homeschooling-dan-visi-pendidikan-keluarga

Homeschooling & Visi Pendidikan Keluarga

Apakah Anda sedang menimbang homeschooling tapi bingung menilai apakah homeschooling cocok atau tidak dengan keluarga Anda? Apakah Anda sudah menjalani homeschooling tapi merasa galau dan terombang-ambing dalam proses homeschooling?

Mungkin Anda perlu membuat Visi Pendidikan Keluarga.

Menimbang Homeschooling

Dalam homeschooling, merumuskan Visi Pendidikan Keluarga adalah salah satu hal penting yang perlu dilakukan.

Mengapa?

Karena homeschooling hanyalah alat untuk meraih tujuan-tujuan pendidikan. Homeschooling sama seperti sekolah konvensional atau pesantren.

Merumuskan visi pendidikan keluarga Anda akan membantu Anda untuk menilai alat yang paling sesuai untuk meraih tujuan-tujuan yang Anda tetapkan. Pilihannya bisa homeschooling, bisa juga bukan homeschooling.

Visi pendidikan Keluarga akan menentukan apakah benar homeschooling adalah jalan pendidikan yang cocok untuk keluarga/anak Anda atau tidak. Jangan-jangan, begitu sudah menggali visi pendidikan keluarga, ternyata homeschooling bukanlah jalan yang tepat untuk keluarga Anda.

Misalnya, Anda ingin anak Anda menjadi seorang yang berkarir di militer padahal Anda mungkin tidak punya latar belakang disiplin militer. Homeschooling mungkin bukan alat yang tepat untuk membantu Anda sampai ke tujuan karena homeschooling akan membuat anak Anda lebih sulit menerima disiplin ala militer.

Atau Anda ingin anak Anda mendapatkan beasiswa selama persekolahan. Maka, homeschooling bukan alat yang tepat. Karena sebagian besar proses beasiswa biasanya mensyaratkan rapor dan prestasi sekolah.

Jika setelah Anda merumuskan Visi Pendidikan Keluarga Anda, ternyata homeschooling bukan alat yang tepat untuk mencapai Visi Pendidikan Keluarga Anda, maka itu tak apa-apa. Lebih baik bisa menilai di awal daripada sudah terlanjur memutuskan dan kemudian menyadari bahwa homeschooling tak cocok dengan keluarga Anda.

Memulai Homeschooling dengan Visi

Setiap orang memang punya pendekatan yang berbeda ketika memulai homeschooling, ada yang melakukan riset mendalam, mencari tahu, mempelajari, berfikir panjang sebelum akhirnya memulai. Ada yang begitu tahu konsep dasar homeschooling, merasa cocok, lalu langsung mulai melakukan homeschooling.

Ada yang suka memakai kurikulum sebagai panduan perjalanan, ada yang tidak. Ada yang suka dengan lembar kerja. ada yang suka dengan perjalanan.

Ketika orang ingin memulai homeschooling, pertanyaan yang sering muncul adalah, “Lalu bagaimana kurikulumnya? Bagaimana sosialisasinya? Bagaimana legalitasnya? Bagaimana cara belajarnya?” dan kemudian orang tergoda untuk berinvestasi pada beragam kursus yang mahal, mainan edukasi dan buku-buku, serta berburu aneka aktivitas yang dianggap “keren” yang mungkin sebenarnya tidak sesuai dengan kebutuhan anak dan tujuan keluarga Anda.

Jika Anda bisa merumuskan Visi Pendidikan Keluarga, maka aneka pilihan yang lebih praktis seperti kurikulum, kegiatan, metode, dan alat belajar bisa diputuskan dengan lebih sadar tanpa kepanikan. Visi pendidikan keluarga bisa menjadi alat yang baik untuk membantu Anda memilih prioritas dan menurunkan kadar kegalauan di awal proses menjalani homeschooling.

Visi Pendidikan Keluarga juga akan membuat Anda lebih selow menerima respon negatif, santai ketika berhadapan dengan kekhawatiran orang-orang yang dicintai yang belum paham (seperti orangtua/mertua), dan tidak panik dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan yang muncul di sekitar Anda mengenai homeschooling.

Menghalau Galau dengan Visi Pendidikan

Jadi, obat macam apa Visi Pendidikan Keluarga ini? Kenapa dia begitu ampuh?

Ampuh lah.. hehe..

Karena begitu Anda menemukan Visi Pendidikan Keluarga, Anda akan punya keyakinan lebih kuat bahwa apa yang Anda lakukan itu memang SESUAI dengan apa yang Anda inginkan.

Memiliki Visi Pendidikan Keluarga seperti memiliki peta yang berguna untuk menjaga motivasi Anda dan menjadi jangkar saat Anda mungkin hanyut dalam ombak kehidupan. Ketika Anda punya tujuan yang jelas, Anda akan lebih mudah memilih hal-hal yang sesuai prioritas Anda dan menolak hal-hal yang tidak sesuai dengan apa yang Anda inginkan (nggak gampang ikut-ikutan).

Visi Pendidikan Keluarga ANDA akan membantu Anda berfokus dengan homeschooling ANDA, bukan homeschooling TEMAN Anda.

