Komunitas Homeschooling

Di manakah komunitas homeschooling yang ada di kota/daerah saya? Pertanyaan ini termasuk yang cukup sering ditanyakan oleh orangtua yang ingin menjalani homeschooling.

 

Mengapa? Karena orangtua yang ingin menjalani homeschooling ingin mencari teman seiring agar tidak merasa sendirian.

Sayangnya pertanyaan tentang komunitas homeschooling di sebuah kota tertentu tidak mudah dijawab. Ada beberapa kemungkinan penyebab mengapa pertanyaan tentang komunitas homeschooling itu tidak terjawab.

Banyak hal yang mungkin terjadi.

Pertama, jika pertanyaan itu Anda ajukan secara online ke grup homescholing online, maka itu sangat tergantung tingkat keaktifan para anggota karena semuanya dilakukan atas dasar kerelaan (voluntary). Semakin aktif para anggota di grup, semakin besar manfaat yang diperoleh para anggota milis. Semakin pasif anggota, semakin minimal manfaat bagi para anggota. Jadi, ketiadaan jawaban bisa terjadi karena para anggota sedang memiliki kesibukan lain atau para anggota tidak memiliki informasi tentang hal yang ditanyakan.

Kedua, informasi mengenai komunitas homeschooling di sebuah daerah tidak ada kemungkinan karena memang belum ada Komunitas homeschooling di daerah tersebut. Homeschooling memang masih minoritas dan rintisan di negeri ini. Jadi, ketiadaan sistem pendukung (seperti halnya komunitas) adalah bagian dari resiko yang perlu Anda masukkan dalam pertimbangan saat memilih homeschooling.

Mencari Komunitas Homeschooling

Bagaimana jika tidak ada jawaban dari para anggota milis ttg Komunitas HS di sebuah daerah tertentu?

Untuk memastikan, Anda dapat melakukan googling sendiri dengan kata kunci “homeschooling xyz”, ganti xyz dengan nama daerah Anda. Jika memang tidak ada, kemungkinan memang belum ada komunitas di daerah tersebut atau keberadaan komunitas HS di daerah tersebut belum ada yang menuliskannya di Internet.

Jika memang tidak ada, lalu bagaimana?

Ada beberapa pilihan yang dapat Anda buat, tergantung fungsi dari komunitas yang Anda harapkan.

1. Fungsi informasi

Jika Anda membutuhkan komunitas untuk keperluan mencari informasi, maka sebenarnya kebutuhan itu bisa digantikan/substitusi dengan keberadaan Internet dan komunitas online. Selain mencari referensi dari buku-buku homeschooling yang sudah mulai banyak diterbitkan, Anda dapat mencari informasi di Internet yang secara teknis jumlahnya tak terbatas. Kuncinya adalah melakukan pilihan keyword yang tepat saat melakukan googling.

Carilah grup homeschooling online seperti: Indonesia Homeschoolers, Indonesia Homeschooling Network, Rumah Inspirasi, dan lain-lain. Juga, carilah grup Whatsapp atau Telegram yang berkaitan dengan homeschooling dan parenting. Tanyakan informasinya pada teman Anda yang menjalani homeschooling atau aktif belajar parenting.

2. Fungsi legalitas & dukungan belajar

Jika Anda membutuhkan komunitas untuk memberikan legalitas, Anda dapat mendaftar pada PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) di daerah Anda. Yang penting terdaftar, legal dan bisa mengikuti ujian ketika dibutuhkan. Demikian pun, banyak komunitas yang menyediakan layanan belajar jarak jauh dengan proses belajar mandiri, tanpa harus ada kehadiran fisik di komunitas.

3. Fungsi sosialisasi

Untuk sosialisasi, Anda tidak harus tergantung pada komunitas homeschooling. Anda dapat menggunakan sarana apapun yg ada di sekitar Anda. Kelompok pengajian, sekolah minggu, kelompok meditasi, karangtaruna, kelompok les, klub kegiatan, dan sebagainya. Manfaatkan apa yang ada di lingkungan Anda. Jangan sampai ketiadaan komunitas homeschooling menjadi penghalang bagi Anda.

