Kurikulum Homeschooling

Banyak model homeschooling. Salah satunya adalah homeschooling (HS)/home education (HE) yang mengacu pada model sekolah. Model homeschooling semacam ini disebut school at home, sekolah di rumah.

Dalam model school-at-home, proses belajar yang dilakukan dalam homeschooling mengacu pada kurikulum sekolah. Kurikulum apa yang harus diacu oleh keluarga homeschooling?

kurikulum

Pilihan Kurikulum Homeschooling

Pilihan kurikulum homeschooling apa yang akan digunakan terserah pada setiap keluarga. Keluarga dapat memilih homeschooling yang mengacu pada kurikulum nasional atau kurikulum lain, semisal kurikulum Cambridge IGCSE yang digunakan oleh sekolah-sekolah internasional di Indonesia. Selain Cambridge IGCSE, banyak jenis kurikulum lain yang dibuat oleh pembuat kurikulum (curriculum provider) yang diakui di negara pembuatnya.

Jika hendak mengacu pada kurikulum tertentu, keluarga HS/HE dapat menentukan pilihan kurikulum mana yang diacu. Jika kurikulum nasional yang diacu, maka hanya ada satu jenis kurikulum yang dibuat oleh Depdiknas, yaitu kurikulum yang digunakan di sekolah-sekolah. Kurikulum inilah yang perlu diacu oleh keluarga HS/HE.

Bagi keluarga homeschooling yang ingin mengikutkan anaknya pada Ujian Kesetaraan (Paket A, Paket B, Paket C), maka materi kurikulum nasional seperti yang digunakan di sekolah harus dimasukkan sebagai salah satu panduan dalam pelaksanaan homeschooling.

Kurikulum sekolah ini dapat diperoleh di situs Pusat Kurikulum Depdiknas (Puskur). Ada juga materi kurikulum itu yang dijual di toko buku.

Cara Praktis Memilih Kurikulum Homeschooling

Cara paling gampang dan praktis untuk mengetahui kurikulum nasional yang digunakan dalam homeschooling adalah dengan melihat buku-buku pelajaran yang digunakan anak sekolah. Keluarga bisa melakukannya dengan membeli buku-buku pelajaran sekolah di toko buku, kemudian menggunakannya sebagai referensi kegiatan belajar anak-anak.

Walaupun menggunakan kurikulum nasional seperti sekolah, kreativitas bagi keluarga homeschooling tetap terbuka. Banyak aspek di dalam proses belajar dalam homeschooling yang tetap dapat dimodifikasi sesuai gaya belajar anak agar memperoleh hasil yang maksimal.

Keluarga homeschooling dapat menentukan sendiri buku referensi apa yang paling disukai, waktu belajar, dan juga cara mempelajari suatu mata pelajaran. Di luar mata pelajaran yang diujikan dalam Ujian Persamaan, anak-anak homeschooling tetap dapat mempelajari berbagai hal yang menjadi minat dan perhatiannya.

(Untuk penjelasan lebih lengkap tentang kurikulum homeschooling dan cara menjalani homeschooling, Anda dapat mengikuti Webinar Homeschooling yang diselenggarakan secara berkala oleh Rumah Inspirasi).

Tulisan menarik lainnya

– WEBINAR –

Dalam proses pengasuhan, ada aspek-aspek keterampilan dasar yang krusial dan perlu dikembangkan pada anak. Jika anak memiliki keterampilan-keterampilan dasar ini, proses pengembangan mereka saat remaja akan menjadi lebih mudah dilakukan.

Webinar ini membahaskan 10 keterampilan dasar yang perlu dan bisa dikembangkan di rumah untuk anak-anaknya.

