(c) Ayah Kiran at #OneHourCodeINA

Catatan One hour code indonesia #OneHourCodeINA

Senang bisa menyelenggarakan kegiatan belajar pemrograman untuk anak-anak. Walaupun bentuknya sederhana, mudah-mudahan bisa menjadi benih yang baik dan pengalaman yang menyenangkan untuk anak-anak.

OneHourCodeINA

Dua Model #OneHourCodeINA

Tahun 2014 ini, kami mengadakan 2 model. Yang pertama adalah pertemuan langsung di Rumah Inspirasi bersama Klub Oase. Ada 5 peserta yang hadir dan belajar bersama dengan panduan Yudhis.

Model kedua adalah menggunakan platform webinar Wiziq. Ada 16 peserta yang mendaftar.

Tools yang digunakan untuk kegiatan #OneHourCodeINA ini adalah Khan Academy. Sebagai tambahannya, Yudhis menjelaskan petunjuk-petunjuknya dalam bahasa Indonesia.

(c) Ayah Kiran at #OneHourCodeINA
(c) Ayah Kiran at #OneHourCodeINA

Refleksi #OneHourCodeINA 2014

Kelas #OneHourCodeINA offline berjalan relatif lancar. Semua bisa mengikuti hingga tuntas kegiatan ini. Tanya jawab dan asistensi juga bisa dijalankan dengan mudah.

Tapi proses belajar di kelas online mengalami sedikit kendala. Beberapa peserta mengalami kesulitan koneksi Internet. Proses tanya jawab dan troubleshooting agak susah. Walaupun begitu, beberapa peserta berhasil menyelesaikan dengan tuntas proses belajar pemrograman #OneHourCodeINA ini: Katya, Ayah Kiran, dan om Andito.

Ada yang belajar mandiri seperti Danish yang kemudian mengirimkan hasil tugasnya:

– Project Snowman: https://www.khanacademy.org/computer-programming/project1-snowman/6624750460993536

– Project Light bulb: https://www.khanacademy.org/computer-programming/project3-light-bulb/6705353006514176

Beberapa sampel hasil karya peserta

Husayn (9 tahun)
Husayn (9 tahun)
Hafiz (12 tahun)
Fawaz (14 tahun)
Fawaz (14 tahun)
Kaysan (11 tahun)
Kaysan (11 tahun)
Danish
Danish

 

Tulisan menarik lainnya

Share this post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bagaimana Cara Belajar Anak Homeschooling?

Jangan membayangkan homeschooling hanya dengan mengundang guru privat. Proses belajar dalam homeschooling bisa sangat beragam dan kaya, tergantung pada kreativitas orangtua.

Jika orangtua ingin meningkatkan kualitas homeschooling yang dijalaninya, orangtua perlu meningkatkan kapasitas diri agar anak-anak tidak hanya belajar untuk lulus ujian, tidak hanya belajar berbasis mata pelajaran, tidak hanya belajar dengan mendengarkan ceramah dan latihan soal.

Serial webinar ini akan membahaskan tentang strategi pembelajaran berbasis dunia nyata dan keseharian. Strategi pembelajaran ini bukan hanya penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri orangtua dan kapasitas keterampilan orangtua sebagai fasilitator dalam proses belajar anak.

Materi yang dibahaskan dalam webinar ini untuk anak beragam usia dari anak usia pra-sekolah hingga SMA.