Beneran-Indonesia-600px

Menjadi Volunteer di Museum Nasional Indonesia

Salah satu value yang kami kembangkan bersama anak-anak adalah keterampilan melayani (service). Anak-anak tak hanya fokus pada passion dan dirinya sendiri, tetapi juga belajar berempati, melayani, serta mencipta manfaat bagi sesama.

Salah satu alat untuk mengembangkan keterampilan melayani adalah menjadi relawan (volunteering).

Proses menjadi relawan sebenarnya sudah banyak dilakukan anak-anak melalui kegiatan di rumah. Hampir dua minggu sekali kami membuka rumah untuk kegiatan Klub Oase. Kegiatan Klub Oase membuat anak-anak terbiasa ikut terlibat menyiapkan rumah dan membereskan rumah seusai acara.

Beberapa waktu lalu, Yudhis mendapatkan kesempatan menjadi volunteer dalam kegiatan “Tour-Guide Volunteering” di Museum Nasional. Kegiatan ini diselenggarakan oleh @beneran.indonesia

Dalam kegiatan tersebut, Yudhis belajar tentang Museum Nasional Indonesia sekaligus belajar melayani pengunjung museum.

Melalui kegiatan menjadi relawan, Yudhis bukan hanya belajar untuk melayani, tetapi juga menemukan lingkaran pertemanan baru yang secara spirit bagus baginya.

Dalam konteks homeschooling, berkegiatan menjadi relawan juga menjadi pintu untuk mencari teman dan bersosialisasi dengan teman sebaya. Berkat pertemanan di Beneran Indonesia ini, Yudhis kemarin mendapatkan kesempatan menjadi relawan bersih-bersih GBK saat menjelang penutupan Asian Games 2018.

 

Tulisan menarik lainnya

Share this post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bagaimana Cara Belajar Anak Homeschooling?

Jangan membayangkan homeschooling hanya dengan mengundang guru privat. Proses belajar dalam homeschooling bisa sangat beragam dan kaya, tergantung pada kreativitas orangtua.

Jika orangtua ingin meningkatkan kualitas homeschooling yang dijalaninya, orangtua perlu meningkatkan kapasitas diri agar anak-anak tidak hanya belajar untuk lulus ujian, tidak hanya belajar berbasis mata pelajaran, tidak hanya belajar dengan mendengarkan ceramah dan latihan soal.

Serial webinar ini akan membahaskan tentang strategi pembelajaran berbasis dunia nyata dan keseharian. Strategi pembelajaran ini bukan hanya penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri orangtua dan kapasitas keterampilan orangtua sebagai fasilitator dalam proses belajar anak.

Materi yang dibahaskan dalam webinar ini untuk anak beragam usia dari anak usia pra-sekolah hingga SMA.