TM #13 Kegagalan Minggu 2

Bisa dibilang minggu lalu adalah minggu gagal dari project Tidy Momku. Jika minggu sebelumnya aku berhasil mengerjakan semua tugas, maka tidak dengan minggu lalu. Ada beberapa alasan, salah satu alasan adalah “sibuk”. 

Yayaya.. ini memang alasan yang paling mudah dan dimiliki orang semua orang. Siapa yang tidak sibuk, kalau punya anak homeschooling & mengurus rumah tanpa asisten plus masih kerja part time. Tapi… lagi2 ini sebenarnya bukan alasan, karena project Tidy Mom (versi aku) ini sebenarnya sangat sederhana dan tidak mengada2. Ibaratnya ini masih di level paling bawah dari para Tidy Mom di luar sana yang sangat teratur, berjadwal &  bahkan punya organizer khusus untuk mengatur rumah.

Lalu apa dong yang bikin gagal?

Hasil refleksiku adalah:

  • Minggu #1 berjalan mulus karena aku setia pada peraturan 15 menit nan sakti. Yaitu memilih sebuah spot, menyiapkan timer dan berhenti bekerja ketika timer berbunyi.
  • Minggu #2 gagal ketika aku mulai berniat “merapikan” sebuah kamar. Bukan lagi sebuah “titik”. Begitu aku memiliki keinginan untuk segera membereskan gudang kecil di sebelah kamar kerja dan menjadikannya itu kamar untuk Tata, begitu itu menjadi beban. Walau sudah aku usahakan untuk “merajang”nya menjadi beberapa hari. Tapi ternyata merapikan satu kamar dan satu titik itu memang berbeda.

Perlu diketahui bahwa calon kamar Tata ini adalah sebuah gudang penuh dengan aneka barang (memori) yang selama berbulan-bulan tak tersentuh, berdebu, banyak kotoran tikus dan sangat jauh dari nyaman. Jadi, ketika aku berniat untuk merapikan satu kamar, maka tanpa sadar aku menciptkan sebuah “beban” di dalam diriku.

Dan karena aku sangat menginginkan kamar itu selesai, aku mengalokasikan slot yang banyak dalam program mingguan DI KAMAR itu. Jadi, ketika moodku tipis, dan aku lihat daftar titik yang perlu dibenahi yang terjadi adalah “penundaan”. “Aaah, nanti siang saja, lalu.. ah nanti sore saja, kemudian.. ah nanti malam saja” terus seperti itu. Begitu terlewat 2 hari, hal ini menimbulkan kenyamanan baru. Dan akhirnya 4 hari berlalu tanpa 15 menit buang2. Oh nooo….

Dari kegagalam Minggu #2 aku berusaha kembali menguatkan diriku & niatku. Kemalasanku sudah berhasil aku kalahkan dengan 15 menit bongkar2 dan mendapatkan satu box besar

Sampah Hari #13

Tulisan menarik lainnya

About Lala

Lala suka main musik, main game, main sama anak-anak, bikin-bikin, baca buku, nonton film yang seru, jalan-jalan, internetan dan masak-masak. Salah satu mimpi besarnya adalah menjadikan virtual distance learning bisa dinikmati anak-anak Indonesia sampai ke seluruh plosok tanah air. Lebih lengkap tentang Lala bisa dilihat di sini :D

Komentar

  1. Mba Lala…saluuuutttt…bener-bener salut deh aku dengan keputusan homeschooling dan komitmentnya:-)

Tinggalkan komentar Anda

*

Close