catur

Duta menang catur 3-0

Kamis (29/6), untuk kesekian kalinya kami (aku & Duta) bermain catur. Kami bermain catur di ruang tamu. Pertandingan catur dilakukan 3 kali dilengkapi timer. Pertandingan pertama bahkan lengkap dengan mencatat langkah.

Kali ini hasilnya Duta menang telak 3-0 mengalahkan aku. Ini adalah sebuah milestone yang ingin kami abadikan dalam proses Duta belajar catur. Walaupun proses belajarnya masih kurang dari setahun, dia sudah mengalami perkembangan pesat dengan cara belajar secara online.

Proses Duta belajar bertanding lengkap dengan timer dan catatan juga merupakan bagian dari latihan Duta. Kalau bertanding tanpa mencatat, Duta sudah lancar. Tetapi kalau harus mencatat, Duta masih sering panik. Padahal, catur membutuhkan ketenangan dan berfikir jernih.

Jika tak ada aral melintang, 8-9 Juli nanti Duta akan mengikuti kejurda catur DKI Jakarta. Ini juga merupakan bagian dari proses berlatih dan menggali pengalaman bagi Duta.

Hasilnya bagaimana? Mari berharap yang terbaik. Juara di setiap kelompok umur (Duta masuk kelompk F = 9 tahun) akan dikirimkan ke Kejurnas Catur yang akan berlangsung pertengahan Juli 2017.

Tulisan menarik lainnya

Share this post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bagaimana Cara Belajar Anak Homeschooling?

Jangan membayangkan homeschooling hanya dengan mengundang guru privat. Proses belajar dalam homeschooling bisa sangat beragam dan kaya, tergantung pada kreativitas orangtua.

Jika orangtua ingin meningkatkan kualitas homeschooling yang dijalaninya, orangtua perlu meningkatkan kapasitas diri agar anak-anak tidak hanya belajar untuk lulus ujian, tidak hanya belajar berbasis mata pelajaran, tidak hanya belajar dengan mendengarkan ceramah dan latihan soal.

Serial webinar ini akan membahaskan tentang strategi pembelajaran berbasis dunia nyata dan keseharian. Strategi pembelajaran ini bukan hanya penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri orangtua dan kapasitas keterampilan orangtua sebagai fasilitator dalam proses belajar anak.

Materi yang dibahaskan dalam webinar ini untuk anak beragam usia dari anak usia pra-sekolah hingga SMA.