Apakah jumlah follower Twitter itu penting?

Apakah jumlah follower Twitter penting? Tergantung sudut pandang yang digunakan. Apakah kita menggunakan Twitter dengan sudut pandang personal atau sebagai media/bisnis.

Kalau kita menganggap kegiatan Twitter adalah kegiatan iseng atau kegiatan menjalin pertemanan, jumlah follower Twitter itu tidak penting. Untuk keperluan personal, yang lebih diutamakan adalah kualitas interaksi. Oleh karena itu, jumlah follower Twitter yang terlalu banyak justru dapat dianggap mengganggu keintiman dalam berinteraksi.

Tetapi kalau kita menggunakan sudut pandang lain, yaitu Twitter sebagai alat komunikasi dan media, maka jumlah follower di Twitter itu penting. Apakah Twitter digunakan untuk komunikasi membuat gerakan sosial atau bisnis, jumlah follower memiliki makna yang berarti.

  • Jumlah follower Twitter menggambarkan jumlah teman/jaringan.
  • Jumlah follower Twitter menggambarkan tentang “circle of influence”. Walaupun pengaruh melalui Twitter itu relatif nisbi karena tidak mengukur tingkat kedekatan, tetapi setidaknya jumlah follower dapat menjadi indikasi
  • Jumlah follower menunjukkan audience: jumlah tiras majalah, jumlah pendengar radio, atau pemirsa acara TV.
  • Jumlah follower menunjukkan potensial market, pasar potensial untuk gagasan/produk dan pelanggan (yang bisa melakukan pembelian ulang/repurchase).

Dua pilihan itu adalah optional, terserah pada kita. Kita sendiri yang menentukan tujuan dan arah kita karena Twitter memang hanya sekedar platform. Makna itu ditentukan oleh kita semua sebagai penggunanya.

 

Tulisan menarik lainnya

– WEBINAR –

Dalam proses pengasuhan, ada aspek-aspek keterampilan dasar yang krusial dan perlu dikembangkan pada anak. Jika anak memiliki keterampilan-keterampilan dasar ini, proses pengembangan mereka saat remaja akan menjadi lebih mudah dilakukan.

Webinar ini membahaskan 10 keterampilan dasar yang perlu dan bisa dikembangkan di rumah untuk anak-anaknya.

10 Keterampilan yang akan dibahaskan dalam webinar

MENJAGA KESEHATAN & KESELAMATAN

  • Pola makan
  • pola tidur
  • pola aktivitas sehat,
  • berenang
  • bela diri
  • pertolongan pertama (P3K)

LITERASI

  • Membaca dan mengerti
  • Membaca petunjuk
  • Membaca resep
  • Membaca rambu lalu lintas
  • Membaca tabel

MENGURUS DIRI SENDIRI​

  • Mengatur waktu
  • Membuat rencana
  • Menepati rencana
  • Mengetahui baik-buruk
  • Mengambil keputusan

BERKOMUNIKASI

  • Mengajukan pertanyaan
  • Mengobrol
  • Berkenalan dengan orang baru
  • Memberi & menerima feedback
  • Mengapresiasi
  • Bernegosiasi

MELAYANI

  • Mengerjakan pekerjaan rumah
  • Berkontribusi di keluarga
  • Berkontribusi di Lingkungan
  • Berkontribusi di sosial.

MENGHASILKAN MAKAN

  • Bercocok tanam
  • Berbelanja
  • Mengolah bahan pangan
  • Memasak
  • Menata masakan

PERJALANAN MANDIRI

  • Naik sepeda
  • Kendaraan umum
  • Membaca peta
  • Bisa pergi ke manapun dan kembali ke tempat asal

MEMAKAI TEKNOLOGI

  • Memakai gadget
  • Mengenal batas hukum & etik
  • Menghindari kecanduan
  • Menggunakan secara produktif

TRANSAKSI KEUANGAN

  • Belanja
  • Mendapat penghasilan
  • Menabung
  • Berinvestasi
  • Transaksi dalam sistem keuangan

BEKERJA

  • Menghasilkan karya
  • Membuat output (tulisan, lagu, musik, cerita/presentasi, video, animasi, dll) sesuai minat & kemampuan

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on print
Share on email

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.