Pengalaman Mendaftar dan Mengikuti Ujian Paket A

Alhamdulillah. Puji Tuhan. Yudhis sudah menyelesaikan rangkaian Ujian Paket A, 6-8 Mei 2013 melalui PKBM Bina Bangsa, Salatiga.

Ujian Paket A terdiri 5 mata pelajaran: PKn (Pendidikan Kewarganegaraan), Bahasa Indonesia, IPA, IPS, dan Matematika. Mulai tahun 2013 tanggal ujiannya sama dengan Ujian Nasional SD. Hanya saja, Ujian Paket (nama resminya: Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan) dilaksanakan siang hari, mulai pukul 13.30 – 18.00.

Ujian hari pertama adalah PKn & Bahasa Indonesia, hari kedua IPA & IPS, hari ketiga Matematika.

***

Mengapa Ujian Paket?

Ujian paket atau disebut juga ujian kesetaraan adalah layanan ujian yang disediakan pemerintah untuk anak-anak homeschooling agar disetarakan dengan sekolah. Ujian Paket A setara SD, Paket B setara SMP, Paket C setara SMA.

Bagi keluarga yang menjalani homeschooling dengan model school-at-home, Ujian Paket adalah sebuah keniscayaan. Bagi keluarga yang menjalani model unschooling yang tak mementingkan ijazah, ujian paket itu tak menjadi perhatian.

Kami sendiri menjalankan homeschooling dengan model eklektik, lebih dekat ke unschooling. Pelajaran yang kami jalankan secara konsisten adalah matematika. Selain itu anak-anak belajar IPA menggunakan percobaan dan Bahasa Inggris menggunakan aneka sarana (film, game, printable, dsb). Di luar itu, anak-anak lebih banyak mengembangkan hobi dan keterampilannya seperti komputer, craft, musik, desain, memasak, dan sebagainya. Tentang ijazah, kami bersikap indifferent, ada atau tak ada nggak masalah. Yang ingin kami kejar justru adalah sertifikasi profesional.

Tahun lalu, kami memutuskan untuk menyertakan Yudhis dalam ujian Paket A. Ada 2 alasan personal kami:

Pertama, kami ingin mengurangi gesekan dengan Ibu saya (mantan pensiunan kepala sekolah, usia hampir 80 tahun) yang terus menanyakan ujian Yudhis. Beliau memang tak terlalu sepakat dengan pilihan homeschooling yang kami jalankan karena tak bisa membayangkan cucu-cucunya akan seperti apa.

Kedua, kami ingin melakukan benchmarking, membiarkan proses belajar kami diuji secara eksternal melalui sistem sekolah. Sebenarnya sih tak terlalu fair karena kami tak belajar dengan model sekolah. Tapi kami ingin melihat, apakah kultur belajar dan logika yang kami kembangkan dalam homeschooling anak-anak dapat membuat anak-anak beradaptasi
dengan materi belajar di luar kebiasaannya.

***

Proses Pendaftaran Ujian Paket

Sejak meniatkan ikut ujian Paket, kami intensif berhubungan dengan Lea untuk menanyakan prosedur pendaftaran Ujian Paket. Bagi teman-teman yang mau ikut ujian paket, saran kami adalah sudah mempersiapkan pendaftaran 1 tahun sebelumnya.

Biasanya, pendaftaran terakhir adalah bulan Januari/Februari tahun ujian yang bersangkutan. Pendaftaran dilakukan di lembaga non formal seperti PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) atau SKB (Sanggar Kegiatan Belajar).

Yang diperlukan untuk pendaftaran Ujian Paket A adalah:

* fotocopy akta lahir
* foto diri 3×4 dan 4×6
* rapor

Tentang rapor, kami diberikan format standar oleh PKBM Bina Bangsa untuk diisi yang isinya mirip sekolah. Kami merasakan sedikit kesulitan saat mengisi raport ini.

Kami punya dokumentasi pribadi “ujian” anak-anak mulai kelas 4, tapi tak selengkap yang dipersyaratkan. Jadi kami melakukan ujian pada Yudhis untuk melengkapi nilai rapornya. Ujiannya menggunakan buku soal SD, proses ujian dan penilaiannya jujur apa-adanya. Kalau hasil ujian nilainya 7 ya ditulis 7, tidak dikatrol menjadi 8 atau 9.

Selama proses pendaftaran itu kami selalu berkonsultasi dengan Lea untuk memastikan bahwa proses yang kami jalani benar.

