Lapbook Ballet

Lapbook Balet

Tata suka menari. Badannya pasti langsung bergoyang-goyang kalau mendengar musik. Salah satu keinginannya adalah belajar balet, sayangnya tidak ada tempat kursus balet yang cukup dekat dari rumah.

Walau demikian, dia masih suka berkhayal sendiri dan menari-nari kalau mendengar musik.

Beberapa hari yang lalu tiba-tiba Tata ingin mengetahui tentang bagaimana balet itu dimulai, kenapa penari balet harus menggunakan sepatu & baju khusus dan sebagainya dan sebagainya.

Tata dan Balet

Jadilah kami lalu berburu aneka materi tentang balet dan menjadikannya lapbook. Sebagian besar materinya kami dapat dari situs HomeschoolShare. Lapbooknya sendiri berisi sedikit sejarah tentang balet, apa itu balet, istilah dalam balet, pakaian khusus balet dan sebagainya.

Berikut presentasi Tata dengan lapbook baletnya 🙂

Tulisan menarik lainnya

About Lala

Lala suka main musik, main game, main sama anak-anak, bikin-bikin, baca buku, nonton film yang seru, jalan-jalan, internetan dan masak-masak. Salah satu mimpi besarnya adalah menjadikan virtual distance learning bisa dinikmati anak-anak Indonesia sampai ke seluruh plosok tanah air. Lebih lengkap tentang Lala bisa dilihat di sini :D

Komentar

  1. Pujianti says:

    dibiasakan bicara in English di rumah ya Pak? 🙂

    • Sebenarnya tidak ada program khusus bicara bahasa Inggris di rumah. Tapi Tata memang senang ngomong dan cerita berbahasa Inggris. 🙂

  2. Keren Tata ^_* 😎

  3. Tata, terima kasih sudah menginspirasi Aruna, dia mau bikin juga seperti Tata:) . Beberapa waktu yang lalu Aruna memulai project semacam ini juga tetapi untuk circle journalnya bersama teman-temannya. Mungkin bisa dicoba bersama teman2 Tata di Klub Oase 🙂

  4. yak!
    anak punya delapan kecerdasan 😉

  5. Aruna memilih topik, solar system, kemudian dia mulai dengan informasi dan gambar2 tentang matahari, juga ttg gerhana matahari, lalu diberikan ke temannya yang akan meneruskan tentang merkurius, dst. Lalu Aruna meneruskan jurnal teman lainnya yang memilih topik spring, dia menulis tentang phenology karena sedang ikut project bud burst, bagian dari national phenology project:) Setelah itu dia meneruskan dari teman berikutnya yang memilih project British War, dst, dst.
    Intinya jurnal Aruna akan diisi oleh teman lainnya sampai buku itu kembali ke dia, dan dia belajar tentang hal lain yang menjadi minat teman lainnya.

    Kalau yang sejenis lapbooking ini dia pernah bikin tentang beberapa burung dan tanaman yang ada di Inggris. Tapi belum pernah buat untuk presentasi 🙂

    • waaah… itu ide bagus sekali. Bentuk jurnalnya seperti apa ya mbak Ira? Apa buku biasa (notebook) yang kemudian diisi macam2 oleh anak, atau berupa lapbook kosong berkantong yang diisi aneka informasi oleh teman2nya?

      Rasanya jadi pengen bikin begitu di KlubOase 🙂

  6. Walah kalau bentuknya jurnalnya yang kami punya sederhana sekali, mbak. Kami saat ini memakai buku biasa. Tetapi ada yang pakai binder supaya kalau ada tanaman yang ditempel dan pakai amplop yang ditempel2 dan menonjol bisa menyesuaikan, atau ada yang pakai scrapbook biasa.

    Yang penting adalah menentukan circlenya siapa saja dan cara pemberian jurnalnya. Kami menghindari penggunaan pos karena mahal :), makanya kalau ketemuan orangnya pas maen di group langsung saja diberikan dan ini tiap 2 minggu sekali :). Kalau circlenya solid, jumlahnya tidak terlalu besar, lebih nyaman.

    • Kebetulan sekali KlubOase kumpul sekitar 2 minggu sekali. Ini betul2 ide bagus mbak. Terima kasih banyak. Nanti aku coba share k temen2 😛

    • Keren banget nih Lala….kami belum pernah bikin begini mbak.
      Anak-anak masih suka format mading, tp jd susah nyimpennya ya.

      Kayaknya mending yg begini ya,makasih ya mbak lala share-nya

      Mbak Ira, salam kenal…ikutan baca komennya mbak Ira, jadi pengen nyoba buat anak-anak, terimakasih juga ya mbak Ira…

  7. Belajar balet disini aja , min usia 3 thn dan banyak cabangnya, jd tempat bisadi sesuikan dengan rumah http://www.genecela.com

  8. hai tata salam kenal saya sovi 👿

Trackbacks

  1. […] dan Tata kami biasakan untuk membuat project dan mempresentasikannya. Pelajaran dari kami baru masuk ketika mereka selesai bercerita/presentasi. Fakta-fakta yang […]

Tinggalkan komentar Anda

*

Close