Membuat Anak on Schedule

Sekolah di rumah memang bebas. Jadwal fleksibel dan waktu di tangan kita. Itu positifnya, negatifnya karena tidak ada tekanan dari luar — mengajak anak untuk selalu on schedule menjadi lebih tricky.

Anak tahu kalau waktu itu fleksibel dan bisa diatur. Tantangannya adalah bagaimana membuat dia tidak menjadi suka2 dengan schedule kesepakatan bersama.

Seperti Tata yang sedang sulit untuk bangun olahraga pagi. Padahal kak Yudhis jam 5 sudah bangun dengan wekernya. Tata juga suka mengulur2 waktu mandi dan makannya sehingga mengacaukan jadwal yang telah menjadi kesepakatan bersama.

Lalu bagaimana caranya?? Aku dan mas Aar sepakat untuk tidak memakai jalur keras kepada anak2. Pelanggaran atas kesepakatan berdampak bukan dengan kemarahan tapi dengan teguran–pertanyaan kenapa dia seperti itu dan kemudian teguran itu diikuti dengan pengurangan kebahagiaan.

Seperti misalnya “sampai Tata dianggap sudah cukup berusaha untuk memperbaiki diri, maka Tata nggak dapet oleh2 enak yang sering bapak bawa kalau pulang”.

Yang sulit itukan menahan diri untuk tidak marah pada anak dan tetap mempertahankan apa2 yang sudah disepakati bersama.

Semoga cara ini kelak membuat anak menjadi pribadi yang taat hukum dan tidak suka pada hal2 yang berbau kekerasan untuk menyelesaikan masalahnya. Amin ^_*

Tulisan menarik lainnya

– WEBINAR –

Dalam proses pengasuhan, ada aspek-aspek keterampilan dasar yang krusial dan perlu dikembangkan pada anak. Jika anak memiliki keterampilan-keterampilan dasar ini, proses pengembangan mereka saat remaja akan menjadi lebih mudah dilakukan.

Webinar ini membahaskan 10 keterampilan dasar yang perlu dan bisa dikembangkan di rumah untuk anak-anaknya.

10 Keterampilan yang akan dibahaskan dalam webinar

MENJAGA KESEHATAN & KESELAMATAN

  • Pola makan
  • pola tidur
  • pola aktivitas sehat,
  • berenang
  • bela diri
  • pertolongan pertama (P3K)

LITERASI

  • Membaca dan mengerti
  • Membaca petunjuk
  • Membaca resep
  • Membaca rambu lalu lintas
  • Membaca tabel

MENGURUS DIRI SENDIRI​

  • Mengatur waktu
  • Membuat rencana
  • Menepati rencana
  • Mengetahui baik-buruk
  • Mengambil keputusan

BERKOMUNIKASI

  • Mengajukan pertanyaan
  • Mengobrol
  • Berkenalan dengan orang baru
  • Memberi & menerima feedback
  • Mengapresiasi
  • Bernegosiasi

MELAYANI

  • Mengerjakan pekerjaan rumah
  • Berkontribusi di keluarga
  • Berkontribusi di Lingkungan
  • Berkontribusi di sosial.

MENGHASILKAN MAKAN

  • Bercocok tanam
  • Berbelanja
  • Mengolah bahan pangan
  • Memasak
  • Menata masakan

PERJALANAN MANDIRI

  • Naik sepeda
  • Kendaraan umum
  • Membaca peta
  • Bisa pergi ke manapun dan kembali ke tempat asal

MEMAKAI TEKNOLOGI

  • Memakai gadget
  • Mengenal batas hukum & etik
  • Menghindari kecanduan
  • Menggunakan secara produktif

TRANSAKSI KEUANGAN

  • Belanja
  • Mendapat penghasilan
  • Menabung
  • Berinvestasi
  • Transaksi dalam sistem keuangan

BEKERJA

  • Menghasilkan karya
  • Membuat output (tulisan, lagu, musik, cerita/presentasi, video, animasi, dll) sesuai minat & kemampuan

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on print
Share on email

2 thoughts on “Membuat Anak on Schedule”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.