Tips Menjadi Produktif: Eat Your Frog

Time management dan menjadi produktif adalah tantangan semua orang, termasuk aku. Dengan segala kesibukanku mulai urusan rumah hingga homeschooling 3 anak, aku selalu berusaha agar bisa mengelola hari-hariku agar bisa berjalan dengan baik; aku bahagia dan puas menjalaninya, banyak urusan yang bisa diselesaikan.

Bagi teman-teman yang sering membaca tulisanku di RumahInspirasi pasti tahu betapa sulitnya aku berusaha membangun konsistensi menjadi produktif. Berulang kali aku jatuh bangun menjaga hari-hariku agar tetap produktif, tapi adaaa saja saat di mana aku tiba-tiba seperti terbangun dan menemukan diriku kembali melewati hari (bahkan minggu mungkin bulan) dengan tidak produktif.

Sampai akhirnya aku menemukan cara yang cocok buatku untuk menjaga produktivitas keseharian. Mulai membangun komitmen dari hal yang sederhana, dijalani secara konsisten satu demi satu hingga berbuah menjadi sebuah kebiasaan baik yang menetap.

Di tahun 2017 ini, aku memutuskan untuk mulai menuliskan apa-apa yang aku jalani. Berbagi proses jatuh bangun dan hal-hal yang menguatkanku sepanjang prosesku. Semoga kumpulan catatanku ini tak hanya akan mengukuhkan prosesku sendiri tapi juga bisa membantu teman-teman yang mungkin sedang berproses dalam membangun konsistensi.

***

Tips Produktivitas: Eat Your Frog

“Makanlah katak hidup di pagi hari dan tidak ada yang lebih buruk akan terjadi padamu di sisa harimu.” -Mark Twain-

tips-menjadi-produktif-eat-your-frog

Cara kita memulai hari akan menentukan kualitas hari dan produktivitas kita di hari tersebut. Jadi, perhatikan cara kita memulai hari di pagi hari.

Aku mengalami hal itu. Bagaimana caraku memulai hari, biasanya sangat berpengaruh pada produktivitasku di hari itu.

Nah, bagaimana caranya memulai pagi hari dengan baik, sehingga hari kita menjadi produktif?

Ada sebuah buku berjudul “Eat That Frog” karangan Brian Tracy menyatakan bahwa jika kita melakukan hal yang paling tidak kita sukai di awal hari, maka sisa hari kita akan terasa ringan dan menyenangkan.

Jadi misalnya hal yang paling berat aku lakukan adalah olahraga di pagi hari, padahal itu sebuah hal yang ingin aku kerjakan secara rutin, maka ketika hari itu adalah jatahku berolahraga, olahraga adalah hal pertama yang harus aku lakukan sebelum mengerjakan hal lainnya.

Tentu saja, di luar olahraga masih ada “segudang” pekerjaan lain seperti membereskan rumah, menemani proses belajar anak-anak, memasak, menjawab pertanyaan dari peserta DigitalMommie, dan lain-lain. Tapi setiap aku berhasil mengalahkan diriku dengan melakukan olahraga di pagi hari, rasanya ada energi ekstra dan motivasi tambahan untuk mengerjakan pekerjaan lainnya sehingga bisa berjalan dengan lebih mudah.

Frog atau kodok di sini maksudnya adalah sebuah hal yang penting di hari itu. Hal yang penting itu belum tentu bagian dari “rutinitas pagi”. “Kodok” di sini berarti hal yang paling penting yang ada di dalam “daftar kegiatan” (to-do-list) kita hari ini.

***

Pantangan di Pagi Hari

Hal yang harus kita hindari di pagi hari adalah terlena dengan fokus pada hal-hal yang menyenangkan buat kita,  yang (biasanya) tidak ada hubungannya dengan “rutinitas pagi” ataupun “daftar kegiatan” hari ini.

Contohnya, kita bangun pagi dengan semangat ingin melakukan banyak hal. Tapi tanpa sadar kita membuka facebook. Tanpa sadar, waktu berjalan dengan cepat, anak-anak mulai bangun dan kita tergopoh-gopoh untuk menyelesaikan banyak urusan dengan hati sempit. Semangat pagi menguap, waktu berharga yang seharusnya bisa dipakai untuk melakukan banyak hal di pagi hari menghilang.

Buatku, hal ini bisa memperburuk suasana hati seharian dan membuatku kurang semangat mengerjakan daftar kegiatanku di hari itu. Lebih buruk lagi, jika hal tersebut berulang keesokan harinya.

Biasanya hal seperti ini adalah awal kejatuhan dalam menjaga produktivitas sehari-hari.

 

So?

