Kelebihan dan Kekurangan Homeschooling

Kelebihan homeschooling:

  • Customized, sesuai kebutuhan anak dan kondisi keluarga.
  • Lebih memberikan peluang untuk kemandirian dan kreativitas individual yang tidak didapatkan dalam model sekolah umum.
  • Memaksimalkan potensi anak sejak usia dini, tanpa harus mengikuti standar waktu yang ditetapkan di sekolah.
  • Lebih siap untuk terjun di dunia nyata (real world) karena proses pembelajarannya berdasarkan kegiatan sehari-hari yang ada di sekitarnya.
  • Kesesuaian pertumbuhan nilai-nilai anak dengan keluarga. Relatif terlindung dari paparan nilai dan pergaulan yang menyimpang (tawuran, drug, konsumerisme, pornografi, mencontek, dsb).
  • Kemampuan bergaul dengan orang tua dan yang berbeda umur (vertical socialization).
  • Biaya pendidikan dapat menyesuaikan dengan keadaan orang tua.

 

Kekurangan homeschooling:

  • Butuh komitmen dan keterlibatan tinggi dari orang tua
  • Sosialisasi seumur (peer-group socialization) relatif rendah. Anak relatif tidak terekspos dengan pergaulan yang heterogen secara sosial.
  • Ada resiko kurangnya kemampuan bekerja dalam tim (team work), organisasi, dan kepemimpinan.
  • Perlindungan orang tua dapat memberikan efek samping ketidakmampuan menyelesaikan situasi sosial dan masalah yang kompleks yang tidak terprediksi.

 

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on print
Share on email

9 thoughts on “Kelebihan dan Kekurangan Homeschooling”

  1. Salam…
    Sy baru ingin memulai homeschooling utk anak sy…
    artikel ini membuat sy penasaran apa yg hrs sy lakukan agar kekurangan dr homeschooling bs diminimalisir bahkan ditiadakan? Sy cenderung protektif dan khawatiran yg takutnya malah memicu kekurangan homeschooling itu sendiri… Ada saran barangkali?
    Terimakasih banyak

    1. Menurut saya sebisa mungkin anak anda di masukan ke sekolah pada umumnya namun bila keputusan yang anda buat adalah homeschooling maka sebaiknya anda mensupport anak anda dalam bersosialisasi dengan warga sekitar

    1. Buat rencana hidup, ajukan ke orangtua dan buktikan Anda bisa menjalani hidup dengan baik dan berkarya walaupun tak melalui sekolah. Jangan lupa mengasah skills untuk berkarya dan menghasilkan uang!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.