Anak dan Musik

Efek Musik & Perkembangan Anak

Anak dan Musik

Anak-anak adalah pecinta musik yang alami. Anda putarkan musik, mereka akan tertarik, bergoyang, dan mencoba mengikuti iramanya.

Banyak sekali keuntungan yang diperoleh anak jika mereka terekspos secara luas dengan musik. Menurut Jovanka Ciares and Paul Borgese, selain kreativitas dan kemampuan bermusik, aspek-aspek lain yang berkembang dalam proses mendengarkan dan belajar musik, antara lain:

a. Konsentrasi
Belajar alat musik akan membantu anak mengembangkan konsentrasinya karena mereka harus belajar memfokuskan diri pada sebuah kegiatan khusus dalam jangka waktu tertentu. Kemampuan konsentrasi akan membantu perkembangan anak di bidang lain, termasuk perkembangan mereka di sekolah.

b. Koordinasi
Berlatih alat musik akan meningkatkan koordinasi tangan-mata (hand-eye coordination) pada anak. Sambil membaca notasi musik atau memperhatikan contoh dari guru, anak-anak memainkan alat musiknya. Respon dan koordinasi beberapa indera itu sangat penting untuk menjalani berbagai aktivitas kehidupan.

c. Relaksasi
Mendengarkan musik adalah terapi yang membuat hati dan pikiran menjadi lebih relaks. Para ahli mengetahui bahwa beberapa jenis musik menimbulkan efek relaksasi karena menurunkan detak jantung dan tekanan darah.

d. Kesabaran
Saat mempelajari alat musik, anak-anak belajar kesabaran dan kesungguhan karena prosesnya tidak bisa berlangsung instan. Latihan musik akan membuat perkembangan mental mereka lebih matang dan itu akan membawa manfaat besar untuk kehidupan mereka saat dewasa.

e. Kepercayaan Diri
Kemampuan bernyanyi dan bermain alat musik yang didukung oleh apresiasi dari orangtua dan sekitar akan membangun kebanggaan dan kepercayaan diri pada anak. Ketika anak semakin terampil, kepercayaan diri itu akan memicu kemampuan untuk mengekspresikan diri sendiri dan kreativitas, yang memicu perkembangan kemampuan berkomunikasi mereka saat lebih besar.

Tulisan menarik lainnya

Share this post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bagaimana Cara Belajar Anak Homeschooling?

Jangan membayangkan homeschooling hanya dengan mengundang guru privat. Proses belajar dalam homeschooling bisa sangat beragam dan kaya, tergantung pada kreativitas orangtua.

Jika orangtua ingin meningkatkan kualitas homeschooling yang dijalaninya, orangtua perlu meningkatkan kapasitas diri agar anak-anak tidak hanya belajar untuk lulus ujian, tidak hanya belajar berbasis mata pelajaran, tidak hanya belajar dengan mendengarkan ceramah dan latihan soal.

Serial webinar ini akan membahaskan tentang strategi pembelajaran berbasis dunia nyata dan keseharian. Strategi pembelajaran ini bukan hanya penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri orangtua dan kapasitas keterampilan orangtua sebagai fasilitator dalam proses belajar anak.

Materi yang dibahaskan dalam webinar ini untuk anak beragam usia dari anak usia pra-sekolah hingga SMA.