Bagaimana Mengatur Jadwal Libur Homeschooling?

Kapan anak-anak homeschooling libur?

Berbeda dengan sekolah yang mempunyai jadwal yang teratur dan pasti, homeschooling memiliki fleksibilitas dalam pengaturan waktu, baik waktu belajar maupun waktu liburan. Ada keluarga yang mengatur waktunya seperti sekolah, termasuk liburan mingguan dan liburan tahunan. Tapi ada juga yang tak mengatur jadwal liburan tertentu karena anak-anak bisa libur kapan pun mereka inginkan.

 

bermain-bersama

Lima Hari Waktu Belajar

Dalam kesepakatan kami bersama Yudhis dan Tata, kegiatan belajar mereka berlangsung 5 hari seminggu, hari Senin-Jumat. Hari Sabtu-Minggu mereka libur.

Apa arti libur mingguan bagi mereka?

Libur mingguan berarti lebih banyak waktu main, lebih banyak waktu nonton, dan kegiatan betul-betul bebas. Tak ada jadwal kegiatan akademis pada hari-hari itu.

Tentu saja kadang-kadang ada pengecualian, misalnya ada kegiatan bersama di hari Minggu atau ada tugas yang masih harus mereka selesaikan di hari Sabtu.

Prinsipnya, Sabtu-Minggu adalah hari bebas. Tapi kalau ada kegiatan atau permintaan bantuan (misalnya ke warung), maka mereka tetap akan melakukannya.

Jadwal libur Sabtu-Minggu itu relatif baru. Sebelumnya jadwal liburan itu tak tentu, bisa weekdays sementara Sabtu-Minggu kegiatan belajar, menyesuaikan dengan kondisi. Kami membuat Sabtu-Minggu libur karena ada Abby (saudara yang sebaya dengan Yudhis) yang sering ke rumah pada hari Sabtu-Minggu. Saat ada Abby, kami membiarkan mereka bermain “sesukanya”.

Liburan Kenaikan Kelas

Ketika ada kenaikan kelas, kami tak menjadwalkan sebuah jadwal libur tertentu. Hal itu terjadi saat Yudhis naik kelas 7 dan Tata naik kelas 4 di awal tahun 2013. Setelah menyelesaikan ujian, mereka langsung berkegiatan dan belajar kembali seperti biasa. Hal itu tak menjadi masalah karena sebenarnya kegiatan belajar mereka relatif longgar.

Tapi ketika minggu lalu Tata menyelesaikan matematika kelas 4, kami memutuskan untuk memberikan libur satu minggu buat Tata.

Selama liburan 1 minggu itu, Tata bebas melakukan kegiatan apapun yang diinginkannya. Dia menjadi lebih banyak main di komputer walaupun “ternyata” tetap saja berkegiatan yang serupa dengan hari-hari non-liburnya, seperti menggambar, mengatur meja, mencuci pakaian. Bahkan, liburan ini Tata punya kegiatan baru yaitu belajar bertanam hidroponik.

***

Intinya, sebagaimana jadwal belajar bisa diatur secara fleksibel, demikian pun jadwal libur dalam homeschooling. Liburan dilakukan sesuai kebutuhan, untuk menyegarkan anak-anak. Waktu, jumlah, dan bentuk liburan disesuaikan dengan anak dan sesuai kondisi keluarga.

– WEBINAR –

Dalam proses pengasuhan, ada aspek-aspek keterampilan dasar yang krusial dan perlu dikembangkan pada anak. Jika anak memiliki keterampilan-keterampilan dasar ini, proses pengembangan mereka saat remaja akan menjadi lebih mudah dilakukan.

Webinar ini membahaskan 10 keterampilan dasar yang perlu dan bisa dikembangkan di rumah untuk anak-anaknya.

10 Keterampilan yang akan dibahaskan dalam webinar

MENJAGA KESEHATAN & KESELAMATAN

  • Pola makan
  • pola tidur
  • pola aktivitas sehat,
  • berenang
  • bela diri
  • pertolongan pertama (P3K)

LITERASI

  • Membaca dan mengerti
  • Membaca petunjuk
  • Membaca resep
  • Membaca rambu lalu lintas
  • Membaca tabel

MENGURUS DIRI SENDIRI​

  • Mengatur waktu
  • Membuat rencana
  • Menepati rencana
  • Mengetahui baik-buruk
  • Mengambil keputusan

BERKOMUNIKASI

  • Mengajukan pertanyaan
  • Mengobrol
  • Berkenalan dengan orang baru
  • Memberi & menerima feedback
  • Mengapresiasi
  • Bernegosiasi

MELAYANI

  • Mengerjakan pekerjaan rumah
  • Berkontribusi di keluarga
  • Berkontribusi di Lingkungan
  • Berkontribusi di sosial.

MENGHASILKAN MAKAN

  • Bercocok tanam
  • Berbelanja
  • Mengolah bahan pangan
  • Memasak
  • Menata masakan

PERJALANAN MANDIRI

  • Naik sepeda
  • Kendaraan umum
  • Membaca peta
  • Bisa pergi ke manapun dan kembali ke tempat asal

MEMAKAI TEKNOLOGI

  • Memakai gadget
  • Mengenal batas hukum & etik
  • Menghindari kecanduan
  • Menggunakan secara produktif

TRANSAKSI KEUANGAN

  • Belanja
  • Mendapat penghasilan
  • Menabung
  • Berinvestasi
  • Transaksi dalam sistem keuangan

BEKERJA

  • Menghasilkan karya
  • Membuat output (tulisan, lagu, musik, cerita/presentasi, video, animasi, dll) sesuai minat & kemampuan

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on print
Share on email

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.