Yang agak mendebarkan dari proses pendaftaran Ujian Paket ini, sampai H-7 ujian kami belum mendapatkan kepastian apakah nama Yudhis masuk atau tidak ke dalam daftar peserta ujian. Lea sempat menyatakan kekhawatirannya nama Yudhis tidak masuk (karena proses administrasi yang bermasalah entah di sebelah mana).

Kami sendiri sudah pasrah. Secara teknis, kami sudah berusaha secara maksimal. Kalau ternyata memang Yudhis tidak terdaftar, berarti itu “pertanda Tuhan” bahwa kami memang harus merintis jalan non-ijazah untuk anak-anak.

Tapi seminggu menjelang ujian, kami mendapat kepastian bahwa nama Yudhis masuk dan terdaftar sebagai peserta ujian. Jadilah kami kemudian mempersiapkan Yudhis untuk berangkat ujian.

***

ujian2

Persiapan Belajar Ujian Paket A

Persiapan khusus Yudhis untuk ujian Paket A berlangsung sekitar 3 bulan, dipotong 2 minggu sakit cacar air menjelang ujian.

Bulan pertama, kami mereview materi-materi kelas 5-6. Yudhis mulai latihan ujian menggunakan buku “Detik-detik UN 2013” terbitan Intan Pariwara. Ada 3 mata pelajaran di buku itu, yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPA. Setiap selesai satu tes, kami nilai, review dan bahaskan bersama.

Bulan kedua, kami melepaskan Yudhis dari kegiatan-kegiatan belajar yang lain. Kegiatan hariannya “hanya” belajar mempersiapkan ujian dan bermain. Kami mulai menambahkan materi IPS dan PKn. Kami juga membelikan CD Latihan Soal yang digunakan di komputer.

Bulan ketiga, kami membeli buku ringkasan IPS & PKn. Kami mendiskusikan buku itu hampir setiap hari, selain Yudhis terus mengasah diri melalui latihan-latihan soal. Bulan ketiga ini tidak berjalan penuh karena Yudhis selama 2 minggu Yudhis kena cacar air yang membuat proses belajarnya terhenti.

Terus-terang kami agak deg-degan. Walaupun 2 tahun lalu Yudhis pernah mengikuti tryout SD dan lulus, tetap saja momen persiapan ujian ini mendebarkan. Kekhawatiran kami adalah materi PKn & IPS yang sangat luas cakupannya, cenderung bersifat hafalan (nama, tempat, tahun), dan agak jauh dari keseharian anak-anak.

Tapi kami melihat Yudhis santai dengan proses belajarnya. Setapak demi setapak dia mulai berkembang. Pemahamannya semakin solid. Nilai tesnya semakin stabil di kisaran 80-100.

So, saat Yudhis & Lala bersama Duta berangkat untuk ujian, kami melepaskannya dengan lapang hati. Persiapan sudah dilakukan dengan optimal.

Bagaimana hasil ujian Paket A Yudhis? Kami sudah memasrahkannya pada proses yang sedang berlangsung. Apapun hasilnya kami akan menerima.

ujian3

***

Usai rangkaian Ujian Paket, sekarang saatnya Yudhis melangkah lagi, berkegiatan dan belajar materi-materi yang disukainya. Dunia remaja sudah berada di hadapannya. Saatnya kembali mengeksplorasi dunia.

 

Tulisan menarik lainnya

About Aar

Aar senang membaca, suka menulis, berbahagia saat berbagi dan bermain bersama anak-anak. Minat utama tentang pendidikan, anak, teknologi, spiritualitas, bisnis, dan apa saja yang membuat kehidupan manusia menjadi lebih baik. Buku yang telah diterbitkan "Homeschooling Lompatan Cara Belajar" (Elex Media, 2007), "Warna-warni Homeschooling" (Elex Media, 2008).

Komentar

  1. wendy hakim says:

    wah, bermanfaat sekali. terima kasih infonya.

