baby5-6

Checklist Indikator Perkembangan Anak Usia 5-6 tahun (Diknas)

Berikut ini adalah checklist indikator untuk anak usia 1-2 tahun yang dibuat berdasarkan materi “Konsep Pengembangan PAUD Non Formal” yang dibuat oleh Pusat Kurikulum Diknas.

baby5-6

Pengembangan kurikulum untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang dibuat oleh Diknas mengacu pada bidang pengembangan:

  • Moral dan nilai-nilai agama
  • Sosial, emosional dan kemandirian
  • Berbahasa
  • Kognitif
  • Fisik/Motorik
  • Seni

Catatan: Tips Menggunakan Indikator Perkembangan Anak   Klik link di bawah untuk mengunduh checklist:

DOWNLOAD

Tulisan menarik lainnya

Share this post

7 thoughts on “Checklist Indikator Perkembangan Anak Usia 5-6 tahun (Diknas)”

  1. Pak aar,saya lita tertarik dengan homeschooling dan ingin melakukan itu pada anak saya yang mau menginjak umur 6 tahun,pertanyaan saya,apa pertama kali yang harus saya lakukan?apakah jika tdk didaftarkan di lembaga tertentu sekarang,nantinya masih bisa mengikuti ujian kesetaraan?terima kasih

    1. @Lita: utk proses awal dilakukan dengan melakukan kegiatan bersama anak dan membangun bonding. Kalau ingin belajar serius bisa membeli buku tentang homeschooling dan mengikuti webinar homeschooling 🙂

  2. Selamat Malam Pa Aar
    Anak saya yg pertama ikut Homeschooling saat ini kelas 5 SD, mohon arahannya Pak untuk mengatur jam belajarnya.
    Saat ini waktu belajar dia sehari 2 Jam dari jam 8 sd Jam 10.
    Mohon arahannya cara menumbuhkan rasa tanggung jawabnya juga Pak. Terimakasih

    1. Kalau di keluarga kami, modelnya kesepakatan mbak. Jadwal belajar dirancang bersama dan menjadi kesepakatan antara anak bersama orangtua

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bagaimana Cara Belajar Anak Homeschooling?

Jangan membayangkan homeschooling hanya dengan mengundang guru privat. Proses belajar dalam homeschooling bisa sangat beragam dan kaya, tergantung pada kreativitas orangtua.

Jika orangtua ingin meningkatkan kualitas homeschooling yang dijalaninya, orangtua perlu meningkatkan kapasitas diri agar anak-anak tidak hanya belajar untuk lulus ujian, tidak hanya belajar berbasis mata pelajaran, tidak hanya belajar dengan mendengarkan ceramah dan latihan soal.

Serial webinar ini akan membahaskan tentang strategi pembelajaran berbasis dunia nyata dan keseharian. Strategi pembelajaran ini bukan hanya penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri orangtua dan kapasitas keterampilan orangtua sebagai fasilitator dalam proses belajar anak.

Materi yang dibahaskan dalam webinar ini untuk anak beragam usia dari anak usia pra-sekolah hingga SMA.