4. Kenyamanan psikologis

Jika Anda membutuhkan komunitas untuk berbagi, membangun kebersamaan dan kenyamanan, ini memang yg agak sulit tergantikan. Jika memang di daerah/kota Anda tak ada, Anda dapat sesekali bermain dan bertemu dengan teman2 yang ada di kota yang berdekatan dengan Anda.

Dan karena homeschooling itu adalah rintisan, sesungguhnya kita tak bisa menggantungkan diri kepada pihak lain. Jika kita memang suka dengan gagasan homeschooling, kita harus mencari solusi untuk mengantisipasi masalah-masalah yang mungkin muncul di lapangan.

Yang ideal adalah Anda mulai berinteraksi dengan teman2 Anda, membuat rintisan2 komunitas, diawali dari yang bersifat informal. Diawali dari satu langkah yang diayunkan, bisa jadi kemudian bentangan jalan ribuan kilometerd dapat dijalani. Tetapi, satu meter langkah tak pernah dapat dilalui kalau langkah pertama tak pernah dipijakkan.

Untuk rintisan ini, kita bisa belajar dari teman2 di Salatiga dan Semarang yang saat ini sedang merintis komunitas homeschooling.

Mudah-mudahan posting ini bermanfaat.

Ingat! Homeschooling adalah pendidikan berbasis keluarga. Jadi Komunitas Homeschooling adalah kumpulan dari PRAKTISI homeschooling yang berkegiatan bersama. Komunitas Homeschooling bukan sebuah LEMBAGA KOMERSIAL yang memberi nama lembaganya dengan Homeschooling XYZ. Jika ingin mengetahui lebih lanjut tentang pengertian homeschooling & komunitas homeschooling silakan mendengarkan Podcast tentang Komunitas Homeschooling berikut ini:

Tulisan menarik lainnya

About Aar

Aar senang membaca, suka menulis, berbahagia saat berbagi dan bermain bersama anak-anak. Minat utama tentang pendidikan, anak, teknologi, spiritualitas, bisnis, dan apa saja yang membuat kehidupan manusia menjadi lebih baik. Buku yang telah diterbitkan "Homeschooling Lompatan Cara Belajar" (Elex Media, 2007), "Warna-warni Homeschooling" (Elex Media, 2008).

Komentar

  1. ni made desi h says:

    untuk yang mencari komunitas didepok kami ada dengan nama homeschooling anaksepesial di tanah baru beji depok…yuk bergabung…sama-sama kita belajar…..

  2. ternyata sudah banyak loh mas komunitas HS di indonesia yg tersebar d ber bagai kota. di blog sy Exploring Homeschooling (wxw.rumah-pembelajar.blogspot.com) sy menghimpun beberapa komunitas. silahkan cek ya buat informasi tambahan rumah inspirasi. sy langganan main ke sini loh, nice blog n so inspiring 😉

  3. CheeqaRahmat says:

    Mbak Lala…uda ada komunitas online untuk anak-anaknya belum? Biar bisa ketemuan via skype tiap hari apa… gitu…

  4. ada infoka untuk komunitas home schooling daerah ciledug, kreo ? anak saya tahun dpn masuk SD dan saya sedang cari2 info tentang homeschooling kl bisa bantu mhn info ke saya bunda2, ayah2 🙂 ke mail[at]udet.web.id makasih

  5. Saya tertarik untuk memulai home schooling u anak saya. Kami di Kudus- Jawa Tengah
    Bagaimana ya sebaiknya? krn di sini blm ada

    • HS bisa dijalankan secara mandiri mbak Ezra, tak harus bergabung dengan komunitas tertentu. Yang penting adalah kesiapan orangtua.

