Pelatihan speed reading dan mind map

Diantara hal penting yang menurut kami perlu dikuasai oleh anak-anak adalah ketrampilan belajar (learning skills). Ketrampilan ini tak kalah pentingnya dengan menguasai materi belajar. Bahkan, menurutku learning skills lebih penting dikuasai karena dapat digunakan untuk belajar apapun hingga tua.

Kandungan dalam learning skills adalah terampil mengenali sumber-sumber pengetahuan, terampil mencari pengetahuan, dan efektif dalam proses belajar.

Hari Jumat (20/8) yang lalu, aku dan Lala sharing dengan anak-anak homeschooling tingkat SMP di Komunitas Berkemas mengenai meningkatkan efektivitas belajar. Secara khusus, kami bergantian membahas tentang membaca cepat (speed reading) dan mind mapping.

Acara berlangsung dua sesi, pagi dan siang. Pada sesi pagi, aku mengajarkan kepada mereka latihan membaca cepat. Ada dua teknik yang aku ajarkan, yang pertama adalah skimming; teknik mencari gambaran umum/sekilas tentang isi materi yang akan dibaca. Yang kedua adalah tentang teknik membaca cepat dengan menggunakan visual reading.

Dalam dua jam pertemuan, tentu saja materi membaca cepat itu masih perkenalan saja. Mudah-mudahan ada yang menempel pada mereka sebagaimana aku dulu pernah diajari selintas mengenai membaca cepat itu oleh guru bahasa Indonesiaku pada saat SMP.

Pada sesi siang, Lala mengajar tentang mind mapping. Tujuannya adalah membantu anak-anak untuk dapat membuat mind mapping buku-buku pelajaran mereka. Tapi dalam proses perjalanannya, sesi siang itu baru berisi pengantar saja. Anak-anak belajar untuk membuat mind mapping tentang dirinya sendiri.

**

Walaupun lokasi pelatihan cukup jauh dari rumah dan harus menembus kemacetan, tapi kami bahagia. Senang rasanya melihat anak-anak tak hanya belajar tentang mata pelajaran, tetapi belajar juga ketrampilan-ketrampilan yang general yang (mudah-mudahan) akan bermanfaat hingga mereka besar nanti.

Tulisan menarik lainnya

About Aar

Aar senang membaca, suka menulis, berbahagia saat berbagi dan bermain bersama anak-anak. Minat utama tentang pendidikan, anak, teknologi, spiritualitas, bisnis, dan apa saja yang membuat kehidupan manusia menjadi lebih baik. Buku yang telah diterbitkan "Homeschooling Lompatan Cara Belajar" (Elex Media, 2007), "Warna-warni Homeschooling" (Elex Media, 2008).

Komentar

  1. Salam kenal Pak Aar dan Bu Lala,
    Boleh tanya dong, kalau di Jakarta Barat, dimana ya yang bisa memberi pejaran mind mapping dan speed reading? Cocok untuk usia berapa ya speed reading dan mind mapping. thx

  2. Mbak Lia,
    Minta maaf, kami tidak punya informasi untuk pelatihan mind mapping dan speed readingdi Jakarta Barat.

    Mind mapping menurut saya bisa dilakukan sejak anak SD. Speed reading kelihatannya juga bisa utk anak kelas 6 SD. Yg penting anak-anak sudah tahu struktur bahasa dan bisa mengenali gagasan utama.

    Kalau mbak Lia tertarik mind mapping, bisa beli saja bukunya di toko buku terus dicoba dan diajarkan ke anak-anak.. 🙂 😀

  3. Salam Kenal Mas Aar dan Mbak Lala,
    Saya sangat tertarik dengan Buku Homeschooling lompatan belajar (mhn maaf kalau salah judul he ) namun saya browsing stoknya kebanyakan di toko2 buku dah gak ada..hiks..dimana saya bisa mendapatkannya??
    Juga mhn infonya apakah dalam homeschooling anak2 dituntut untuk mencatat selataknya anak di sekolah umum?? anak2 saya malaas sekali kalau disuruh menyalin seringkali catatan mereka di sekolah tidak lengkap/tidak selesai.
    O ya saya tertarik dengan homeschooling, ingin banyak belajar dari Mas dan Mbak..saya ibu dari 4 anak tanpa assiste.n.tulisan di web ini banyak menginspirasi saya..Thx

  4. Salam kenal mbak Sri.. 🙂

    Saya belum dapat kabar apakah buku “Homeschooling Lompatan Cara Belajar” dicetak ulang lagi oleh penerbit Elex. Kita tunggu sama-sama saja. Kalau “Warna-warni Homeschooling” sudah dapat? Saya menulis buku itu bersama teman-teman praktisi HS lainnya..

    Mengenai cara belajar, disesuaikan saja dengan anaknya. Yg penting fokusnya pada tujuan2 pendidikan yang dinilai penting. Kalau mbak Sri menganggap menyalin adalah penting, berarti harus dilatih. Tapi kalau dianggap hanya sebagai asesori, tak apa kalau tak dipentingkan.

    Terima kasih juga buat apresiasinya. Kita sama-sama belajar ya mbak.. 😮

  5. halo. ada yg tahu homeschoooling di jakrta bart? mohon beri informasi menganai hal itu. trims

Tinggalkan komentar Anda

*