Snack Sehat

brokoli saladTadi malam setelah selesai jam session main gitar dengan Yudhis tiba-tiba perutku lapar. Cari-cari cemilan di dapur yang ada adalah setumpuk brokoli, wortel, bengkuang dan bit. Kebetulan hari ini adalah hari belanja mbak Marike ke pasar Senin, dan aku dapet 7 pentol brokoli dengan harga Rp. 5000.. (lumayan). Akhirnya aku rebus aja itu brokoli dan wortel, trus kubawa ke kamar bersama sepiring kecil mayones. Rencananya aku mau makan berdua sama mas Aar, eeh.. ternyata Yudhis dan Tata ikutan ngeriung dan semangat makanin sayur rebusan itu. Rupanya mereka juga lapar.. hihi…

Sambil mengudap sayur, mas Aar mengingatkanku bahwa ini adalah suatu hal yang patut disyukuri. Pada saat orangtua bingung dengan anak-anaknya yang picky-eater, anak-anakku tumbuh menjadi anak yang tidak memilih makanan, bisa makan apa saja. Tempe, tahu, kangkung, sawi, brokoli, oseng-oseng, oncom.. apapun yang disediakan di meja makan, mereka tetep semangat makannya.

Aku tidak tahu apakah ada hubungannya pola makan di rumah dengan kemampuan mereka makan apa saja. Di rumah kami terbiasa makan dengan menu sederhana dan anak-anak tidak dibiasakan untuk meminta makanan yang lain selain makanan yang tersedia di meja makan. Kami pun terbiasa untuk makan bersama di meja makan. Sehingga walaupun makanannya sederhana dan mungkin (awalnya) mereka tidak suka, tapi karena makannya sama-sama, sambil makan kami bisa sambil ngobrol dan meng-encourage mereka untuk menyukai makanan itu. Aku juga sering mengulik perasaan syukur mereka atas apapun makanan yang tersedia di meja untuk mereka karena masih banyak orang lain yang belum tentu bisa makan pada saat mereka menikmati makanan mereka.

Aku juga semakin bersyukur, kalau kebiasaan ini pun bisa menular ke Duta yang ikutan semangat makanin wortel dan brokoli. Semoga dia pun kelak punya kebiasaan makan makanan yang sehat.

Tulisan menarik lainnya

About Lala

Lala suka main musik, main game, main sama anak-anak, bikin-bikin, baca buku, nonton film yang seru, jalan-jalan, internetan dan masak-masak. Salah satu mimpi besarnya adalah menjadikan virtual distance learning bisa dinikmati anak-anak Indonesia sampai ke seluruh plosok tanah air. Lebih lengkap tentang Lala bisa dilihat di sini :D

Komentar

  1. Waah.. asyik banget la bu..
    Wish that aku juga punya ability untuk suka sayur sepertimu..

  2. wah, aku bener2 iri ama keluarga mbak lala, soalnya anakku termasuk picky eater, jadi susah banget makannya. kalo sayur cuma mau wortel aja, yang lain no way 🙂

Tinggalkan komentar Anda

*