16 Apakah Anda memiliki mental perintis?

Homeschooling bukan hanya cerita tentang hal-hal yang menyenangkan. Aneka kisah indah dan hal-hal menguntungkan memang sering disebutkan dalam kisah keluarga homeschooling. Tapi tentu saja banyak cerita-cerita lain tentang perjuangan menjalani homeschooling yang tidak tersampaikan.

Salah satunya adalah ketidaksetujuan dan penentangan yang dialami keluarga homeschooling dari lingkungan sekitarnya. Ketidaksetujuan itu bisa berasal dari pasangan, keluarga besar, tetangga, serta lingkungan dalam arti luas.

Juga, minimnya sarana untuk menjalani homeschooling, misalnya: belum ada komunitas homeschooling yang dekat dan satu visi, perpustakaan umum yang minim, dan lain-lain. Atau, peraturan pemerintah yang berubah-ubah dan tidak fleksibel.

Belum lagi problem internal yang dialami di keluarga karena proses homeschooling menghadapi pasang dan surut, keberhasilan dan kegagalan di dalam praktik keseharian.

Bagaimana menghadapi semua kondisi itu?

Itu realitas homeschooling. Tak hanya ada hal indah, tetapi juga banyak tantangan yang menyertainya. Jika Anda siap menghadapi semua itu, silakan menjalani homeschooling. Jika tidak, silakan memilih alternatif lain untuk pendidikan anak-anak Anda.

***

Kesadaran akan Konsekuensi Pilihan

Menjalani homeschooling adalah memilih menjadi perintis. Anda menjadi minoritas yang berbeda dari kebanyakan orang. Anda mungkin menjadi yang pertama di keluarga besar Anda. Bahkan, mungkin Anda menjadi yang pertama di lingkungan Anda.

Apakah Anda siap menjalani kehidupan sebagai seorang perintis?

Seorang perintis sering menjadi fokus perhatian bagi sekitarnya. Jika dia berhasil, mungkin dia dipuji, mungkin juga dianggap biasa saja. Tapi kalau gagal, kemungkinan besar Anda akan dicela.

Seorang perintis juga selalu menghadapi minimnya infrastruktur pendukungnya. Anda tidak fokus pada masalah, tidak menyalahkan orang lain. Anda tidak berhenti karena keterbatasan, tapi justru tertantang untuk mencari solusi-solusi kreatif untuk masalah yang Anda hadapi.

***

Kami tak hendak menakut-nakuti. Tapi, menjalani homeschooling memang ibarat menjadi seorang perintis. Anda butuh keyakinan atas pilihan Anda, mental yang kuat dan kerja keras untuk menyelesaikan tantangan-tantangan yang ada di hadapan Anda.

Siapkah Anda?
Salam,
Aar+Lala

Tulisan menarik lainnya

– WEBINAR –

Dalam proses pengasuhan, ada aspek-aspek keterampilan dasar yang krusial dan perlu dikembangkan pada anak. Jika anak memiliki keterampilan-keterampilan dasar ini, proses pengembangan mereka saat remaja akan menjadi lebih mudah dilakukan.

Webinar ini membahaskan 10 keterampilan dasar yang perlu dan bisa dikembangkan di rumah untuk anak-anaknya.

10 Keterampilan yang akan dibahaskan dalam webinar

MENJAGA KESEHATAN & KESELAMATAN

  • Pola makan
  • pola tidur
  • pola aktivitas sehat,
  • berenang
  • bela diri
  • pertolongan pertama (P3K)

LITERASI

  • Membaca dan mengerti
  • Membaca petunjuk
  • Membaca resep
  • Membaca rambu lalu lintas
  • Membaca tabel

MENGURUS DIRI SENDIRI​

  • Mengatur waktu
  • Membuat rencana
  • Menepati rencana
  • Mengetahui baik-buruk
  • Mengambil keputusan

BERKOMUNIKASI

  • Mengajukan pertanyaan
  • Mengobrol
  • Berkenalan dengan orang baru
  • Memberi & menerima feedback
  • Mengapresiasi
  • Bernegosiasi

MELAYANI

  • Mengerjakan pekerjaan rumah
  • Berkontribusi di keluarga
  • Berkontribusi di Lingkungan
  • Berkontribusi di sosial.

MENGHASILKAN MAKAN

  • Bercocok tanam
  • Berbelanja
  • Mengolah bahan pangan
  • Memasak
  • Menata masakan

PERJALANAN MANDIRI

  • Naik sepeda
  • Kendaraan umum
  • Membaca peta
  • Bisa pergi ke manapun dan kembali ke tempat asal

MEMAKAI TEKNOLOGI

  • Memakai gadget
  • Mengenal batas hukum & etik
  • Menghindari kecanduan
  • Menggunakan secara produktif

TRANSAKSI KEUANGAN

  • Belanja
  • Mendapat penghasilan
  • Menabung
  • Berinvestasi
  • Transaksi dalam sistem keuangan

BEKERJA

  • Menghasilkan karya
  • Membuat output (tulisan, lagu, musik, cerita/presentasi, video, animasi, dll) sesuai minat & kemampuan

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on print
Share on email

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.