20101129-141610.jpg

Puzzle Buah

Duta sangat suka puzzle. Kakak-kakaknya tahu itu dan mereka pun dengan suka cita membuatkan Duta puzzle sederhana yang sangat bagus. Bahan yang dibutuhkan juga sederhana. Pertama anak-anak mendownload gambar buah dari Graphics Factory, kemudian Yudhis menyatukan gambar-gambar tersebut di photoshop, mencetaknya di kertas tebal dan membawa hasil cetakan untuk dilaminating di tukang fotocopy dekat rumah.

Setelah itu Yudhis dan Tata menggunting gambar buah tersebut, membaginya menjadi dua dan memasang satu bagian secara permanen ke dalam selembar kertas. Sementara bagian yang lain ditempel dengan menggunakan kain perekat (aku membeli di pasar sekitar Rp.5000-6000/m).

Walau sederhana, tapi puzzle ini cocok dengan usia Duta (2) yang memang sedang senang-senangnya bermain bongkar pasang. Saking senangnya membuat puzzle ini, Yudhis dan Tata merencanakan akan membuat serial aneka puzzle untuk Duta. Misalnya, puzzle transportasi, warna, binatang, dll.

Kegiatan seperti ini walau sederhana tapi memiliki banyak keuntungan. Tidak hanya ketrampilan prakarya kakak-kakak yang bertambah karena mereka melakukan kegiatan ini secara mandiri, hasilnya bermanfaat untuk stimulus adiknya.

Tulisan menarik lainnya

Share this post

2 thoughts on “Puzzle Buah”

  1. mbak.. saya tertarik dengan hasil prakarya seperti ini untuk anak saya, penegn nanya setelah di bikin di poto shop gmn caranya mencetak ke kertas tebal…apa yang di butuhkan..
    makasih sebelumnya atas infonya..

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bagaimana Cara Belajar Anak Homeschooling?

Jangan membayangkan homeschooling hanya dengan mengundang guru privat. Proses belajar dalam homeschooling bisa sangat beragam dan kaya, tergantung pada kreativitas orangtua.

Jika orangtua ingin meningkatkan kualitas homeschooling yang dijalaninya, orangtua perlu meningkatkan kapasitas diri agar anak-anak tidak hanya belajar untuk lulus ujian, tidak hanya belajar berbasis mata pelajaran, tidak hanya belajar dengan mendengarkan ceramah dan latihan soal.

Serial webinar ini akan membahaskan tentang strategi pembelajaran berbasis dunia nyata dan keseharian. Strategi pembelajaran ini bukan hanya penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri orangtua dan kapasitas keterampilan orangtua sebagai fasilitator dalam proses belajar anak.

Materi yang dibahaskan dalam webinar ini untuk anak beragam usia dari anak usia pra-sekolah hingga SMA.