Memperlakukan Math sebagai camilan

Belajar Matematika

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk membuat proses belajar menjadi menyenangkan untuk anak-anak. Setiap keluarga pasti punya pengalaman dan kiatnya masing-masing.

Di rumah, salah satu materi belajar Math yang kami pakai adalah IXL Math. Kami memperlakukan IXL Math seperti snack, camilan belajar: belajar dalam jangka waktu pendek (@15-20 menit/hari). Kami menjalaninya dengan nikmat setiap hari, tanpa merasa terbebani untuk mencapai target-target tertentu.

Sudut pandang lain yang kami gunakan adalah memperlakukan proses belajar matematika sebagai permainan (game). Selain game komputer, belajar matematika kami lakukan dengan cara mengobrol dan tanya jawab (tebak-tebakan).

It’s about mindset.

Dengan memperlakukan sebagai camilan dan memandangnya sebagai permainan (game), kami melihat anak-anak menjadi bersemangat belajar.

Untuk menjalankan proses ini, kami melakukan beberapa hal:

a. Membuat kegiatan harian
Belajar matematika dengan IXL Math menjadi salah satu agenda mereka setiap hari. Kami menyerahkan kepada mereka berapa lama waktu mereka belajar. Walaupun hanya mereka lakukan 15-20 menit, yang penting mereka sudah melakukannya. Math ini menjadi salah satu syarat sebelum mereka melakukan kegiatan bebas.

b. Memastikan asistensi
Untuk mencegah anak frustasi karena merasa kesulitan saat belajar, kami memastikan bahwa kami siap membantu mereka. Kami memang tak selalu bersama mereka. Tapi jika mereka bertanya atau meminta bantuan, kami siap datang dan membantu.

c. Belajar bersama
Sesekali, kami menemani mereka dalam proses belajarnya dengan duduk bersama di sebelah mereka. Dalam proses belajar bersama itu, kami berbincang, bertanya, memperluas dan memperdalam pemahaman mereka, serta membantu mereka mencari hubungan antara materi yang sedang dipelajari dengan keseharian. Belajar bersama ini diperlukan untuk mencegah proses “belajar untuk ujian (learn for test)”.

d. Matematika keseharian
Karena salah satu fungsi belajar adalah latihan pengambilan keputusan (decision making), kami menggunakan keseharian sebagai “alat uji” pemahaman matematika mereka. Berapa uang yang harus dibawa untuk membeli telur satu kilo dan kerupuk Rp 5000? Berapa waktu yang kita perlukan untuk menempuh perjalanan ke tempat Eyang Putri kalau kecepatan kita 60 km/jam? Semuanya dilakukan dalam percakapan dan praktek sehari-hari.

Tulisan menarik lainnya

About Aar

Aar senang membaca, suka menulis, berbahagia saat berbagi dan bermain bersama anak-anak. Minat utama tentang pendidikan, anak, teknologi, spiritualitas, bisnis, dan apa saja yang membuat kehidupan manusia menjadi lebih baik. Buku yang telah diterbitkan "Homeschooling Lompatan Cara Belajar" (Elex Media, 2007), "Warna-warni Homeschooling" (Elex Media, 2008).

Komentar

  1. Terima kasih share ttg materi beljar matematikaa yg seperti snack spt ixl math..

    Boleh minta link yang bisa kami akses untuk tetang ixl math, kami sudah googling tapi masih biungung…

Tinggalkan komentar Anda

*

Close