Menabung di Britama Junio

Diantara pelajaran melek-keuangan (financial literacy) yang kami ajarkan kepada anak-anak adalah menabung. Kebutuhan untuk membuatkan tabungan untuk anak-anak itu semakin terasa ketika Yudhis mulai memiliki uang, baik hasil pemberian orang lain maupun dari hasil kerjanya mengajar online.

Setelah survey beberapa produk tabungan, akhirnya pilihan kami jatuh pada Britama Junio. Kebetulan ada Bank BRI dekat rumah. Terus, Bank BRI mengeluarkan produk khusus untuk anak-anak yang diberi nama Britama Junio. Kekhasan tabungan ini adalah buku tabungan dan kartu ATM-nya bergambar karakter yang disukai anak-anak. Ada 3 pilihan karakter yang tersedia untuk Britama Junio, yaitu: Superman, Tweety, dan Tom & Jerry.

***

Syarat untuk membuat tabungan Britama Junio adalah fotocopy Akte Kelahiran anak dan fotocopy Kartu Keluarga. Jika orangtua belum mempunyai tabungan di Bank BRI, maka harus membuka dulu tabungan Britama. Setoran pertama minimum Britama adalah Rp. 500 ribu dan Britama Junio Rp. 200 ribu. Tapi kalau mau membuka Britama Junio, saldo total keduanya minimum Rp. 1 juta (bisa Rp. 800 ribu + Rp200 ribu atau Rp. 500 ribu + 500 ribu).

Sebenarnya, produk Britama Junio ini adalah tabungan yang “menempel” pada tabungan orangtua. Nama yang tertera pada dokumen legalnya adalah “nama orangtua qq nama anak”. Mengapa masih menggunakan nama orangtua, sebab anak yang berusia kurang dari 17 tahun memang dianggap belum cakap hukum sehingga belum bisa melakukan transaksi hukum mengatasnamakan dirinya. Nama di buku tabungan dan cara pengisian setoran tabungannya pun menggunakan “nama orangtua qq nama anak”.Tetapi, kartu ATM-nya bertuliskan nama anak (tanpa nama orangtua).

Fasilitas utama yang bermanfaat dari Britama Junio ini adalah auto transfer dari tabungan orangtua kepada anak. Jadi, kita bisa mengatur agar setiap bulan, pada tanggal tertentu, kita mentransfer secara otomatis dari rekening kita ke rekening anak.

Buatku, fasilitas ini penting untuk memaksa diriku menabung untuk anak-anak. Dengan paksaan ini, aku menutup mata bahwa setiap bulan setiap anak akan mendapatkan tambahan tabungan masing-masing sebesar Rp. 100 ribu. Dengan hitungan sederhana, satu tahun setiap anak akan memiliki tambahan tabungan sebesar Rp. 1.2 juta. Dalam beberapa tahun, akumulasi tabungan itu bisa digunakan untuk membeli komputer atau keperluan-keperluan mereka yang lain.

***

Setelah beberapa kali tertunda, akhirnya pembuatan tabungan Britama Junio itu jadi juga kami buat. Yudhis dan Tata sangat senang melihat buku tabungan dan kartu ATM mereka. Setelah buku tabungannya jadi, aku juga mengajak Yudhis ke Bank BRI untuk menyetor uang ke tabungannya sendiri.

Yudhis belajar mengisi slip tabungan, menyerahkan ke kasir dan kemudian menunggu setorannya diproses. Setelah itu, dia belajar membaca buku tabungannya dan mengecek tabungannya menggunakan kartu ATM-nya.

Dari proses yang sudah berjalan sekitar 2 bulan ini, aku melihat kesadaran dan pengetahuan Yudhis tentang uang semakin bertambah. Dari tabungan ini, dia sudah menekadkan untuk membeli komputer dengan uangnya sendiri.

About Aar

Aar senang membaca, suka menulis, berbahagia saat berbagi dan bermain bersama anak-anak. Minat utama tentang pendidikan, anak, teknologi, spiritualitas, bisnis, dan apa saja yang membuat kehidupan manusia menjadi lebih baik. Buku yang telah diterbitkan "Homeschooling Lompatan Cara Belajar" (Elex Media, 2007), "Warna-warni Homeschooling" (Elex Media, 2008).

Komentar

  1. mas Ar, jadi inget artikel saya tentang “My Money Trip”, http://edukasi.kompasiana.com/2010/09/23/my-money-trip/, jadi anak-anak diajak mengelola keuangan mereka sendiri, tapi kemaren saya menerapkannya ke anak-anak SMA, kalau buat anak sendiri masih model celengan tabungan pake tanah liat itu, Raihan baru belajar ngatur uang saku yang saya kasih tiap hari… pernah sempet pake CIMB Niaga Junior tapi belum bisa jalan, terus balik lagi ke celengan dulu hehe…

    • Iya mbak Lea,
      Saya jg baru menerapkan tabungan ini utk Yudhis yg sudah mulai memiliki uang dan mulai “sadar uang”. Jadi sekalian jadi bahan buat dia utk belajar tentang uang :)

  2. ini ad link good to read tentang ‘financial planning for kids’.. moga manfaat ;-) http://qmfinancial.com/content/blogcategory/23/36/

  3. Aiihhh, tante Mimi blom sempet ‘cerita’ tabungan di kator tate deh Dhis, hehehe.. :razz:

  4. apakah ada asuransinya

  5. Muhiran says:

    Saya senang dengan adanya BRI Britama Junio. Waktu saya jalan2 dg keluarga ada pameran Britama Junio, tdk berpikir ulang saya langsung buka tabungan utk anak. Padahal anak saya masih usia 2,6 th yg pasti belum tau mengenai keuangan.
    Setelah ulang tahun yg ke-3 saya coba ajarkan anak menabung sejak dini dan hasilnya cukup memuaskan. Dia saya ajarkan belajar mengenai hal2 yg menyangkut masalah perbankan. Yg paling anak saya sukai adalah waktu menabung di kasir ” anak saya senang karena keramahan kasir” dia selalu ingin menabung karena tante kasir baik sekali. Slain itu anak saya juga senang sekali menarik uang di ATM. Dia selalu bilang ” kalau Rafi tdk punya uang, Rafi tinggal kasih makan mesin ntar mesinnya ngeluarin uang deh”.
    Saya sangat senang dengan adanya BRI Britama Junio, karena memberikan pelajaran menabung sejak dini. Dan mungkin kita sebagai orang tua sulit utk mengajarkan menabung ke anak2 kita.
    Semoga dengan adanya BRI Britama junio anak2 Indonesia kelak menjadi anak2 yang gemar menabung utk masa depan dan BRI semakin turut andil dalam pelajaran ke anak2 kita selain di Sekolah.

  6. kalau hari pertama nabung berapa?

Tinggalkan komentar Anda

*