08 Mengapa Memilih Homeschooling?

Mengapa banyak keluarga yang memilih homeschooling untuk anak-anaknya? Mengapa semakin banyak anak yang menjalani homeschooling?

Tidak ada jawaban tunggal mengenai hal ini, sebagaimana Anda memiliki alasan personal mengapa tertarik homeschooling yang sangat mungkin berbeda dibandingkan orang lain.

Apapun alasan sebuah keluarga memilih homeschooling, hal pertama yang perlu dijadikan pijakan adalah bahwasanya homeschooling atau pendidikan berbasis keluarga itu legal. Legal itu berarti diakui oleh negara. Legal itu berarti tidak melanggar hukum.

Karena homeschooling itu legal, maka seseorang yang memilih homeschooling itu sah-sah saja. Memilih homeschooling sama sahnya dengan memilih untuk mengirimkan anak ke sekolah.

Tiga Alasan Memilih Homeschooling

Di Amerika Serikat, pernah ada survey oleh National Center of Education Statistics (1999) mengenai alasan sebuah keluarga memilih homeschooling. Dari survey itu terpetakan alasan-alasan itu.

Tiga alasan tertinggi sebuah keluarga memilih homeschooling adalah:
1. Memberikan pendidikan yang lebih baik di rumah (48.9%)
2. Alasan agama/keyakinan (38.4%)
3. Lingkungan yang buruk di sekolah (25.6)

Alasan selengkapnya dapat dilihat pada gambar berikut ini:

Bagaimana di Indonesia?

Saat ini belum ada survey dan data mengenai alasan keluarga di Indonesia memilih homeschooling. Beberapa tayangan di TV memberitakan tentang alasan artis yang memilih homeschooling karena ingin mengembangkan karir. Tapi fenomena artis homeschooling hanya sebagian kecil dari realitas homeschooling karena sebagian besar praktisi homeschooling adalah keluarga-keluarga biasa.

Dari pengamatan kami selintas, ada beragam alasan keluarga Indonesia memilih homeschooling. Ada yang memilih homeschooling karena alasan praktis, misalnya: anak mogok sekolah, trauma karena bullying, orangtua berpindah-pindah kerja, dan sebagainya.

Ada keluarga lain yang memilih homeschooling karena alasan yang lebih filosofis/ideologis: mencari pendidikan yang lebih baik daripada sekolah, ingin mengembangkan sebuah model pendidikan tertentu (agama, keterampilan, profesi), dan sebagainya.

Tentu saja, banyak alasan lain yang mungkin belum tersebutkan. Dan sangat mungkin, alasan sebuah keluarga memilih homeschooling bisa lebih dari satu alasan.

***

Apa yang ingin kami sampaikan mengenai alasan homeschooling ini?

Yang pertama, homeschooling adalah keputusan besar bagi anak dan keluarga. Jangan dibuat main-main sekedar ikut tren.

Yang kedua, kenali alasan Anda dan tanyakan kepada diri Anda sendiri: apakah alasan ini cukup kuat untuk membuat Anda bertahan menjalani homeschooling saat sedang surut?

Yang ketiga, jika Anda memang berminat homeschooling, lakukan pekerjaan rumah Anda. Pelajari homeschooling dan carilah jawaban untuk pertanyaan-pertanyaan pribadi Anda baik dengan cara banyak membaca maupun bertemu praktisi homeschooling.

 

Salam,
Aar+Lala

Tulisan menarik lainnya

– WEBINAR –

Dalam proses pengasuhan, ada aspek-aspek keterampilan dasar yang krusial dan perlu dikembangkan pada anak. Jika anak memiliki keterampilan-keterampilan dasar ini, proses pengembangan mereka saat remaja akan menjadi lebih mudah dilakukan.

Webinar ini membahaskan 10 keterampilan dasar yang perlu dan bisa dikembangkan di rumah untuk anak-anaknya.

10 Keterampilan yang akan dibahaskan dalam webinar

MENJAGA KESEHATAN & KESELAMATAN

  • Pola makan
  • pola tidur
  • pola aktivitas sehat,
  • berenang
  • bela diri
  • pertolongan pertama (P3K)

LITERASI

  • Membaca dan mengerti
  • Membaca petunjuk
  • Membaca resep
  • Membaca rambu lalu lintas
  • Membaca tabel

MENGURUS DIRI SENDIRI​

  • Mengatur waktu
  • Membuat rencana
  • Menepati rencana
  • Mengetahui baik-buruk
  • Mengambil keputusan

BERKOMUNIKASI

  • Mengajukan pertanyaan
  • Mengobrol
  • Berkenalan dengan orang baru
  • Memberi & menerima feedback
  • Mengapresiasi
  • Bernegosiasi

MELAYANI

  • Mengerjakan pekerjaan rumah
  • Berkontribusi di keluarga
  • Berkontribusi di Lingkungan
  • Berkontribusi di sosial.

MENGHASILKAN MAKAN

  • Bercocok tanam
  • Berbelanja
  • Mengolah bahan pangan
  • Memasak
  • Menata masakan

PERJALANAN MANDIRI

  • Naik sepeda
  • Kendaraan umum
  • Membaca peta
  • Bisa pergi ke manapun dan kembali ke tempat asal

MEMAKAI TEKNOLOGI

  • Memakai gadget
  • Mengenal batas hukum & etik
  • Menghindari kecanduan
  • Menggunakan secara produktif

TRANSAKSI KEUANGAN

  • Belanja
  • Mendapat penghasilan
  • Menabung
  • Berinvestasi
  • Transaksi dalam sistem keuangan

BEKERJA

  • Menghasilkan karya
  • Membuat output (tulisan, lagu, musik, cerita/presentasi, video, animasi, dll) sesuai minat & kemampuan

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on print
Share on email

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.