brain

Ayo Melatih Otak

Berawal dari posting seorang teman di Facebook yang memberikan hasil test kecenderungan otaknya otak kiri atau otak kanan, aku mencoba-coba ikutan test juga.

Testnya cukup sederhana, hanya beberapa detik tapi hasilnya cukup mengherankanku. Selama ini aku selalu berfikir aku adalah otak kanan MURNI, karena termasuk orang yang sangat moody, suka hal-hal berbau seni dan jauh dari yang namanya rapi. Terus terang, ikut test tadi hanya ingin tahu berapa persen sih otak kanannya? Jangan-jangan 90% hehehe. Soalnya aku itu agak suka males mikir yang rumit-rumit, lihat buku juga yang diperhatikan font, warna & covernya.

Jadi, waktu hasil test aku adalah orang yang sangat seimbang dengan komposisi 50% otak kiri – 50% otak kanan, agak kaget banget juga. Waaah, ini pasti jangan-jangan akibat menikah dengan mas Aar yang sangat otak kiri nih. Ternyata 14 tahun pernikahan itu memang bisa mengubah seseorang ya? xixi.

hasil-test-memorado

Dari hasil test ini aku jadi penasaran dengan pelatihan otak yang ditawarkan oleh Memorado. Kebetulan ada free trialnya, jadi aku coba daftar. Awal daftar lumayan menarik, kita ditanya wilayah kecerdasan mana yang ingin kita tingkatkan, setelah itu kita dihadapkan dengan aneka games seperti permainan “Who has the biggest brain” tapi menurutku lebih asyik karena hasil rapornya lebih jelas. Sayangnya aku hanya bisa mencoba 3 permainan, setelah itu mereka menawarkan akun premium.

Untungnya ada opsi lain, mereka memberikan gratis 1 bulan premium member untukku dan untuk teman yang mendaftar melalui link ini. Jadi kalau ada yang mau coba test otak dan ingin dapat gratis akun premium selama 2 minggu silakan daftar melalui link ini yaaa. Lumayan kan, aku dapat tambahan waktu gratis, kamu juga dapet. Kita bisa latihan bareng deh, hehehe. Seru kok. Ini hasil rapor hari pertama. Katanya bagusnya latihan rutin supaya kecerdasan otak kita bisa meningkat. Ayo, siapa mau coba?

hari-pertama-memorado

 

Tulisan menarik lainnya

Share this post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bagaimana Cara Belajar Anak Homeschooling?

Jangan membayangkan homeschooling hanya dengan mengundang guru privat. Proses belajar dalam homeschooling bisa sangat beragam dan kaya, tergantung pada kreativitas orangtua.

Jika orangtua ingin meningkatkan kualitas homeschooling yang dijalaninya, orangtua perlu meningkatkan kapasitas diri agar anak-anak tidak hanya belajar untuk lulus ujian, tidak hanya belajar berbasis mata pelajaran, tidak hanya belajar dengan mendengarkan ceramah dan latihan soal.

Serial webinar ini akan membahaskan tentang strategi pembelajaran berbasis dunia nyata dan keseharian. Strategi pembelajaran ini bukan hanya penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri orangtua dan kapasitas keterampilan orangtua sebagai fasilitator dalam proses belajar anak.

Materi yang dibahaskan dalam webinar ini untuk anak beragam usia dari anak usia pra-sekolah hingga SMA.