  2. yak, sudah saya temukan jawabannya, hehehee… maklum… saya baru mulai HS anak saya jadi masih agak meraba-raba… tulisan bapak membantu banget. sekalian saya ijin copas kegiatan dan info yg diposting disini di rumah. thanks a lot pak Aar

  3. iya ..mksih pak info nya komplit , maaf mau nanya ni pak kalo ngadain bimbel buat yang ikut ujian persamaan kira 2berapa biaya yang harus di keluarkan wali siswa ? karena tahun ni saya di suruh ngadain bimbel untuk anak yang mau ikut ujian persamaan, saya belum tau jelas biaya les bimbel nya trus , materi nya soal 2 atau apa dan bagus nya berapa x dalam 1 mgg dan berapa jam dalm 1 hari , di jawab ya pak

  4. Hai mas Aar/Mbak Lala, menarik juga untuk ujian paket ini. Tapi kok pake deg deg an ya. Jujur aja, saya tidak siap kalau sampai anak tanpa ijazah. Bisa share, apa aja yang dipersiapkan untuk ujian tersebut? Maksudnya, syarat2 nya? terima kasih sebelumnya untuk infonya.

    • Intinya adalah identitas diri (akta lahir) dan rapor kelas 4-6. Kalau mau ikut ujian, sejak awal tahun ajaran kelas 6 sudah menjajagi prosesnya ke PKBM atau Diknas setempat.

  5. pak ,putra kami homescholer mau ikut ujian persamaan (uper) paket A, kami tinggal di bandung, dpt info uper paket A gratis dari Rumah inspirasi, bisa daftar kemana ya (via phone dulu) atau ada info lainnya pak ar… di bandung belum ada uper gratis paket A seperti di salatiga… seedih deh

  6. Untuk pembuatan rapornya gimana caranya ya mas Aar? Apakah meniru rapor dari sekolah formal? trus, legalisasi untuk rapornya bagaimana? apakah legal kalau rapornya hanya bertandatangan orang tua selaku guru anak di sekolah. terima kash

    • Orangtua menyiapkan materi rapornya. Yang mengeluarkan rapor resmi PKBM. Kalau nilai-nilainya “mencurigakan”, anak bisa dites lagi di PKBM.

  7. Terima kasih. Infonya sangat membantu.

  8. apakah saya bisa minta bantuan bapak. bgmn cara dan syarat supaya bisa mengikuti ujian persamaan SLTP tahun ini?…
    untuk tahun ini ujian persamaan paket B diadakan kapan?
    mohon penjelasannya,
    trmkasi,.

    • Ujian Paket B bersamaan dengan ujian SMP. Ujian tahap kedua berlangsung Juli. Apakah masih bisa mendaftar? Coba hubungi PKBM terdekat.

  9. Ini gratis atau tdk. Bisa mnta no telvonya

  10. EVRIN YOLLANDA says:

    pak saya mau tanya,kalau kasusnya dikeluarkan dari sekolah sebelum ujian apa bisa ikut ujian paket A ini pak ?

  11. saya ingin belajar paket a

  12. Pak,
    anak saya baru naik kelas 3 SD dan karena masalah yang sangat diluar dugaan, akhirnya suami saya memutuskan anak saya HS saja, kebetulan suami saya guru tpi kami awam sekali tentang prosedur ujiannya.

    Mohon bantuannya pak, dari apa yang saya baca di atas, artinya mulai saat ini kami sudah harus mendokumentasikan nilai2 sebagai bentuk raport anak ya pak?? baru kemudian saya mendaftar ke PKBM terdekat dgn semua syarat2 administrasinya??

    • Praktek di berbagai PKBM berbeda-beda mbak Fajri. Biasanya mulai kelas 4. Prosesnya mungkin bisa dibalik, coba datangi PKBM terdekat dan kemudian ditanyakan prosesnya. 🙂

  13. mau tanya bu,setelah ujian paket A d laksanankan sampai menunggu ijazah di terima itu memakan waktu berapa lama ya bukarena anak saya setlah ujian sampai saat ini 3 bulan sudah belum ada kabar soal ijazah nya
    ,trimakasih

    • Jangka waktu penerbitan ijazah memang salah satu masalah di UNPK. Pengalaman teman2 berbeda2. Pengalaman kami sekitar 6 bulan..

  14. Dear Pak Aar
    sy masih mempelajari tentang HS dan berniat untuk segera mempraktekkannya pada anak sy yg berusia 6tahun, utk HS apakah masih perlu UAS dan UTS ? atau ujian saat mau ambil ijasah SD saja. apa perlu mendaftar ke PKBM jika anak sudah menginjak usia 4 SD? terima kasih atas informasinya

  15. Dear pak Aar/ibu Lala
    Saya mau bertanya perihal sertifikasi profesional yg sempat disebutkan dlm tulisan di atas.
    Apa maksud dari sertifikasi profesional tsb?
    Dan bagimana cara mendapatkannya?
    Demikian pertanyaan saya, terima kasih

  16. Terimakasih atas informasinya Pak Aar, saya mau tanya mengenai NISN, bila anak sudah punya NISN apakah nanti di pakai di ujian kesetaraan atau sebaiknya mencari sekolah payung?