Jadi yang perlu kita lakukan untuk mengelola produktivitas adalah memulai pagi hari dengan baik. Caranya:

  1. Buat “Daftar Kegiatan Harian”
  2. Pilih 3 hal yang paling penting yang akan dilakukan hari itu
  3. Dari 3 hal tersebut, pilihlah yang paling tidak kita sukai. Jadikan itu “kodok” yang harus kita makan paling awal.
  4. Jadikan kebiasaan “makan kodok” di pagi hari menjadi hal rutin dalam keseharian kita.

Kedengarannya memang aneh, tapi makan kodok hidup adalah perumpamaan tentang hal paling menjijikan yang bisa terjadi. Jika kita bisa melewatinya, maka biasanya sisa hari akan berlangsung mulus lus lus….

Tulisan menarik lainnya

About Lala

Lala suka main musik, main game, main sama anak-anak, bikin-bikin, baca buku, nonton film yang seru, jalan-jalan, internetan dan masak-masak. Salah satu mimpi besarnya adalah menjadikan virtual distance learning bisa dinikmati anak-anak Indonesia sampai ke seluruh plosok tanah air. Lebih lengkap tentang Lala bisa dilihat di sini :D

Komentar

  1. Benar sekali, bangun pagi buka sosmed biasanya malah membuatku tergesa-gesa mengejar waktu untuk menyiapkan sarapan keluarga dan sebagainya. Ujung2nya mood jadi berantakan seharian. Terimakasih tipsnya

    • Sama-sama mbak. Dari proses jatuh bangun, sepertinya baru buka sosmed setelah rutinitas pagi selesai itu yang paling menyelamatkan aku. xixxixixixi 😀

  2. Wah, makasih mba Lala. Kayaknya aku udah nemuin kodokku nih. Semoga bisa makan kodok di pagi hari.

  3. jadual memang penting banget, buat kita taati bukan hanya di buat aja haha. soalnya saya sering gitu deh, buat jadual sendiri ehhh di khianati sendiri hehe sering lupa makan kodoknya

    • Nah itu dia mbak Indri, tantangannya adalah bagaimana membuat jadwal yang memang kita jalani. Bukan jadwal ideal yang akhirnya kita khianati sendiri. Hehehee… semangaaat ^_^

  4. makasih sharingnya

  5. Kak Lala, keren bangeeet…salut deh..cuma mau bilang itu…:) Salam dari negeri adem kak 😉

  6. Ka Lala suka deh sharingnya, iya nih harus di buat Catatan dan harus deh pagi bangun jangan buka hp dulu at least 30 menit biar ga kepo dengan dunia luar dulu 🙂

    • Itu dia… Aku juga bingung dengan diriku sendiri, kenapa jadi susah ya? Padahal kayaknya 10 tahun yang lalu hidup biasa-biasa aja tanpa sering pegang HP/gadget. Xixixixxi…

  7. Bunda Fathan says:

    Good point.
    Thanks mba Lala.
    Its inspired me.

  8. Sooo lets eat our frog. Enaknya digoreng atau direbus nih? *eh :-))

  9. Nurul Mae says:

    Thank youu sharingnya mba lala.. bermanfaat banget bagiku yg sll khianati jadwal

  10. Bagus banget tulisannya mba Lala.. betul, klo udh pegang hp waktu serasa menguap jadinya kyk dikejar2 hantuuu wkwkwk…

  11. Makasih mba lala..
    Sy emng lg perlu makan ‘kodok’ nih biar gk tergopoh2 di pagi hari..hehe

  12. Thank Mba Lala…Bener banget…Bangun tidur buka sosmed…suka terlena..tahu-tahu sudah siang..

    • sosmed oh sosmed…. saya juga sedang dalam proses menahan diri untuk nggak terlalu banyak kepo di sosmed. Hehehe 🙂

  13. Elly Hendra says:

    Makasih mba lala atas sharing kodoknya, mudah2an saya bisa istiqomah makan kodok setiap pagi. Hehehe
    semangattt

  14. Hahaha bener bgt…jelek bgt deh kebiasaan pegang hp pas bgn tdr..mmm setelah bikin daftar kegiatan,harus! Mo cari kodok dulu hehehe

  15. Lina bunda Thufail says:

    Judulnya bikin penasaran..hehe.. Terimakasih tulisannya Mba Lala. Haduh aku bgt itu yg ingkar janji sm jadwal, tp setelah ketemu sm tulisan ini, mata mulai melek..oh iya juga yaa.. Sbelum makan kodok hp singkirin dulu deh biar tangan gak iseng kepoin sosmed.. 🙂

Tinggalkan komentar Anda

*