Duta-Raz Kids

Duta Naik Kelas ke Raz Kids Level D

Duta semangat sekali belajar bahasa Inggris di Raz Kids. Hampir setiap hari dia melakukan kegiatan untuk satu buku: mendengarkan buku dibaca, menjawab quiz, dan membaca/merekam hasil bacaannya.

Alhasil, dengan cepat Duta menyelesaikan seluruh buku di Level C dan kemudian naik ke Level D.

Duta-Raz Kids

***

Satu buku sederhana per hari itu kelihatannya kecil. Tapi ketika dilakukan secara konsisten, hasilnya seperti mendaki anak tangga. Satu bulan atau satu tahun kemudian tangga yang sudah didaki sudah tinggi.

Duta sendiri tidak setiap hari membaca di Raz Kids. Mungkin sekitar 3x seminggu. Tapi itu pun sudah lumayan.

Berikut ini salah satu contoh hasil rekaman kegiatan membaca Duta di Level C:

Share this post

7 thoughts on “Duta Naik Kelas ke Raz Kids Level D”

  1. Fifit Wirantari

    mohon info tentang razkid dan ixl. apakah bisa untuk anak usia 4 tahun?
    apa saja syarat untuk bisa ikut raz kid?

  2. Salam pa Aar, saya tertarik dengan raz-kids. Anak saya sudah bisa membaca dan sangat tertarik belajar bahasa inggris. Boleh minta info daftar raz-kids lewat rumah inspirasi? Terima kasih.

  3. Salam pak,
    gimana udah ada kursi kosong di raz-kids? Kalau ingin berlangganan ixl math juga gimana caranya? Trims

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bagaimana Cara Belajar Anak Homeschooling?

Jangan membayangkan homeschooling hanya dengan mengundang guru privat. Proses belajar dalam homeschooling bisa sangat beragam dan kaya, tergantung pada kreativitas orangtua.

Jika orangtua ingin meningkatkan kualitas homeschooling yang dijalaninya, orangtua perlu meningkatkan kapasitas diri agar anak-anak tidak hanya belajar untuk lulus ujian, tidak hanya belajar berbasis mata pelajaran, tidak hanya belajar dengan mendengarkan ceramah dan latihan soal.

Serial webinar ini akan membahaskan tentang strategi pembelajaran berbasis dunia nyata dan keseharian. Strategi pembelajaran ini bukan hanya penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri orangtua dan kapasitas keterampilan orangtua sebagai fasilitator dalam proses belajar anak.

Materi yang dibahaskan dalam webinar ini untuk anak beragam usia dari anak usia pra-sekolah hingga SMA.