fisherman

Nelayan Miskin dan Ikan Kecil

fishermanSeorang nelayan miskin yang menjalani hidup dari ikan-ikan yang dipancingnya suatu hari bernasib sial dan hampir tak mendapat seekor ikan pun kecuali seekor ikan yang sangat kecil. Nelayan itu hampir saja meletakkan ikan itu di keranjangnya ketika Ikan kecil itu berkata,

“Kasihanilah aku, Nelayan! Berilah aku kesempatan! Aku hanyalah seekor ikan kecil yang tak berharga jika engkau bawa aku pulang. Jika aku sudah lebih besar, tentunya aku dapat menjadi tangkapanmu yang lebih berharga.”

Tetapi Nelayan itu dengan cepat memasukkan ikan itu ke dalam kantongnya.

“Betapa bodohnya aku,” katanya, “kalau aku melemparmu kembali ke sungai. Walaupun kamu kecil, kamu lebih baik daripada tak mendapat tangkapan ikan sama sekali.”

“Keuntungan kecil lebih berharga daripada janji besar.”

Source: Aesop for Children (c) Project Gutenberg

Tulisan menarik lainnya

Share this post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bagaimana Cara Belajar Anak Homeschooling?

Jangan membayangkan homeschooling hanya dengan mengundang guru privat. Proses belajar dalam homeschooling bisa sangat beragam dan kaya, tergantung pada kreativitas orangtua.

Jika orangtua ingin meningkatkan kualitas homeschooling yang dijalaninya, orangtua perlu meningkatkan kapasitas diri agar anak-anak tidak hanya belajar untuk lulus ujian, tidak hanya belajar berbasis mata pelajaran, tidak hanya belajar dengan mendengarkan ceramah dan latihan soal.

Serial webinar ini akan membahaskan tentang strategi pembelajaran berbasis dunia nyata dan keseharian. Strategi pembelajaran ini bukan hanya penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri orangtua dan kapasitas keterampilan orangtua sebagai fasilitator dalam proses belajar anak.

Materi yang dibahaskan dalam webinar ini untuk anak beragam usia dari anak usia pra-sekolah hingga SMA.