Membuat dan merayakan momen

Sebagai makhluk spiritual, kita adalah pencari makna atas segala realitas fisik yang kita jalani. Seperti pergantian tahun yang bisa kita kenal dengan istilah ulang tahun.

Secara fisik, hari ulang tahun hanya pergantian waktu biasa seperti hari-hari lainnya. Tetapi, kita menjadikannya sebuah hal yang penting dengan cara memaknainya sehingga menjadi peristiwa yang berharga untuk pertumbuhan jiwa dan spiritualitas kita.

Tentang peringatan ulang tahun, aku berhutang budaya ini pada Lala yang terbiasa merayakan ulang tahun. Bukan dengan pesta-pesta, tetapi sebagai momentum acara keluarga yang biasanya berisi doa. Acara tambahannya tergantung kondisi, nasi kuning, tumpeng, makan keluar, atau makan bersama seperti hari-hari biasa. Yang istimewa, ulang tahun adalah momen membangun cinta dan kepedulian.

happy-birthday

Itulah juga yang kami ajarkan kepada anak-anak di ulang tahunku beberapa waktu yang lalu. Tak ada perayaan. Hanya doa di meja makan sambil sarapan. Dan di sore hari Lala membawakan hadiah usai acara keluar yang kemudian dibungkus dengan suka cita oleh Tata dan Duta.

Tak terlalu penting apa hadiahnya, tapi itu adalah momen kepedulian dan cita. Kegembiraan atas hal-hal yang sederhana. Cinta dan perhatian yang diungkapkan, tak hanya dipendam di dalam hati. Itulah perayaan kebersamaan di dalam keluarga.

Terima kasih para cintaku…

happy-birthday2

 

Tulisan menarik lainnya

About Aar

Aar senang membaca, suka menulis, berbahagia saat berbagi dan bermain bersama anak-anak. Minat utama tentang pendidikan, anak, teknologi, spiritualitas, bisnis, dan apa saja yang membuat kehidupan manusia menjadi lebih baik. Buku yang telah diterbitkan "Homeschooling Lompatan Cara Belajar" (Elex Media, 2007), "Warna-warni Homeschooling" (Elex Media, 2008).

Tinggalkan komentar Anda

*

Close