10 Keterampilan yang akan dibahaskan dalam webinar

MENJAGA KESEHATAN & KESELAMATAN

  • Pola makan
  • pola tidur
  • pola aktivitas sehat,
  • berenang
  • bela diri
  • pertolongan pertama (P3K)

LITERASI

  • Membaca dan mengerti
  • Membaca petunjuk
  • Membaca resep
  • Membaca rambu lalu lintas
  • Membaca tabel

MENGURUS DIRI SENDIRI​

  • Mengatur waktu
  • Membuat rencana
  • Menepati rencana
  • Mengetahui baik-buruk
  • Mengambil keputusan

BERKOMUNIKASI

  • Mengajukan pertanyaan
  • Mengobrol
  • Berkenalan dengan orang baru
  • Memberi & menerima feedback
  • Mengapresiasi
  • Bernegosiasi

MELAYANI

  • Mengerjakan pekerjaan rumah
  • Berkontribusi di keluarga
  • Berkontribusi di Lingkungan
  • Berkontribusi di sosial.

MENGHASILKAN MAKAN

  • Bercocok tanam
  • Berbelanja
  • Mengolah bahan pangan
  • Memasak
  • Menata masakan

PERJALANAN MANDIRI

  • Naik sepeda
  • Kendaraan umum
  • Membaca peta
  • Bisa pergi ke manapun dan kembali ke tempat asal

MEMAKAI TEKNOLOGI

  • Memakai gadget
  • Mengenal batas hukum & etik
  • Menghindari kecanduan
  • Menggunakan secara produktif

TRANSAKSI KEUANGAN

  • Belanja
  • Mendapat penghasilan
  • Menabung
  • Berinvestasi
  • Transaksi dalam sistem keuangan

BEKERJA

  • Menghasilkan karya
  • Membuat output (tulisan, lagu, musik, cerita/presentasi, video, animasi, dll) sesuai minat & kemampuan

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on print
Share on email

17 thoughts on “Kurikulum Homeschooling”

  1. Yang ada di Bentang Ilmu bukan kurikulum pak, tetapi ebook tentang homeschooling yang dapat didownload gratis. Caranya, lakukan register dengan email yang benar, kemudian ikuti prosesnya. Materinya bisa didownload setelah bapak Login ke Bentang Ilmu.. ➡

  2. Terima kasih atas postingannya Pak Aar, saya langsung link ini .. saya masih pelajari kurikulumnya .. smg segera terwujud 😀

  3. Terima kasih informasinya. Dimana bisa mendapatkan buku2 dengan curriculum Cambridge IGCSE yang bisa dibeli untuk home schooling?

    1. Lois: biasanya keluarga HS melakukan kustomisasi tergantung kebutuhannya apa bu. Prosesnya bisa berkonsultasi dg ahli yg mengetahui penanganan kebutuhan khususnya.

  4. postingannya sangat membantu, saya sudah memulai HS tahun ini untuk anak kami. mohon bimbingannya. dan ijin copas u postingannya. terima kasih

  5. aliy wakhyu hidayat

    Assalamu ‘alaikum..
    Pak Aar..mohon maaf sebelumnya..saya mahasiswa S2 pascasarjana UNESA,(Uneversitas Negeri Surabaya), saya berniat mengadakan penelitian dan pengembangan tentang Homeschooling…kiranya Bapak berkenan membantu saya, karena banyak hal dan informasi yang saya butuhkan

  6. Assalamualaikum pak aar

    Saya tertarik unt mengikutkan HS bagi anak saya yg kini kelas 3sd. Bisakah bapak memberikan informasi mengenai HS dan apa saja yang harus kami persiapkan? Kami ingin memulai HS setelah anak menyelesaikan pendidikan kls 3. Kami mulai berpikir2 bagaimana nanti reaksi pihak sekolah. Apa yang bisa kami jadikan acuan berargumentasi meyakinkan pihak sekolah pak?

    1. Wa’alaikum salam wr wb,
      Memilih jalur pendidikan adalah hak orangtua yang dijamin Undang-undang. Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional menjamin peralihan siswa dari jalur formal (sekolah) ke jalur pendidikan nonformal & informal (homeschooling).

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.