Salah satu elemen masyarakat yang potensial dan memiliki kepentingan untuk memanfaatkan blog adalah dosen. Mereka memiliki kemampuan intelektualitas yang memadai sehingga tak ada alasan untuk mengatakan tak bisa (wong ibu-ibu dan anak SMP saja bisa…). Lagi pula, sarana Internet juga tersedia di kampus (nah.. memiliki blog dapat menjadi bukti bahwa sarana Internet itu bukan sekedar aksesori untuk perangkat marketing semata..)
Banyak alasan mengapa para dosen perlu nge-blog. Sebut saja:
Nah… kalau para asisten dosen yang baru lulus kuliah atau dosen-dosen muda yang baru pulang dari S2 & S3-nya mulai menulis blog, dunia blog Indonesia akan makin meriah dan kaya warna. Beragam informasi berkualitas akan makin tersedia untuk masyarakat Indonesia. Setiap jurusan, bahkan sub jurusan dan spesialisasi, menjadi tema-tema blog yang menjadi niche market tersendiri.
Nanti, secara alami akan ketahuan Perguruan Tinggi mana yang dosennya rajin menulis dan berbagi ilmu dengan masyarakat melalui blog. Ayo.. lomba donk Perguruan Tinggi untuk mendorong dosen-dosennya menulis di blog.
Dosen-dosen ber-blog ria? Berani mencoba?
[...] atau WordPress. Mengenai kegiatan blogging ini, aku pernah menuliskannya dengan judul “Para dosen nge-blog lah” yang aku posting ulang di blog ini. Para guru dapat membuat tugas kepada para siswa untuk [...]