan dalam turnamen offline menumbuhkan keterampilan baru yaitu kekuatan untuk menjalani pertandingan offline. Duta sudah semakin kuat menjalani pertandingan yang berlangsung hingga 4 jam.

Tahun 2021 merupakan tahun yang cukup membahagiakan bagi Duta. Akibat mengalahkan Gotham Chess (IM Levy Rozman) dalam sebuah pertandingan online, Duta mendapat spotlight saat fenomena Dewa Kipas menjadi viral.

Duta diprofilkan secara khusus dalam video Youtube Gotham Chess. Dia juga mendapatkan wildcard untuk ikut serta dalam Turnamen Indonesian Masters 2021. Dalam turnamen tersebut Duta berhasil mengalahkan GM Cerdas Barus. Hal ini semakin menumbuhkan kepercayaan diri Duta.

Di tahun 2021 Duta juga berhasil memenangi Kejurda DKI, namun kemudian merasakan kekecewaan karena belum menjadi juara Kejurnas.
Di akhir tahun 2021 ini Duta mengikuti 4 turnamen offline secara marathon: Kejurda DKI Jakarta, Kejurnas Catur di Belitung, Turnamen Catur Internasional KASAD CUP 2021, dan Turnamen Catur Japfa FIDE RATED.

Harapan di tahun 2022

Menutup refleksi, kami berharap time management dan energy management kami semakin membaik. Kami membayangkan tahun 2022 mulai lebih banyak berkegiatan offline. Perubahan pola kegiatan itu pasti membutuhkan adaptasi.

Kami tak membuat resolusi tahunan.

Kami memilih membuat sistem dan siklus bekerja dan melakukan refleksi yang membuat kami menjadi lebih lentur menjalani keseharian.

Selengkapnya, silakan mendengarkan podcast berikut ini:

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.