CaturPenabur01

Duta Juara Catur Pelajar SMPK Penabur

Kamis, 25 Oktober 2018, SMPK Penabur, Cipinang Indah kembali mengadakan kompetisi catur pelajar. Ada 2 kelompok yang dilombakan yaitu tingkat SD dan SMP.

Kebetulan, lokasi SMPK Penabur ini sangat dekat dengan rumah kami. Jadilah Duta (Satria Duta Cahaya) mendaftar untuk tingkat SD.

Sebelum mendaftar, kemarin kami sempat bingung karena ada syarat surat keterangan dari Kepala Sekolah. Padalah Duta homeschooling. Jadilah akhirnya kami meminta surat keterangan dari PKBM tempat Duta terdaftar. Walaupun, setelah memegang surat keterangan, ternyata guru Penabur yang mengurus pendaftaran tidak memintanya dan langsung mengerti saat menyebutkan asal sekolah Duta adalah homeschooling.

Jumpa Teman-teman Lama

Dalam kompetisi Catur Pelajar BPK Penabur ini, Duta bertemu teman-teman yang sudah sering ditemuinya saat berlaga catur. Mereka sebaya dan biasa menjadi sparring saat lomba di manapun.

Pada babak pertama, Duta bertemu dengan Jefferson yang sempat dihadapinya saat final Kejurda Catur DKI Jaya. Kali ini Duta berhasil mengatasi dan berhasil menang melawan Jefferson.

Di babak kedua, Duta harus berhadapan dengan Claudio Nasama yang meraih medali perak dalam Kejurnas Catur 2018 untuk KU-11 di Aceh. Di atas kertas, Duta kalah pengalaman dan kalah kemampuan. Tapi di luar perkiraan, Duta berhasil menang karena Claudio kehabisan waktu.

Di babak ketiga, Duta harus menghadapi Morado Simanjuntak. Walaupun sering bermain santai di luar pertandingan, dalam pertandingan resmi Duta belum pernah mengalahkan Morado. Tapi hari itu kelihatannya Morado agak kurang fit. Duta berhasil memaksa Morado menyerah dan memenangi pertandingan.

Di babak keempat, Duta menghadap Reynard, lawan tangguh yang sering menang dalam berbagai kejuaraan, tapi belum pernah sekalipun menjadi lawan tanding Duta. Dalam pertandingan kali ini, ternyata Duta berhasil menang.

Babak kelima, sekaligus babak terakhir, Duta harus berhadapan dengan Miracle Girsang, teman lama Duta juga dalam pertandingan catur. Secara mengejutkan, Duta berhasil menang melawan Miracle sehingga memperoleh angka 5 sempurna dari 5 kemenangan selama pertandingan. Dengan kemenangan itu, Duta berhasil menjadi juara pertama untuk tingkat SD.

Ini betul-betul kejutan yang tak kami duga.

Piala Kejuaraan Catur Pelajar Penabur

Biasanya, hadiah untuk pemenang langsung dibagikan usai pertandingan, tapi kali ini berbeda. Pertandingan diadakan hari Kamis, sementara pembagian hadiah dilakukan hari Sabtu sore.

Karena kami harus keluar kota untuk sebuah urusan, Duta pergi mengambil hadiah ditemani kakaknya, Tata.
Wah, ternyata pialanya besar sekali. Sebagai pemenang pertama, Duta juga mendapatkan hadiah uang Rp 500 ribu yang langsung dimasukkan Duta ke dalam tabungannya.

Tulisan menarik lainnya

Share this post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bagaimana Cara Belajar Anak Homeschooling?

Jangan membayangkan homeschooling hanya dengan mengundang guru privat. Proses belajar dalam homeschooling bisa sangat beragam dan kaya, tergantung pada kreativitas orangtua.

Jika orangtua ingin meningkatkan kualitas homeschooling yang dijalaninya, orangtua perlu meningkatkan kapasitas diri agar anak-anak tidak hanya belajar untuk lulus ujian, tidak hanya belajar berbasis mata pelajaran, tidak hanya belajar dengan mendengarkan ceramah dan latihan soal.

Serial webinar ini akan membahaskan tentang strategi pembelajaran berbasis dunia nyata dan keseharian. Strategi pembelajaran ini bukan hanya penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri orangtua dan kapasitas keterampilan orangtua sebagai fasilitator dalam proses belajar anak.

Materi yang dibahaskan dalam webinar ini untuk anak beragam usia dari anak usia pra-sekolah hingga SMA.