  6. Bagaimana cara ikut join?

  7. Saya mau pindah makassar.browsing sana sini mkg komunitas HS disana blm ada.mis saya tetap memakai HS u belajar anak saya disana.apa yg harus saya persiapkan? Materi pelajaran bs sy dptkan dari mana? Smp kls 7 dan sd kls 5. Apakah di HS ada ujian mid dan semesteran.mengingat nilai dari kls 1(untuk yg sma) dipakai u masuk universitas.mohon dibantu.terima kasih sebelum dan sesudahnya

    • Anna Ishak says:

      Saya baru pindah ke Makassar juga. Tapi anak saya umur 6 dan 2. Kalau ada keluarga homeschooling kita bisa saling kenalan untuk membentuk komunitas. Cheers 🙂

      • Salam kenal mbak diana dan mbak Anna…
        Saya HS dengan dua anak dgn domilisi Makassar. Disini saya sudah bersilaturahmi dengan 3 keluarga HS lainnya. Belum ada aktifitas rutin sih, baru sekedar berhubungan via FB dan WA. Silahkan kalau mau saling berkenalan dan bergabung mbak… kontak saya di nailiamalia@gmail.com atau tinggalkan komen di blog saya http://naya.web.id

  8. ADA YG BISA INFO HOMESCHOOLING DI MAKASSAR ?

    • @Lusiana: yang dicari apa mbak?

      • Apakah ada informasi HS setingkat SMA di Makassar? Ada nomor kontak yang bisa saya peroleh? Terimakasih.

        • HS itu pendidikan di rumah masing-masing mbak, bukan lembaga seperti sekolah. Di Indonesia ini banyak salah kaprah karena banyak lembaga2 bimbel atau sekolah yang melabeli diri sebagai homeschooling

  9. Yanti Moza says:

    Salam Kenal Pak Aar ,Anak Saya (Aimee) umur 7thn (SD kelas II) baru akan memulai program homeschooling ,saya butuh info dimana anak-anak homeschooling wilayah Denpasar-Bali bs mengikuti Ujian Kenaikan Kelas layaknya public school & bgmna caranya utk mndapatkan materi ujian tsb yg bs dipelajari oleh anak. Saya tnggu info pentingnya pak ,Terima Kasih sblmnya

    • Anak homeschooling ujiannya bukan di sekolah. Sebagian besar ujiannya melalui PKBM untuk Ijazah Paket A (setara SD), Paket B (setara SMP), dan Paket C (setara SMA).

      • Linda Sari Panggabean says:

        Salam kenal juga Pak Aar,
        Saya ada pertanyaan untuk ujian nasional anak home-school ini. Saat ini anak saya kelas 6 SD:
        1. Apakah UN masih akan ada di tahun 2017?
        2. Apakah untuk ikut UN harus melalui PKBM atau ada cara lain
        3. Apakah untuk ikut UN lewat PKBM harus membayar seolah-olah kita adalah murid didikan PKBM tersebut?
        Terima kasih untuk jawabannya, Pak.
        Salam,
        Linda

        • Kita masih menunggu Juknis untuk ujian tahun depan:
          1. Kemungkinan ujian di tingkat satuan pendidikan (PKBM)
          2. Ujian Kesetaraan dilakukan melalui PKBM
          3. Pendaftaran ujian dilakukan pada Agustus yg lalu dan membayar/gratis sesuai aturan PKBM. Saya tidak tahu apakah sekarang masih bisa mendaftar untuk ujian tahun 2017.

  10. tsurayaumil says:

    Ada homeschooling di makassar nggak? Saya lagi cari buat adik saya, tadinya mau hs nya kak seto, tp trnyata d makassar nggak ada ya :’)

  11. Fitriani Tamara says:

    home schooling di depok di beji barusaja saya ikuti kajian nya di tanah baru…belajr parenting dri kisah muhammad al fatih..ada kah HSM jakarta ? mohon info ya…

Tinggalkan komentar Anda

*

Close