KoinTumpah

Percobaan & Belajar tentang Kohesi

Hari ini Tata & Yudhis melakukan percobaan sains sederhana menggunakan semangkuk air hampir penuh dan koin uang.

Pada mangkuk air yang hampir terisi penuh itu, Yudhis & Tata memasukkan koin uang secara perlahan, satu demi satu. Ternyata, air baru tumpah ketika Yudhis memasukkan 101 koin ke dalam mangkuk & Tata memasukkan 76 koin ke dalam mangkuk. Yang terjadi, permukaan air itu seperti mengembang dan membuat bentuk cembung di permukaannya. Cembungnya air itu membuat anak terheran-heran dan excited melakukan percobaan ini.

Kenapa jumlah Tata dan Yudhis bisa berbeda jauh padahal awal tinggi air sama? Ternyata karena Yudhis memasukkan koin lebih perlahan dan lembut, sedangkan Tata lebih cepat dan agak sedikit bergoyang. Ketika percobaan diulangi lagi, baru Tata bisa menaruh koin lebih banyak di mangkuk.

Apa yang mereka sedang pelajari? Mereka sedang belajar tentang kohesi. Kohesi adalah daya tarik-menarik antar molekul pada benda yang sama. Kohesi membuat benda cair dan padat tetap menyatu.

Ketika koin dimasukkan ke dalam mangkuk yang berisi air penuh, permukaan air di mangkuk mulai “meregang”. Tanpa kohesi, air akan langsung tumpah. Tetapi karena ada gaya kohesi yang saling tarik-menarik dalam air, permukaan air membentuk cembung. Air ini pada akhirnya akan tumpah juga ketika bentuk cembungnya makin tinggi dan gaya kohesi air tak sanggup lagi menahan gravitasi yang mengakibatkan air tumpah.

Tulisan menarik lainnya

Share this post

2 thoughts on “Percobaan & Belajar tentang Kohesi”

  1. setelah menemukan blog ini, sangat menarik karena percobaan ini dilakukan secara informatif dengan rekaman pada youtube.  Supaya lebih informatif, baiknya disebutkan percobaan ini materi pelajaran untuk anak kelas/usia  tertentu.   
     
    oh iya, anak saya usia 7 dan 5 tahun.  saya sedang mencari materi homeschool (belajar mandiri) yang cocok. 
    salam
    dimas

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bagaimana Cara Belajar Anak Homeschooling?

Jangan membayangkan homeschooling hanya dengan mengundang guru privat. Proses belajar dalam homeschooling bisa sangat beragam dan kaya, tergantung pada kreativitas orangtua.

Jika orangtua ingin meningkatkan kualitas homeschooling yang dijalaninya, orangtua perlu meningkatkan kapasitas diri agar anak-anak tidak hanya belajar untuk lulus ujian, tidak hanya belajar berbasis mata pelajaran, tidak hanya belajar dengan mendengarkan ceramah dan latihan soal.

Serial webinar ini akan membahaskan tentang strategi pembelajaran berbasis dunia nyata dan keseharian. Strategi pembelajaran ini bukan hanya penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri orangtua dan kapasitas keterampilan orangtua sebagai fasilitator dalam proses belajar anak.

Materi yang dibahaskan dalam webinar ini untuk anak beragam usia dari anak usia pra-sekolah hingga SMA.