01a

Peran Orangtua sebagai Coach

Salah satu peran penting yang perlu diketahui orangtua adalah sebagai pelatih (coach). Keterampilan coaching sangat bermanfaat untuk membantu kita menjadi orangtua yang lebih baik dalam proses menemani tumbuh kembang anak-anak.

Walaupun peran coaching terutama ditujukan pada anak-anak remaja, ilmu coaching bisa diterapkan pada usia anak berapapun.

Itulah hal menarik yang disampaikan oleh Naindra Pramudita (Dita), professional coach, dalam sesi sharing dengan tema “Parent as Coach” bersama para orangtua di Klub Oase.

***

Parent as Coach

Secara umum, inti proses coaching adalah membantu anak mengetahui posisi saat ini, mengetahui tujuan yang ingin diraih oleh anak, dan menjadi partner untuk mencari jalan dari posisi saat ini ke arah tujuan yang diinginkan (oleh anak).

Peran orangtua sebagai coach mengandaikan bahwa orangtua menghargai anak sebagai individu, dengan aspirasi dan harapan mereka terhadap masa depan. Cita-cita dan masa depan anak adalah miliki mereka, sehingga mereka sendiri yang perlu memutuskannya. Adapun peran orangtua sebagai coach adalah membantu agar cita dan harapan itu bisa dicapai oleh anak.

Tahapan proses coaching orangtua bersama anak adalah: respect, listening, understand, appreciate, support, responsible, independent.

“If you respect me, I will hear you
If you listen to me, I will feel understood
If you understand me, I will feel appreciated
If you appreciate me, I will know your support
If you support me as I try new this, I will become responsible
When I am responsible, I will grow to be independent
In my independence, I will respect you and love you all of my life.”


***

Banyak hal menarik tentang peran orangtua sebagai coach yang disampaikan Dita hari ini.

Tak sabar menunggu sesi-sesi berikutnya mengenai ilmu coaching untuk orangtua agar bisa membantu anak-anak mengenal diri dan meraih tujuan-tujuan hidup yang ingin diraihnya.

Share this post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bagaimana Cara Belajar Anak Homeschooling?

Jangan membayangkan homeschooling hanya dengan mengundang guru privat. Proses belajar dalam homeschooling bisa sangat beragam dan kaya, tergantung pada kreativitas orangtua.

Jika orangtua ingin meningkatkan kualitas homeschooling yang dijalaninya, orangtua perlu meningkatkan kapasitas diri agar anak-anak tidak hanya belajar untuk lulus ujian, tidak hanya belajar berbasis mata pelajaran, tidak hanya belajar dengan mendengarkan ceramah dan latihan soal.

Serial webinar ini akan membahaskan tentang strategi pembelajaran berbasis dunia nyata dan keseharian. Strategi pembelajaran ini bukan hanya penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri orangtua dan kapasitas keterampilan orangtua sebagai fasilitator dalam proses belajar anak.

Materi yang dibahaskan dalam webinar ini untuk anak beragam usia dari anak usia pra-sekolah hingga SMA.