membangun-rutinitas-pagi

Membangun Rutinitas Pagi

Setiap dari kita memiliki kehidupan yang berbeda. Kebiasaan pagi kita pun berbeda.

Ada yang sudah menikah, ada yang belum. Ada yang punya anak, ada yang belum. Ada yang anaknya sudah besar-besar, ada yang anaknya masih kecil semua. Ada yang punya asisten rumah tangga, ada yang tidak. Ada yang harus bekerja keluar rumah, ada yang sebagian besar waktunya di rumah.

Apapun latar belakang kehidupan kita, sangat mudah bagi kita untuk terjebak dalam hari yang berantakan.

Menguatkan Diri untuk Keluar dari Jebakan

Aku ingat ketika anak-anak masih kecil, begitu aku melewatkan rutinitas pagi sehari dua hari, tiba-tiba aku merasa hidupku seperti terbawa arus. Kaki jadi kepala, kepala jadi kaki. Banyak hal yang menumpuk dan rasanya sulit bagiku bisa mencari waktu hanya untuk duduk tenang dan berfikir. Sepertinya waktu datang begitu cepat dan berlalu secepat kilat.

Biasanya ketika hal itu terjadi, langkah awal yang aku lakukan untuk “merebut waktu” kembali adalah “Makan Kodok di pagi hari“. Ternyata, makan kodok di pagi hari itu berhasil membuat bahagia dan hariku berjalan lebih baik.

Baru setelah aku berhasil melakukan identifikasikan atas kodok hari itu dan memakannya dengan sukses, yang aku lakukan kemudian adalah memperbaiki rutinitas pagiku.

Rutinitas Pagi

Membangun rutinitas pagi yang konsisten adalah cara yang ampuh untuk membangun hari yang produktif. Semakin bersemangat kita memulai hari, semakin besar bola salju yang dihasilkan. Bola salju ini adalah energi yang menopang keseharian kita.

Semakin besar energi yang kita miliki, semakin besar pula dampak yang kita hasilkan di sekitar kita hingga ke masyarakat luas. Banyak karya yang aku hasilkan biasanya berawal dari hari yang baik, yang dibangun dari rutinitas pagi yang baik pula.

Dari apa yang aku rasa, ketika aku memulai hari dengan melakukan rutinitas pagi, aku merasa lebih fokus sepanjang hari. Dan urusan rumah tangga menjadi ringan, mungkin karena hatiku bahagia. Hehehehe…

Melakukan hal yang sama, lagi dan lagi setiap pagi memberikanku waktu untuk membangun fokus pada hal-hal yang menjadi prioritas. Memiliki waktu tenang di pagi hari memberiku ruang untuk mempersiapkan hari dan tidak membiarkan hari yang mempersiapkanku.

membangun-rutinitas-pagi

Cara membuat Rutinitas Pagi

Untuk membangun rutinitas pagi, pilihlah 5 hal yang akan dilakukan secara rutin di pagi hari. Pilihlah hal-hal yang akan memberikan Anda suntikan semangat terbesar dan dedikasikan diri untuk melakukannya dalam urutan yang sama setiap hari. Rutinitas pagi itu tak harus hal-hal besar (kita akan bahas tentang goal setting dalam posting yang lain) tetapi hal-hal sederhana yang kita lakukan di awal pagi.

Tuliskan 5 hal tersebut dan letakkan tulisan itu di tempat yang mudah terlihat. Aku dulu menuliskan di selembar kertas post-it, lalu menempelkannya di layar komputer. Sekarang aku menuliskannya di buku jurnal 100 hari dan memberinya tanda kalau aku sudah berhasil melakukannya.

Aku berusaha untuk mengerjakan semuanya setiap hari secara rutin. Tapi tentu saja ada hari-hari dimana aku berhasil dan separo berhasil. Biasanya yang gagal itu adalah olahraga. Itu memang “kodok” yang susah banget dimakan, tapi tetap aku masukkan dalam rutinitas pagi karena aku ingin menjadikannya suatu hal yang mudah karena terbiasa.

Berikut ini beberapa ide yang bisa dijadikan rutinitas pagi:

  • Bangun sebelum fajar
  • Bangun sebelum anak-anak
  • Berdoa
  • Meditasi
  • Olahraga
  • Minum air hangat dan jeruk nipis
  • Merapikan tempat tidur
  • Membaca Kitab Suci
  • Membuat Jurnal/Rencana hari itu
  • Membersihkan tempat cuci piring
  • Minum vitamin
  • Membaca beberapa lembar buku
  • Sapu Pel Rumah
  • Mendengarkan lagu tertentu (untuk menambah semangat)
  • Duduk di luar beberapa menit bersama secangkir kopi/teh
  • Mengeluarkan isi kepala
  • Sarapan
  • Minum jus
  • dll.

Dengan membuat rutinitas pagi yang terstruktur, kita akan selalu tahu bagaimana memulai hari yang baik. Ini akan menjadi kekuatan menghadapi hari yang mungkin penuh dengan ketidakpastian.

Rutinitas pagi ini dilakukan sebelum membuka media sosial dan Whatsapp.

Dari pengalamanku, menahan diri dari membuka Media Sosial, WA atau sejenisnya sebelum rutinitas pagi selesai akan membuat prosesnya menjadi lebih mudah dan sesuai rencana.

Nah, rutinitas pagi adalah tips produktivitas dan time management yang aku lakukan. Aku melakukan rutinitas pagi ini sebagai sarapan jiwa dan penguat raga. Jadi, apa rutinitas pagimu?

Tulisan menarik lainnya

Share this post

5 thoughts on “Membangun Rutinitas Pagi”

  1. Ide utk melaksanakan rutinitas pagi itu, semuanya rencana ku banget.. tp ga pernah terlaksana suka kebobolan. Apalagi bangun awal sblm anak2 bangun, sptnya mustahil krn tidurku pun suka larut malam (krn harus beberes rmh dulu)..hehe

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bagaimana Cara Belajar Anak Homeschooling?

Jangan membayangkan homeschooling hanya dengan mengundang guru privat. Proses belajar dalam homeschooling bisa sangat beragam dan kaya, tergantung pada kreativitas orangtua.

Jika orangtua ingin meningkatkan kualitas homeschooling yang dijalaninya, orangtua perlu meningkatkan kapasitas diri agar anak-anak tidak hanya belajar untuk lulus ujian, tidak hanya belajar berbasis mata pelajaran, tidak hanya belajar dengan mendengarkan ceramah dan latihan soal.

Serial webinar ini akan membahaskan tentang strategi pembelajaran berbasis dunia nyata dan keseharian. Strategi pembelajaran ini bukan hanya penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri orangtua dan kapasitas keterampilan orangtua sebagai fasilitator dalam proses belajar anak.

Materi yang dibahaskan dalam webinar ini untuk anak beragam usia dari anak usia pra-sekolah hingga SMA.