Menjadi Juri di Young Chefs Academy Cooking Competition

Rasanya senang mendapatkan kesempatan menjadi juri di acara Young Chefs Academy Cooking Competition yang berlangsung hari Sabtu (25 Oktober 2014).

Undangan permintaan menjadi juri untuk lomba masak itu datang dari mbak Ovi melalui Facebook Page RumahInspirasi beberapa waktu yang lalu.  Aku langsung gugling ke webnya Young Chefs Academy.

Wah kelihatannya seru banget tempat & acaranya. Kebetulan sejak kecil anak-anak di rumah juga suka masuk dapur dan membuat sendiri cemilan mereka. Dari rundown acara lomba memasak yang dikirimkan panitia pun aku membayangkan serunya acara ini.

Young-chefs-academy-cooking-contest***

 

Young Chefs Academy Cooking Competition

Young Chefs Academy Cooking Competition (YCA Cooking Competition) adalah lomba memasak untuk anak-anak siswa YCA tingkat Jr Chefs (usia 7-12 tahun).

Dalam Cooking Competition ini, para peserta diberi resep dan uang yang mereka pakai untuk berbelanja kebutuhan memasak di Kem Chicks. Setelah berbelanja, mereka kembali ke dapur YCA untuk menyiapkan masakan mereka.

O ya, acara ini berlangsung di daerah Kemang, tepatnya di Gedung Kemang 15, Jl Kemang Raya 15, Jakarta Selatan. Aku menjadi juri lomba ini bersama mas Raka dari Mariza Foods dan mas Agung dari Suara Edukasi.

bersama-juri-young-chefs-academy

Para Juri Young Chefs Academy Cooking Competition

Masakan yang dilombakan dan harus dimasak anak-anak adalah “French Apple Turnovers”. Masakan ini mirip Apple Pie tapi tanpa cinnamon. Dari resep yang diberikan panitia, sepertinya masakan ini memang cukup mudah dikerjakan oleh anak-anak usia 7-12 tahun.

Ada beberapa “kesulitan” yang ada dalam masakan ini yang harus diperhatikan para peserta agar hasil masakan French Apple Turnover yang mereka buat rasanya pas. Anak-anak harus belajar menggunakan common sense mereka untuk menentukan jumlah apel, lemon & puff pastry yang mereka pakai. Di sinilah kepiawaian para peserta diuji untuk mengukur kemampuan mereka menginterpretasi resep masakan yang sudah disediakan.

Sementara menanti para peserta membuat Apple Turnovers, rombongan yang datang bersamaku (Tata, Duta, Ojie, Yanthi) berkeliling mencicipi aneka makanan & ikut aneka booth yang disediakan oleh Young Chefs Academy.

Kesukaan anak-anak tentu cupcake decorating dan di acara ini mereka mereka bisa menghias cupcake dengan tema SuperHero. Selain menghias cupcake, dalam acara ini juga ada face paintings, membungkus permen SuperHero, mewarnai dan photobooth.

Young-Chefs-Academy-Cooking-Competition-2014

face-painting1

 

Selain booth kegiatan, dalam acara ini juga disediakan aneka makanan enak-enak yang disajikan oleh para chef YCA. Bukan hanya enak, penyajian makanannya juga sangat menarik. Yang paling aku suka cara mereka menyajikan sate Gatotkoco, sate yang disajikan dalam wadah seperti es krim dihias dengan gambar Gatotkaca. Boleh ditiru nih idenya!

Kalau Duta suka sekali dengan marshmallow yang dicelup cokelat cair yang mengalir di air mancur coklat. Kebetulan sebelum acara ini beberapa kali Duta sempat minta marshmallow seperti Curious George dalam buku “Pergi Berkemah” tapi belum aku belum sempat membelikannya. Jadi kebayang dong betapa senangnya Duta. Dia ketemu dengan marshmallow yang bisa dicelup cokelat kesukaannya pula!

Young Chefs Academy Open Day***

Proses Penjurian 

Proses memasak dalam Cooking Competition ini berjalan sekitar 1.5 jam. Saat French Apple Turnover yang dimasak selesai, bau harum pun mulai menyebar ke seluruh ruang. Para peserta juga beres-beres meja usai memasak.

Itu berarti waktuku bekerja dan saat penjurian tiba. Tidak sabar rasanya mencicipi masakan para peserta.