  17. Pak, mau nanya..
    apakah untuk mengikuti ujian kesetaraan A ada usia minimal?
    Trims infonya…

  18. Paq usia sya sdah 35 thun blhkah sya mngikuti paket ni tujuannya untuk mmproleh ijazah pket a

  19. pak aar untuk uper paket A minimal umur 12 tahun pada saat pendaftaran atau 12 tahun pada saat tanggal ujian ? terimakasih

  20. Umur saya 24 tahun,dulu pas kelas 2 smp putus sekolah,
    Sekarang saya pengen pny ijasah Smp dan SmA ,apa masih bisa ya mengikuti ujian persamaan
    /kejar paket gitu ? Mohon bantuan nya,trims…

  21. Pak, saya pingin daftar kejar paket c, dimana saya bisa daftar? Saya udah tanya disekitar tempat tinggal saya tp kejar paket c harus 3thn,apa tidak bisa lebih cepat,misal setahun saja?

  22. Pak, adik saya mau ikut untuk paket A,
    Ada info kah.pak untuk PKBM di wilayah sumatera utara
    Karena jujur untuk keluar provinsi kami, agak berat di biaya bagi keluarga
    Mohon infonya juga pak, apakah ketika sudah lulus paket A adik saya bisa lanjutin lagi ke paket B

    Terima kasih pak

  23. Sudung Gultom says:

    Terimaksih atas informasinya pak Aar.. komplit dan dapat dipahami

  24. makasih banyak info nya pa..
    kebetulan anak saya baru naik kelas 4 sd, dan sekarang masuk pesantran yg tidak ada pelajaran umumnya,,dan sdh minta surat pindah dari skolah asal..apakah bisa ikut paket A saat usia 12thn , apakah bisa anak sy ikut bibmel yg dari kelas 4 s.d kelas 6
    agar dia dapat sedikt pelajaran umum disaat libur pesantren,,trims

  25. Dian Arum says:

    Terima kasih info nya pak Aar. Kami jadi tercerahkan sekali. Kalau mau mengikuti uper international ( Cambridge International Examination ) kita memerlukan raport juga tidak ya pak?

  26. isur marhan says:

    Cara daftarnya gmn?

  27. Sy baru membaca tulisan bapak, dan ini membuat saya jg suami semakin percaya diri untuk menerapkannya pada anak2 kami, yang ingin saya tanyakan adalah apakah menurut bapak bijak, apabila kami menerapkan belajar dirumah + les2 yang menjadi hobi jg keinginan mrk (anak 1 saat ini kelas 1 dan yg ke 2 TK B)?Adapun metode belajar dirumah ini baru mau kami terapkan saat anak 1 naik kelas 2 dan yg kedua kelas 1, jd kami stop sekolah formal.Bagaimana menurut pendapat bapak? Trima kasih atas pencerahannya.

  28. Sy sdh berumur 24thn dan ingin mengikuti ujian paket A apakah bisa?
    Lalu jika bisa, apakah saya harus mengikuti kegiatan belajar mengajar di pkbm atau bisa langsung ikut ujian kesetaraan langsung dengan belajar secara mandiri dirumah?

    • #Pouns: silakan cek langsung ke PKBM ya.. karena ada PKBM yang mensyaratkan wajin ikut tutorial, ada yang tidak mewajibkan.

  29. Mhn maaf pak,dulu saya sempet baca kalo mau ikut kejar paket dibawah syarat usia minimal itu bisa tp hrs menyertakan hsl test iq minimal brp (maaf saya lupa lagi)…skr apa ketentuan itu msh berlaku?
    Anak saya lulus SD thn ini,bilangnya mau ikut ujian paket B thn dpn…kalo msh berlaku,bolehkah test iq dilembaga mana aja?

  30. Bapak, kalau untuk anak SD usia 11th..kls 5 putus sekolah bisa tidak mengikuti kejar paket A tsb?

  31. Pak saya ahmad mau tanya. Kalau mau ikut ujian paket a kalau d rumah ngerjain nya bisa gk makasih

    • Banyak kok orang dewasa yg baru ambil Ujian Paket A, tidak perlu malu. Ujiannya bersama di satu tempat, tidak bisa di rumah

Tinggalkan komentar Anda

*

Close