Kegiatan Belajar Dadakan

membacaKemarin, Tata belajar bahasa Inggris dengan mencoba mengerjakan buku soal. Aku biarkan saja dia memilih yang dia inginkan. Ternyata dia memilih mengerjakan soal bahasa Inggris kelas 2. Aku baru mengetahui ketika dia bertanya apa artinya “skirt”.

Karena pertanyaan-pertanyaan di buku soal itu adalah mengenai arti kata, tiba-tiba Tata mengeluarkan ide, “Aku mau pakai kamus saja, ah…”

Wah, aku terkejut juga mendengar ide dan inisiatif Tata. Aku memang pernah mengajarkan kepada Tata dan Yudhis mengenai ‘latihan menggunakan kamus’. Tetapi itu sudah beberapa bulan yang lalu. Aku tak mengira Tata masih mengingatnya.

Aku kemudian mendampingi Tata mencari kata di kamus dan mengajarkannya kembali cara menggunakan kamus. Tata masih tertatih-tatih sih (maklum, umurnya baru 6.5 5.5tahun). Tetapi semangatnya luar biasa.

Yang membuat aku lebih terkejut, setelah mengerjakan buku soalnya Tata minta belajar kamus. Dia minta diberi soal untuk dicari di kamus. Jadilah aku kemudian memberikan lima soal untuk dicari di kamus.

“Kalau kamu bisa mencari arti lima kata ini di kamus, kamu dapat satu poin, Ta,” kataku kepada Tata untuk mengapresiasi inisiatifnya.

Yudhis pun kemudian jadi tertarik juga untuk belajar kamus. Dia minta diberi soal untuk dicari artinya di kamus. Aku berikan 20 soal, dengan cepat dia selesaikan mandiri tanpa bantuan. Bahagia rasanya melihat benih proses belajar mandiri mulai terlihat tumbuh.

**

Ketrampilan menggunakan kamus adalah salah satu bekal belajar mandiri. Dengan ketrampilan menggunakan kamus, anak semakin berkurang ketergantungannya kepada orangtua. Dan dia membuka cakrawala belajar yang luas untuk dirinya sendiri.

Selain kamus, banyak ketrampilan-ketrampilan belajar lain yang diperlukan untuk belajar mandiri, antara lain: ketrampilan bertanya, membaca/mencari informasi dalam bacaan, menggunakan ensiklopedia, memakai komputer, menggunakan kalkulator, menggunakan mesin pencari di Internet, dan lainnya.

Belajar mandiri bukan perihal menguasai materi yang dipelajari (content). Belajar mandiri adalah perihal membangun budaya belajar (culture) dan ketrampilan belajar (learning skills).

Tulisan menarik lainnya

About Aar

Aar senang membaca, suka menulis, berbahagia saat berbagi dan bermain bersama anak-anak. Minat utama tentang pendidikan, anak, teknologi, spiritualitas, bisnis, dan apa saja yang membuat kehidupan manusia menjadi lebih baik. Buku yang telah diterbitkan "Homeschooling Lompatan Cara Belajar" (Elex Media, 2007), "Warna-warni Homeschooling" (Elex Media, 2008).

Komentar

  1. endah subekti says:

    anakku umur 3 th,aktifitas apa yg dapat membuatnya mandiri agar tidak terus-menerus minta ditemani? 😐

    • Jenis kegiatannya bisa apa saja. Yg utama adl membangun kenyamanan psikologisnya bhw kegiatan yg dilakukannya memang menyenangkan dan dia tdk merasa insecure krn akan ditinggal pergi.

Tinggalkan komentar Anda

*