Menutup 2012 dengan Konser Gelaran Peduli Musik Anak

konser-peduli-musik-anakAkhir tahun ini terasa berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Menutup tahun 2012, kami mengikuti acara “Gelaran Peduli Musik Anak” di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ), 30 Desember 2012. Acara berbentuk konser lagu-lagu ramah anak ini diselenggarakan oleh gerakan Peduli Musik Anak yang dirintis oleh Karina Adistiana (Anyi) dan Ribut Cahyono (Ibut).

Sebagai salah satu ibu yang senang mencipta lagu anak dan memanfaatkan lagu untuk pembelajaran anak-anak, aku diminta untuk menjadi salah satu penampil dalam acara itu. Pada awalnya, menurut rencana aku akan bernyanyi sendiri ditemani mas Adoy (Petrus Briyanto Adi) dengan gitarnya selama 5 menit, membawakan 2 lagu pilihan panitia dari koleksi lagu yang ada di Pelangi Nada.

Pertengahan Desember saat latihan bersama, aku mengajukan kepada Anyi untuk tampil bersama anak-anak. Menurutku, dengan mengajak anak-anak ke panggung dan menyisipkan dialog diantara lagu, akan selaras dengan misi gerakan Peduli Musik Anak yang memang menginginkan lagu menjadi salah satu bentuk komunikasi antara orangtua dan anak.

Latihan Konser Peduli Musik Anak
Latihan Konser Peduli Musik Anak

Ternyata Anyi setuju. Aku pun kemudian mengajak beberapa anak-anak dari Klub Oase untuk bernyanyi bersama. Ketika aku mengajukan untuk menukar salah satu lagu dengan lagu pilihanku, ternyata Anyi malah minta aku membawakan ketiganya. Jadilah bersama anak-anak aku menyanyikan lagu Belajar di Mana Saja, Berhitung 1-5, dan Mana Tanganmu.

Latihan pertama dilakukan di Rumah Inspirasi. Walau tanpa mas Adoy yang tadinya mau datang tapi terhambat oleh hujan yang sangat deras, anak-anak tetap berlatih dengan semangat. Latihan kedua dilakukan di Fak Psikologi UI. Proses latihan berlangsung mulus, anak-anak menikmati proses latihan & dalam perjalanan pulang dengan kereta pun mereka masih ceria bercanda tertawa-tawa.

Malam menjelang hari H, Anyi tiba-tiba memberitahu kalau semua anak akan dipakaikan mic headset. Alasannya: panitia menyukai konsep acaranya dan ingin suara anak-anak pun tertangkap di rekaman. Wuaaaaaah…. langsung mendadak panik. Gimana nggak panik? Anak-anak itu kan BUKAN penyanyi. Mereka memang suka bernyanyi dan hafal lagu-lagu yang akan kami bawakan. Tapi namanya juga ya anak-anak yang tidak dilatih bernyanyi, suaranya terkadang malang melintang entah kemana. Belum lagi kalau Duta ikut nyanyi, walah… 😀

Rencana awal kan anak-anak itu manggung untuk menjadi ilustrasi bagaimana lagu-lagu Pelangi Nada dipakai dalam keseharian. Makanya aku mengajak anak-anak tanpa seleksi, bahkan si kecil Duta yang suaranya masih jauh dari not pun aku ajak. Terus terang, aku menjadikannya seperti field trip ke Gedung Kesenian Jakarta tapi plus nyicipin panggungnya. Mana sangka kalau ternyata mereka bener-bener akan pakai mic, satu-satu pula! Waa… aku takut anak-anak grogi karena suaranya jadi terdengar kencang, takut mereka malu, dan seterusnya dan seterusnya.

Tapi ternyata ketakutanku tak beralasan. Anak-anak sangat menikmati proses konser. Mereka kooperatif sekali, bahkan sebelum naik panggung beberapa kali minta latihan supaya lebih pede. Si kecil Naura & Duta pun kelihatannya asik-asik aja. Senang bisa mengikuti kegiatan konser lagu anak-anak ini. Anak-anak apalagi. Mereka sangat menikmati kegiatan ini, mulai persiapan, proses latihan, hingga pertunjukan pada hari-H. Karena anak-anak sudah hafal lagunya dari Pelangi Nada, proses latihan berjalan relatif lancar.

