10-basic-skills-600px

10 Keterampilan Dasar yang Penting Dipelajari Setiap Anak

Diantara substansi tujuan dalam proses pendidikan anak adalah memberikan pondasi dan bekal agar mereka bisa menjalani kehidupannya dengan bahagia dan berkualitas. Kebahagiaan dan kualitas itu bukan hanya saat mereka menjadi anak, tetapi terus terbawa hingga mereka dewasa.

Berikut ini 10 keterampilan dasar yang penting dipelajari setiap anak sebagai Pondasi Kehidupan Bahagia & Berkualitas


1. Menjaga kesehatan dan keselamatan

Anak mengetahui dan menjalani pola hidup sehat berkaitan dengan pola makan, pola tidur, dan pola aktivitas yang sehat. Anak memiliki olahraga untuk membuat badannya sehat dan bugar, antara lain: renang dan bela diri. Anak juga memiliki keterampilan melakukan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) baik untuk dirinya maupun sekitarnya.

2. Literasi

Anak memiliki keterampilan membaca dan mengerti isi yang dibaca, terampil membaca petunjuk, membaca resep, membaca rambu lalu lintas, membaca tabel dan informasi yang ada di sekitarnya.

3. Mengurus diri sendiri

Anak terampil mengatur waktunya sendiri, bisa membuat rencana dan menepati rencana yang dibuatnya, mengetahui koridor nilai baik-buruk, dan terampil mengambil keputusan dalam aneka kondisi.

4. Berkomunikasi

Anak terampil berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain, mengajukan pertanyaan dan bercakap-cakap, berkenalan dengan orang baru, memberi dan menerima feedback, mengapresiasi, dan melakukan negosiasi dengan orang lain.

5. Melayani

Anak terampil melayani orang lain, dimulai dengan berkontribusi untuk keluarga melalui pekerjaan rumah (membereskan tempat tidur, menyapu, mengepel, mencuci, menyeterika, menyiram tanaman, dll) dan terlibat dalam aktivitas sosial.

6. Menghasilkan makanan

Anak menghargai makanan yang dihidangkan di makan dan terlibat dalam kegiatan memproduksi makanan, mulai bercocok tanam, mengolah bahan pangan, dan terampil memasak sebagai bekal hidup mandiri.

7. Perjalanan mandiri

Anak terampil menggunakan alat transportasi dan melakukan mobilitas dengan aman, mulai dari terampil naik sepeda, naik kendaraan umum, membaca peta, pergi ke manapun diinginkan dan dapat kembali ke tempat asal dengan aman.

8. Memakai teknologi

Anak terampil menggunakan gadget untuk membantu kegiatannya, mengenal batasan hukum & etik dalam pemakaian, menghindari ketergantungan & kecanduan, serta mampu menggunakan teknologi secara produktif.

9. Transaksi keuangan

Anak terampil berbelanja baik di toko modern maupun tradisional, mampu mengelola uang pribadi untuk konsumsi & saving, bisa melakukan transaksi melalui sistem keuangan, serta mengalokasikan uangnya untuk investasi.

10. Berkarya

Anak menjalani hidup yang bermanfaat, terampil membuat satu atau lebih output (tulisan, cerita/presentasi, video, musik, gambar, pekerjaan tangan) sesuai minat dan kemampuannya.

Infografis:

 

DOWNLOAD UKURAN BESAR (PDF)

 

Share this post

16 thoughts on “10 Keterampilan Dasar yang Penting Dipelajari Setiap Anak”

  1. yuppss…. sudah dilakukan dirumah..:-) poin 7, 8,9,10 belum bisa dilakukan untuk anak saya yang masih balita sendirian..:-) semua poin, sudah dilakukan oleh anak saya yang usia 16 tahun, semuanya..:-) kebetulan anak yang bear, usia 16 tahun homeschooling juga..:-D

  2. Kreatif skali…tp klo boleh tau,umur berapa kita hrs menerapkan rancangan2 tersebut? Anak sy memasuki umur 7 th..apa sudh bisa?

  3. Selamat siang mas Aar, apakah poster 10 keterampilan dasar ini boleh saya perbanyak untuk saya bagikan gratis ke komunitas parenting di kantor saya?

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bagaimana Cara Belajar Anak Homeschooling?

Jangan membayangkan homeschooling hanya dengan mengundang guru privat. Proses belajar dalam homeschooling bisa sangat beragam dan kaya, tergantung pada kreativitas orangtua.

Jika orangtua ingin meningkatkan kualitas homeschooling yang dijalaninya, orangtua perlu meningkatkan kapasitas diri agar anak-anak tidak hanya belajar untuk lulus ujian, tidak hanya belajar berbasis mata pelajaran, tidak hanya belajar dengan mendengarkan ceramah dan latihan soal.

Serial webinar ini akan membahaskan tentang strategi pembelajaran berbasis dunia nyata dan keseharian. Strategi pembelajaran ini bukan hanya penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri orangtua dan kapasitas keterampilan orangtua sebagai fasilitator dalam proses belajar anak.

Materi yang dibahaskan dalam webinar ini untuk anak beragam usia dari anak usia pra-sekolah hingga SMA.