Pelangi Nada: Behind the Scene

Pfuih.. lega. Akhirnya situs Pelangi Nada mulai diluncurkan. Situs ini merupakan kumpulan lagu-lagu anak yang aku buat, yang sebelumnya ada di Rumah Inspirasi.

Sejak aktif kembali membuat lagu anak dengan menerima “Tantangan 30 Hari Mencipta Lagu Anak” yang diberikan mas Aar, ternyata respon yang aku terima luar biasa. Dalam waktu 1 bulan, ada sekitar 10 ribu pengakses & pendownload lagu anak. Jatah bandwith di Box.Net yang menjadi tempat aku menyimpan lagu dengan cepat habis sebelum akhir bulan berakhir.

Karena tingginya akses dan download terhadap lagu-lagu anak itu, situs Rumah Inspirasi akhirnya down selama beberapa hari karena tak kuat menanggung lonjakan pengunjung yang terus meningkat.

Kami sempat ketar-ketir memikirkan solusi untuk masalah ini. Alternatifnya adalah naik ke hosting yang lebih tinggi dan terdedikasi khusus. Atau, lagu-lagu anak itu dicabut dari Rumah Inspirasi.

Untuk naik ke server yang lebih tinggi, kami merasa tak sanggup untuk mendanai server Rp 300-500 ribu per bulan. Tapi untuk mencabut lagu dari Rumah Inspirasi, rasanya sayang sekali. Mulai banyak keluarga yang mendapatkan manfaat dari keberadaan lagu-lagu anak itu.

Jadi bagaimana donk…?

Kami akhirnya memutuskan untuk melepas lagu anak dari Rumah Inspirasi supaya tidak terlalu membebani. Lagu-lagu anak itu kami satukan dalam satu situs khusus. Nama dan domain yang kami pilih adalah Pelangi Nada.

Terus terang… keputusan ini sebenarnya agak nekad dan gila untuk kondisi kami saat ini. Menanggung tambahan beban finansial sekaligus waktu yang tercurah bukan hal yang mudah saat ini. Tapi ya sudahlah, kami mengalir saja. Kami hanya merasa harus melakukan bagian yang harus kami kerjakan. Bagian selanjutnya kami serahkan kepada-Nya.

***

Lalu, mulailah proses berjibaku selama beberapa hari ini. Mas Aar memperbaiki Rumah Inspirasi. Aku menyiapkan situs Pelangi Nada.

Situs Pelangi Nada sendiri masih menggunakan shared hosting ukuran standar. Tidak terlalu ideal untuk situs musik/lagu yang lumayan tinggi trafiknya. Mudah-mudahan kuat “menanggung” trafik pengunjung yang ingin mendengarkan dan mendownload lagu anak.

Untuk memberikan fleksibilitas bagi peminat lagu anak dan sekaligus mensupport operasional Pelangi Nada, kami memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk mendapatkan seluruh lagu dalam bentuk CD Musik (MP3) yang dikirimkan ke rumah. Mudah-mudahan bisa memudahkan sekaligus membantu biaya operasional Pelangi Nada, syukur-syukur bisa membayar hosting Pelangi Nada ke tingkat yang lebih tinggi (sehingga lebih cepat dan lebih mudah diakses).

Tak tertutup kemungkinan, kami membuka pemasangan banner iklan bagi perusahaan atau personal yang ingin mengiklankan produknya.

***

Begitulah teman-teman. Mohon doa dan dukungannya selalu. Semoga kehadiran Pelangi Nada bisa menjadi pelangi yang membawakan nada-nada indah berwarna-warni untuk anak-anak Indonesia.

Tulisan menarik lainnya

About Lala

Lala suka main musik, main game, main sama anak-anak, bikin-bikin, baca buku, nonton film yang seru, jalan-jalan, internetan dan masak-masak. Salah satu mimpi besarnya adalah menjadikan virtual distance learning bisa dinikmati anak-anak Indonesia sampai ke seluruh plosok tanah air. Lebih lengkap tentang Lala bisa dilihat di sini :D

Komentar

  1. Semangaaatt Lala…*mudah-mudahan gak bosen ama komen yang bisanya cuma kasih semangat hehe.. 🙂

Trackbacks

  1. […] Cara yang aku lakukan sederhana, dengan segala keterbatasanku sebagai ibu yang berkarya dari rumah. Aku membuat lagu-lagu anak dan merekamnya di laptop, kemudian lagu-lagu anak itu aku unggah ke situs Pelangi Nada. Lagu-lagu anak yang aku buat itu bisa diunduh gratis oleh keluarga Indonesia di manapun berada dan kemudian digunakan, baik di rumah maupun di sekolah. (Cerita tentang proses kelahiran Pelangi Nada bisa dibaca di “Pelangi Nada: Behind the Scene“) […]

Tinggalkan komentar Anda

*