jajargenjang

Geometri Tempe

“Wah, tempenya seperti jajargenjang dan trapesium, bu!” kata Yudhis tiba-tiba nyeletuk di meja makan sambil menunjuk tempe yang ada di piring.

“Betul…betul..” Kami semua tertawa mendengar celetukan Yudhis.

“Jajargenjang dan trapesium itu apa sih, Dhis?” aku bertanya kepadanya untuk mengetahui pemahaman konseptual Yudhis tentang kedua bangun itu.

“Hmm.. apa ya?” kata Yudhis sambil berfikir. “Kalau jajargenjang itu persegi empat. Terus, sisi-sisinya sejajar.”
“Bagus…”

“Kalau trapesium, yang sejajar itu cuma satu,” lanjutnya.
“Betul…”

“Nah, kalau empat persegi panjang itu adalah bentuk khusus dari jajargenjang. Sebab, sudut-sudutnya semuanya 90 derajat,” aku menambahkan.
“Iya pak.. ngerti.. ngerti..” kata Yudhis mengangguk-angguk.

“Kalau ini apa, Dhis?” tanya Lala sambil mengambil sebuah tempe dan siap memakannya.
“Jajargenjang,” jawab Yudhis.

“Kalau begini namanya apa?” Lala mengigit satu sisi tempe dan menunjukkan sisanya ke Yudhis.
“Ha..ha… trapesium,” jawab Yudhis sambil tertawa.

“Kalau begini?” kali ini Lala menggigit sisi tempe yang lainnya.
“Nah.. sekarang jadi persegi panjang!”

He..he..he… Ternyata seru juga belajar geometri menggunakan media tempe di meja makan.

Tulisan menarik lainnya

Share this post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bagaimana Cara Belajar Anak Homeschooling?

Jangan membayangkan homeschooling hanya dengan mengundang guru privat. Proses belajar dalam homeschooling bisa sangat beragam dan kaya, tergantung pada kreativitas orangtua.

Jika orangtua ingin meningkatkan kualitas homeschooling yang dijalaninya, orangtua perlu meningkatkan kapasitas diri agar anak-anak tidak hanya belajar untuk lulus ujian, tidak hanya belajar berbasis mata pelajaran, tidak hanya belajar dengan mendengarkan ceramah dan latihan soal.

Serial webinar ini akan membahaskan tentang strategi pembelajaran berbasis dunia nyata dan keseharian. Strategi pembelajaran ini bukan hanya penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri orangtua dan kapasitas keterampilan orangtua sebagai fasilitator dalam proses belajar anak.

Materi yang dibahaskan dalam webinar ini untuk anak beragam usia dari anak usia pra-sekolah hingga SMA.