menghitung-koin

Belajar Menghitung Uang

Kemarin, tiba-tiba aku melihat Tata sedang membongkar celengan uang recehnya di sofa. Banyak uang koin bertebaran di kursi dan dimain-mainkan oleh Tata.

Dari melihat kegiatan Tata tersebut, tiba-tiba muncul ide untuk mengajari Tata menghitung jumlah uangnya. Aku kemudian duduk di sebelahnya dan memandunya.

Langkah pertama adalah mengelompokkan koin uang berdasarkan nilainya. Tata lalu mengelompokkan uang dalam kelompok ribuan, lima ratusan, dua ratusan, seratusan, lima puluhan. Di luar itu, ternyata ada koin mata uang asing yang disisihkan.

Langkah kedua adalah mulai menghitung uang, dimulai dari satuan terbesar yaitu seribuan. Kemudian berlanjut ke lima ratusan, dua ratusan, dan seterusnya.

Setelah dihitung semua, ternyata uang Tata yang ada di celengan jumlahnya Rp. 14.700.

***

Ada beberapa lesson learned dari kegiatan ini:

  • Dalam homeschooling, kita perlu terus membuka mata & telinga agar bisa melihat “jendela belajar”, yaitu kegiatan keseharian yang bisa ditingkatkan kualitasnya untuk proses belajar yang lebih baik.
  • Dari kegiatan ini, secara langsung Tata belajar tentang matematika uang. Dia sudah bisa menghitung uang yang terdiri beragam satuan, tapi kami merasa dia butuh lebih sering lagi latihan semacam ini untuk membuatnya terbiasa.
  • Melalui kegiatan ini, Tata juga belajar tentang metode & urutan proses kerja. Untuk menghitung uang, prosesnya bisa dilakukan dengan cara menghitung langsung. Tetapi, ada cara lain yang lebih mudah yaitu mengelompokkan uang ke dalam kelompok yang sama, kemudian menghitung uang dengan urutan dimulai dari satuan uang paling besar.

Tulisan menarik lainnya

Share this post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bagaimana Cara Belajar Anak Homeschooling?

Jangan membayangkan homeschooling hanya dengan mengundang guru privat. Proses belajar dalam homeschooling bisa sangat beragam dan kaya, tergantung pada kreativitas orangtua.

Jika orangtua ingin meningkatkan kualitas homeschooling yang dijalaninya, orangtua perlu meningkatkan kapasitas diri agar anak-anak tidak hanya belajar untuk lulus ujian, tidak hanya belajar berbasis mata pelajaran, tidak hanya belajar dengan mendengarkan ceramah dan latihan soal.

Serial webinar ini akan membahaskan tentang strategi pembelajaran berbasis dunia nyata dan keseharian. Strategi pembelajaran ini bukan hanya penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri orangtua dan kapasitas keterampilan orangtua sebagai fasilitator dalam proses belajar anak.

Materi yang dibahaskan dalam webinar ini untuk anak beragam usia dari anak usia pra-sekolah hingga SMA.