26 Belajar melalui Keseharian

Ruang besar dan alat utama dalam proses homeschooling adalah belajar melalui keseharian. Keseharian adalah segala hal yang dijalani anak-anak dan keluarga, serta segala sesuatu yang ada di dunia nyata yang bisa diakses oleh anak.

Cara belajar melalui keseharian

Salah satu kunci penting belajar melalui keseharian adalah kesediaan orangtua untuk mengobrol dan berkegiatan bersama dengan anak. Materi yang diobrolkan apapun yang ada dalam keseharian dan sedang dilakukan bersama anak.

Misalnya, di meja makan mengobrol tentang makanan. Bisa tentang nama jenis makanan yang terhidang di meja, asal makanan, cara membuat, rasa, sikap syukur, etika di meja makan, dan sebagainya.

Contoh lain kegiatan melalui keseharian adalah saat berkendara bersama ke sebuah tempat, misalnya ke pasar. Anda bisa mengobrolkan tentang kendaraan yang Anda naiki, membicarakan nama lokasi yang dilewati, nama pasar, benda-benda yang dijual, harga barang, dan sebagainya.

Intinya, segala hal yang ada di sekitar kita bisa menjadi pembelajaran yang sangat berkualitas bagi anak.

***

Sekali lagi, kuncinya adalah kesediaan orangtua untuk mengobrol, melibatkan anak dalam kegiatan orangtua, serta melihat jendela kesempatan belajar (learning window), misalnya pada saat anak bertanya tentang sebuah hal.

Sebagian besar orangtua sebenarnya sudah mengetahui tentang pentingnya menggunakan keseharian sebagai materi belajar anak. Nah, pengetahuan itu baru bermanfaat ketika Anda mempraktekkannya. Dengan banyak mempraktekkan, Anda akan semakin terampil menggunakan keseharian sebagai alat belajar.

Keterampilan menggunakan keseharian sebagai alat belajar merupakan kunci penting kualitas homeschooling yang dijalani sebuah keluarga.

Salam,
Aar+Lala

Tulisan menarik lainnya

Share this post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bagaimana Cara Belajar Anak Homeschooling?

Jangan membayangkan homeschooling hanya dengan mengundang guru privat. Proses belajar dalam homeschooling bisa sangat beragam dan kaya, tergantung pada kreativitas orangtua.

Jika orangtua ingin meningkatkan kualitas homeschooling yang dijalaninya, orangtua perlu meningkatkan kapasitas diri agar anak-anak tidak hanya belajar untuk lulus ujian, tidak hanya belajar berbasis mata pelajaran, tidak hanya belajar dengan mendengarkan ceramah dan latihan soal.

Serial webinar ini akan membahaskan tentang strategi pembelajaran berbasis dunia nyata dan keseharian. Strategi pembelajaran ini bukan hanya penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri orangtua dan kapasitas keterampilan orangtua sebagai fasilitator dalam proses belajar anak.

Materi yang dibahaskan dalam webinar ini untuk anak beragam usia dari anak usia pra-sekolah hingga SMA.