Jumpalitan saat sakit dan sibuk

Hal yang menantang dalam pelaksanaan homeschooling adalah sakit dan kesibukan. Keadaan seperti itu membuat rencana-rencana kegiatan dan belajar anak menjadi berantakan.

Tapi semua kehidupan pasti mengalami keadaan seperti itu kan? Bukan hanya keluarga homeschooling, keluarga yang anak-anaknya sekolah juga mengalami hal yang sama.

multitasking
(c) http://magazine.ucla.edu/

***

Bertumbangan karena sakit

Minggu lalu, hampir semua di rumah bertumbangan. Diawali dengan Yudhis yang panas dan pusing selama beberapa hari yang membuatnya tidur seharian. Kami kemudian membawa Yudhis ke dokter dan diduga thyphus.

Pulang mengantar Yudhis dari dokter, tiba-tiba Duta demam, panas dan rewel. Keesokan harinya, tubuhku juga ikut demam, kepala pusing, dan “tumbang”.

Satu belum sembuh, Tata akhirnya juga sakit. Selain panas tinggi, Tata bahkan sempat mimisan yang membuat kami agak khawatir. Hari-hari ini betul-betul “ujian kehidupan” yang harus kami jalani.

Dua kegiatan yang menguras energi

Sementara itu, Lala sedang sibuk dengan pekerjaan persiapan pameran “Apresiasi Kreativitas” yang diselenggarakan di Pekalongan. Dia bekerja hampir tanpa henti, mulai urusan desain hingga urusan koordinasi dan survey di Pekalongan.

Belum lagi urusan persiapan FESPER (Festival Pendidikan Rumah) 2015, kegiatan camping keluarga praktisi homeschooling dari berbagai kota di Indonesia. Karena kesibukan pameran di Pekalongan yang melibatkan kami sekeluarga, tugas-tugas kepanitian FESPER banyak diambil oleh teman-teman panitia lain. Bersyukur, banyak teman-teman praktisi homeschooling yang mau sukarela dan kerja keras mengurusi kemah bersama ini.

***

Mohon maaf jika respon kami lambat akhir-akhir ini.

Hari ini, Kamis 6 Agustus, kondisi sudah mulai stabil. Lala masih di luar kota sampai tanggal 9. Tapi kesehatan anak-anak mulai pulih, urusan pekerjaan mulai terurai.

Semoga satu-persatu masalah bisa terselesaikan. Kami bermohon perkenan dan pertolongan-Nya. Amin.

– WEBINAR –

Dalam proses pengasuhan, ada aspek-aspek keterampilan dasar yang krusial dan perlu dikembangkan pada anak. Jika anak memiliki keterampilan-keterampilan dasar ini, proses pengembangan mereka saat remaja akan menjadi lebih mudah dilakukan.

Webinar ini membahaskan 10 keterampilan dasar yang perlu dan bisa dikembangkan di rumah untuk anak-anaknya.

10 Keterampilan yang akan dibahaskan dalam webinar

MENJAGA KESEHATAN & KESELAMATAN

  • Pola makan
  • pola tidur
  • pola aktivitas sehat,
  • berenang
  • bela diri
  • pertolongan pertama (P3K)

LITERASI

  • Membaca dan mengerti
  • Membaca petunjuk
  • Membaca resep
  • Membaca rambu lalu lintas
  • Membaca tabel

MENGURUS DIRI SENDIRI​

  • Mengatur waktu
  • Membuat rencana
  • Menepati rencana
  • Mengetahui baik-buruk
  • Mengambil keputusan

BERKOMUNIKASI

  • Mengajukan pertanyaan
  • Mengobrol
  • Berkenalan dengan orang baru
  • Memberi & menerima feedback
  • Mengapresiasi
  • Bernegosiasi

MELAYANI

  • Mengerjakan pekerjaan rumah
  • Berkontribusi di keluarga
  • Berkontribusi di Lingkungan
  • Berkontribusi di sosial.

MENGHASILKAN MAKAN

  • Bercocok tanam
  • Berbelanja
  • Mengolah bahan pangan
  • Memasak
  • Menata masakan

PERJALANAN MANDIRI

  • Naik sepeda
  • Kendaraan umum
  • Membaca peta
  • Bisa pergi ke manapun dan kembali ke tempat asal

MEMAKAI TEKNOLOGI

  • Memakai gadget
  • Mengenal batas hukum & etik
  • Menghindari kecanduan
  • Menggunakan secara produktif

TRANSAKSI KEUANGAN

  • Belanja
  • Mendapat penghasilan
  • Menabung
  • Berinvestasi
  • Transaksi dalam sistem keuangan

BEKERJA

  • Menghasilkan karya
  • Membuat output (tulisan, lagu, musik, cerita/presentasi, video, animasi, dll) sesuai minat & kemampuan

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on print
Share on email

2 thoughts on “Jumpalitan saat sakit dan sibuk”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.