Math-Craft Stories - Capung Mungil

Math Craft Stories

Beberapa waktu yang lalu, kami menerima kiriman paket buku tebal (children boardbook) yang dikirimkan mbak Dini – Capung Mungil. Senang rasanya menerima kiriman buku anak-anak. Isinya 3 buku yang diterbitkan oleh Penerbit Ufuk Kecil, dibungkus dalam kain felt.

Math-Craft Stories - Capung Mungil

Kami senang dan menyambut setiap karya yang lahir. Karya cipta seseorang adalah sebuah pencapaian besar. Kita membutuhkan banyak karya agar bangsa kita menjadi bangsa produsen, bukan hanya sekedar konsumen.

Dilihat dari bentuknya, kami yakin bahwa buku ini dibuat dengan penuh cinta. Terlihat dari bungkus dan ilustrasi yg dibuat hand-made. Pasti dibutuhkan usaha dan kerja keras yang lama selama proses pembuatan buku ini. Appreciate it.Belakangan, aku baru tahu bahwa mbak Dini menyulam sendiri halaman demi halaman ilustrasi buku ini. Wow…

 

Buku ini masuk kategori dwi-bahasa (bilingual), untuk mengajari anak bahasa Inggris.

Menurutku, buku ini menarik. Gambarnya menarik. Pertama melihat buku ini, Duta & Tata langsung suka dan jatuh hati. Buku yang disukai Duta adalah buku “Let’s Go Travelling ” karena di dalamnya ada banyak gambar mobil yang dia suka. Bolak-balik Duta minta dibacakan buku tersebut.

Ada beberapa masukan untuk buku ini:

  • Akibat globalisasi, buku-buku tebal semacam ini mau tidak mau dibandingkan dengan buku import yang banyak masuk ke Indonesia. Hal ini mempengaruhi ekspektasi pembeli/pembaca terhadap format dan price/value buku. Aku berharap, standar buku import yang ada di pasaran menjadi bahan pertimbangan di dalam rancangan keseluruhan buku.
  • Karena buku ini ditujukan untuk anak usia dini, aku menyarankan untuk menumpulkan ujung-ujung buku sehingga tidak tajam. Tentu saja proses ini tak mudah dan pasti membutuhkan kerja tambahan (dan biaya produksi).
  • Salah satu tantangan besar buku anak adalah ilustrasi/gambar yang kuat. Buku ini sudah memiliki gambar yg kuat, tinggal meningkatkan kualitas fotografi dan proses produksi sehingga warnaya bisa lebih tajam dan kualitasnya bisa lebih baik lagi. Pemilihan font dan layout juga masih bisa ditingkatkan lagi supaya tambah lucu & menarik.

Secara keseluruhan aku suka suka buku ini. Mudah-mudahan dari buku ini akan lahir karya-karya baru mbak Dini dan karya penulis lain untuk anak-anak Indonesia. Senang rasanya jika anak-anak bangsa ini dapat membuat buku yang kualitasnya tak kalah dengan produksi luar negeri. Selamat ya mbak Dini atas karyanya, semoga selalu semangat melahirkan karya-karya yang indah dan membawa banyak manfaat bagi anak-anak Indonesia.

Share this post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bagaimana Cara Belajar Anak Homeschooling?

Jangan membayangkan homeschooling hanya dengan mengundang guru privat. Proses belajar dalam homeschooling bisa sangat beragam dan kaya, tergantung pada kreativitas orangtua.

Jika orangtua ingin meningkatkan kualitas homeschooling yang dijalaninya, orangtua perlu meningkatkan kapasitas diri agar anak-anak tidak hanya belajar untuk lulus ujian, tidak hanya belajar berbasis mata pelajaran, tidak hanya belajar dengan mendengarkan ceramah dan latihan soal.

Serial webinar ini akan membahaskan tentang strategi pembelajaran berbasis dunia nyata dan keseharian. Strategi pembelajaran ini bukan hanya penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri orangtua dan kapasitas keterampilan orangtua sebagai fasilitator dalam proses belajar anak.

Materi yang dibahaskan dalam webinar ini untuk anak beragam usia dari anak usia pra-sekolah hingga SMA.