Begitu waktunya penjurian, kami, para juri mulai berkeliling untuk mencicipi dan menilai masakan. Kami mencari grup yang masakannya paling enak, tampilan kuenya paling menarik, mejanya paling bersih & pengetahuannya paling baik. Rasanya seperti menjadi juri junior Masterchef, karena penilaian bukan hanya dari hasil akhir kue mereka, tapi juga dari kemampuan mereka menyajikan masakan & cara mereka bercerita.

Menarik melihat aneka hasil akhir dan presentasi French Apple Turnover yang dilakukan para peserta.

Ada yang hasil masakannya kecuuut tapi tertolong oleh pasta cokelat yang menjadi hiasan kue. Ada yang rasanya pas tapi pastrynya agak terlalu tebal. Ada juga yang rasanya pas, penyajiannya juga ok.

Setiap kali aku menilai, aku selalu meminta mereka untuk ikut mencicipi dan “menilai sendiri” bagaimana rasanya. Ada yang rasanya kecut tapi waktu aku tanya “Gimana menurut kalian? Sudah pas rasa kecutnya?” jawabnya “Ini enak sekali. Pas tidak terlalu kecut” … aww.. pinternya usaha meyakinkan juri. hehehe..

Begitulah anak-anak. Mereka menikmati proses belajar, memasak, menyajikan dan sekaligus berkompetisi.

menjadi-juri-cooking-competition

Ketika hasil penilaian mulai dihitung, ternyata ada dua kelompok yang saling bersaing nilai. Nilai masakan mereka sama bagusnya. Tapi karena hasil penilaian tak hanya tentang masakannya, maka ada faktor lain yang harus diperhitungkan, yaitu kemampuan berbelanja bahan masakan. Dalam kompetisi ini, anak-anak dinilai keterampilan berbelanja berdasarkan efisiensi belanjanya (dihitung dari jumlah uang kembalian belanjanya).  Nah, berdasarkan faktor nilai masakan dan efisiensi belanja, ditentukanlah pemenang YCA Cooking Competition.

Senang rasanya melihat anak-anak ini memasak dan berlomba. Aku sendiri penasaran pengen coba mengajak anak-anak di rumah untuk praktek membuat French Apple Turnovers. Nanti kalau sudah berhasil aku unggah resep hasil interpretasi aku di blog deh 😀

***

Tentang Young Chefs Academy

Acara lomba memasak ini diselenggarakan oleh Young Chef Academy. Young Chefs Academy adalah kursus masak berlisensi dari Amerika yang didesain khusus untuk anak usia 3-18 tahun. Setiap bulan mereka punya tema yang berbeda untuk tiap jenis masakan baru yang dipelajari para siswa. Ada 3 jadwal kelas: Kindercooks (3-6th), Junior Class (7-12th) & Senior Class (13th ke atas).

Tempat belajar Young Chefs Academy di Kemang ini menarik dan menyenangkan, interior dapurnya cantik warna-warni. Peralatan yang dipakai anak-anak juga khusus disesuaikan dengan usia mereka sehingga aman dan bisa menumbuhkan kepercayaan diri mereka.

Selain kelas, ada juga fasilitas fieldtrip atau trial class untuk masyarakat umum yang mungkin ingin sekali-sekali mengajak anaknya belajar masak di sini. Di Indonesia, saat ini Young Chefs Academy baru ada di Jl. Kemang Raya No 15. Jakarta. Kalau teman-teman tertarik bisa cek langsung webnya atau facebook pagenya, atau telp langsung ke 021-71794589.

 

Tulisan menarik lainnya

About Lala

Lala suka main musik, main game, main sama anak-anak, bikin-bikin, baca buku, nonton film yang seru, jalan-jalan, internetan dan masak-masak. Salah satu mimpi besarnya adalah menjadikan virtual distance learning bisa dinikmati anak-anak Indonesia sampai ke seluruh plosok tanah air. Lebih lengkap tentang Lala bisa dilihat di sini :D

Komentar

  1. Mba Lala… TERIMA KASIH untuk bantuan dan partisipasinya di acara YCA Indonesia 🙂
    Tahun depan diundang lagi mau ya…

    PS: ijin share di FB page YCA ya mba..

    Cheers,
    Ovi

    • Terima kasih kesempatannya mb Ovi 😀
      Dengan senang hati aku bersedia diundang lagi..
      Silakan kalau mau share, mbak.

Tinggalkan komentar Anda

*