Sponsored video: peduli itu membangun empati

Seringkali, kita merasa segala yang kita miliki itu adalah hal yang biasa-biasa saja, bukan sebuah karunia. Sampai ketika sesuatu yang tak kita miliki itu tiada.

Atau, kita demikian fokus dengan masalah-masalah hidup kita sehingga kita kehilangan perhatian pada hal-hal yang terjadi di luar kita, di sekeliling kita.

Seperti halnya penglihatan dan kegiatan kita berolahraga. Semuanya rasanya taken for granted.

***

Bagaimana kalau kita tak bisa melihat atau tunanetra? Bagaimana kita beraktivitas? Bagaimana kita berolahraga? Bagaimana kalau kita tak bisa mendengar? Bagaimana kita bermain musik dan terlibat dalam pertunjukan musik?

Bayangkan jika itu terjadi pada saudara-saudara kita sejak lahir. Silakan simak video berikut ini:

Untuk melakukan olahraga tenis, saudara-saudara kita yang tunanetra harus mengembangkan pola kegiatan yang disesuaikan. Mereka harus menggunakan bola yang berbunyi. Mereka mengandalkan pendengaran mereka untuk mengetahui arah datangnya bola dan kemudian memukul bola.

Bermain tenis dengan cara seperti ini tentu saja bukan hal yang mudah. Diperlukan ketekunan dan kerja keras untuk proses belajar. Dan tentu saja, dukungan dan bantuan para pelatih sangat berperan untuk membantu proses belajar mereka.

Itu hanya salah satu contoh cerita dan realita yang terjadi di sekitar kita.

Video dan gerakan ini ini dibuat oleh Singapore Internasional Foundation (http://ourbetterworld.org/) yang mendedikasikan diri untuk membangun kehidupan di sekitar yang lebih baik. Yayasan ini memiliki cakupan kerja di Asia. Melalui keajaiban cerita dan kekuatan orang-orang yang tersentuh, dunia yang lebih baik bisa dibangun.

Anda bisa berperan untuk membuat keadaan sekitar menjadi lebih baik dengan:
– bersikap empatik dan peduli pada sekitar.
– mewujudkan empati dan kepedulian dalam aksi sesederhana apapun.

Jika Anda tersentuh dengan video ini, Anda dapat membantu dengan cara:

  • Sebarkan video ini melalui media sosial.
  • Usulkan sebuah kisah.
  • Gabung dengan komunitas di Facebook, Twitter , atau mengunjungi website Our Better World.
  • Berikan donasi.

Karena empati dan uluran tangan itu bukan hanya untuk menolong orang lain, tapi untuk menyelamatkan nurani dan kemanusiaan kita.

 

Tulisan menarik lainnya

About Aar

Aar senang membaca, suka menulis, berbahagia saat berbagi dan bermain bersama anak-anak. Minat utama tentang pendidikan, anak, teknologi, spiritualitas, bisnis, dan apa saja yang membuat kehidupan manusia menjadi lebih baik. Buku yang telah diterbitkan "Homeschooling Lompatan Cara Belajar" (Elex Media, 2007), "Warna-warni Homeschooling" (Elex Media, 2008).

Tinggalkan komentar Anda

*