Melalui konser ini, anak-anak belajar banyak. Mereka belajar menguasai lagu, berlatih keras, dan juga menerima feedback & arahan selama proses latihan. Pada waktu pertunjukan, mereka belajar untuk berani tampil di hadapan banyak penonton yang memenuhi GKJ.

***

Dalam gelaran Peduli Musik Anak yang berlangsung 2 jam ini, banyak penampil yang terlibat dengan berbagai latar belakang, antara lain adalah: Cozy Music Corner, Theodora Challista Averina, Sasha Karina (@mbakjaja), Bilik Musik Psikologi UI, Green Voices dari Sekolah Alam Indonesia, 3G (3 generasi keluarga Prof. Sarlito W. Sardono), Herdawati-Bonita-Adoy-Pram, Inclusiviant, Tika Bisono, Kri Sylvie, Ari-Reda, Alex Kuple Aryawan, Sarini Tunjungsari.

PMA02 PMA03 PMA04 PMA05PMA01

 

Foto Persiapan & Pertunjukan Anak-anak:
Anak-anak menikmati proses konser-peduli-musik-anak2 konser-peduli-musik-anak3 konser-peduli-musik-anak4

Video Pertunjukan:

 

Unduh Lagu

Bagi yang ingin belajar lagu-lagu yang dinyanyikan dalam video ini bisa mengunduh lagunya (gratis) di sini:
Belajar di Mana Saja
Berhitung 1-5
Mana Tanganmu

 

Tulisan menarik lainnya

– WEBINAR –

Dalam proses pengasuhan, ada aspek-aspek keterampilan dasar yang krusial dan perlu dikembangkan pada anak. Jika anak memiliki keterampilan-keterampilan dasar ini, proses pengembangan mereka saat remaja akan menjadi lebih mudah dilakukan.

Webinar ini membahaskan 10 keterampilan dasar yang perlu dan bisa dikembangkan di rumah untuk anak-anaknya.

10 Keterampilan yang akan dibahaskan dalam webinar

MENJAGA KESEHATAN & KESELAMATAN

  • Pola makan
  • pola tidur
  • pola aktivitas sehat,
  • berenang
  • bela diri
  • pertolongan pertama (P3K)

LITERASI

  • Membaca dan mengerti
  • Membaca petunjuk
  • Membaca resep
  • Membaca rambu lalu lintas
  • Membaca tabel

MENGURUS DIRI SENDIRI​

  • Mengatur waktu
  • Membuat rencana
  • Menepati rencana
  • Mengetahui baik-buruk
  • Mengambil keputusan

BERKOMUNIKASI

  • Mengajukan pertanyaan
  • Mengobrol
  • Berkenalan dengan orang baru
  • Memberi & menerima feedback
  • Mengapresiasi
  • Bernegosiasi

MELAYANI

  • Mengerjakan pekerjaan rumah
  • Berkontribusi di keluarga
  • Berkontribusi di Lingkungan
  • Berkontribusi di sosial.

MENGHASILKAN MAKAN

  • Bercocok tanam
  • Berbelanja
  • Mengolah bahan pangan
  • Memasak
  • Menata masakan

PERJALANAN MANDIRI

  • Naik sepeda
  • Kendaraan umum
  • Membaca peta
  • Bisa pergi ke manapun dan kembali ke tempat asal

MEMAKAI TEKNOLOGI

  • Memakai gadget
  • Mengenal batas hukum & etik
  • Menghindari kecanduan
  • Menggunakan secara produktif

TRANSAKSI KEUANGAN

  • Belanja
  • Mendapat penghasilan
  • Menabung
  • Berinvestasi
  • Transaksi dalam sistem keuangan

BEKERJA

  • Menghasilkan karya
  • Membuat output (tulisan, lagu, musik, cerita/presentasi, video, animasi, dll) sesuai minat & kemampuan

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on print
Share on email

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.