Jika Anda merasa letih dan gamang dengan kondisi homeshcooling yang sedang Anda jalani, mungkin Anda perlu berhenti sejenak, mundur dan melihat gambar besar dalam proses homeschooling Anda. Pikirkan tentang “mengapa Anda melakukan homeschooling. apa yang paling penting untuk masa depan anak Anda, menurut Anda & pasangan (bukan orang lain)”.

Apa itu Visi Pendidikan Keluarga?

Visi Pendidikan Keluarga itu adalah sebuah rumusan sederhana yang merangkum apa yang terpenting dalam pendidikan anak-anak. Kalimat itu perlu jelas, ringkas, mudah diingat dan menginspirasi Anda setiap kali Anda dalam kondisi naik turun.

Visi Pendidikan Keluarga adalah hasil diskusi Anda bersama pasangan Anda. Prosesnya biasanya membutuhkan lebih dari satu kali diskusi.

Anda bisa merumuskan dan merevisinya kapan pun bersama pasangan.

Pengalaman Pribadi

Ada banyak cara membuat visi pendidikan keluarga. Keluarga kami menggunakan pendekatan ini. Kami menggali 3 hal penting yang perlu dikuasai anak saat mereka dewasa, 3 sifat yang paling penting dimiliki anak dan bentuk pendidikan yang paling ingin kami jalani bersama anak-anak.

Setelah penggalian dan hasil ngobrol panjang bersama, 3 hal yang menurut kami paling penting dikuasai anak saat mereka dewasa adalah kemampuan manajemen diri, keterampilan belajar dan keterampilan berkarya.

Tiga sifat yang paling penting bagi anak bagi kami adalah menjadikan mereka pribadi yang memiliki integritas, pekerja keras, memiliki kemampuan berempati dan berkarya kebaikan bagi sesama.

Tentang model pendidikan yang ingin dijalani, kami ingin agar model pendidikan itu memberikan anak kenyamanan untuk bertumbuh menjadi diri sendiri, memiliki semangat belajar dan terampil belajar apapun, serta ahli pada hal yang ditekuninya.

Hal tersebut mengkristalkan Visi Pendidikan Keluarga kami:

Menghantarkan anak pada takdir terbaiknya, menjadi pribadi yang memiliki integritas, pekerja keras, dengan hati yang hangat penuh empati pada sesama. Mampu memimpin dirinya sendiri, lapang melayani orang lain, terampil berkarya dan terjaga keingintahuannya mempelahari hal-hal baru. Nyaman menjadi diri sendiri, serta ahli pada hal yang ditekuninya serta menjadi manfaat bagi sesama dan semesta.

Tentu saja visi pendidikan keluarga kami ini pun berproses dan berevolusi sejalan dengan waktu. Ada prioritas yang bergeser dan ada hal baru yang ditambahkan. Bongkar pasang penyesuaian adalah hal biasa dalam homeschooling.

Jika Anda ingin merumuskan visi pendidikan keluarga Anda, yang terpenting adalah Anda tahu apa yang Anda & keluarga Anda inginkan dan butuhkan saat ini. Mungkin Anda berpikir, “yaa kalau gitu sih, saya juga punya cuma belum dituliskan saja”.

Berarti, TULISKAN. Jangan biarkan itu hanya ada dalam pikiran Anda.

Tuliskan dan komunikasikan dengan pasangan, pastikan Anda punya keinginan dan harapan yang sama. Kalau anak-anak sudah remaja, komunikasikan dengan anak-anak terus menerus dalam beragam percakapan keseharian agar mereka tahu bahwa hal itulah yang Anda anggap penting.

Hal-hal yang dianggap penting itu sebaiknya tak terlalu banyak. Semakin sedikit yang Anda anggap penting, semakin mudah Anda mengelolanya. Anda juga lebih terjaga hati dan emosi Anda dari hal-hal yang tidak penting yang mungkin akan membuat galau perjalanan homeschooling Anda.

"To laugh often and much, to win the respect of intelligent people and the affection of children; to earn the appreciation of honest critics and endure the betrayal of false friends; to appreciate beauty, to find the best in others; to leave the world a bit better whether by a healthy child, a garden patch, or a redeemed social condition. To know even one life has breathed easier because you have lived. This is to have succeeded."

Ralph Waldo Emerson

Share this post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bagaimana Cara Belajar Anak Homeschooling?

Jangan membayangkan homeschooling hanya dengan mengundang guru privat. Proses belajar dalam homeschooling bisa sangat beragam dan kaya, tergantung pada kreativitas orangtua.

Jika orangtua ingin meningkatkan kualitas homeschooling yang dijalaninya, orangtua perlu meningkatkan kapasitas diri agar anak-anak tidak hanya belajar untuk lulus ujian, tidak hanya belajar berbasis mata pelajaran, tidak hanya belajar dengan mendengarkan ceramah dan latihan soal.

Serial webinar ini akan membahaskan tentang strategi pembelajaran berbasis dunia nyata dan keseharian. Strategi pembelajaran ini bukan hanya penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri orangtua dan kapasitas keterampilan orangtua sebagai fasilitator dalam proses belajar anak.

Materi yang dibahaskan dalam webinar ini untuk anak beragam usia dari anak usia pra-sekolah hingga SMA.