Jelajah Malioboro bersama Jaladwara #TourDeTalent #OaseBackpackerFamily – 4

Wisata Malioboro bukan hanya perihal belanja dan makan-makan di sepanjang jalan yang sangat terkenal di Yogyakarta ini. Wisata Malioboro juga bukan hanya membeli batik di Pasar Beringharjo yang terletak di jalan ini.

Banyak sejarah yang menarik di Malioboro yang bisa menjadi kegiatan wisata budaya yang menyenangkan bagi anak-anak. Itulah diantara kegiatan anak-anak yang ikut #TourDeTalent #OaseBackpackerFamily setelah menyelesaikan kegiatan di Ndalem Tomat.

Kegiatan Jelajah Malioboro ini diselenggarakan pada Minggu (20 September 2015) bersama Jaladwara, sebuah kelompok yang mendedikasikan diri pada kegiatan wisata sejarah/arkeologi dengan tema “Buka Mata Kenali Nusantara”.

***

Bangun Subuh Tanpa Drama

Untuk mengikuti kegiatan Jelajah Malioboro ini, anak-anak sudah disiapkan bahwa mereka harus sudah berangkat meninggalkan Ndalem Tomat pukul 05.30. Itu berarti, anak-anak harus sudah siap sejak Subuh untuk bangun, mandi, sarapan, sekaligus packing karena usai kegiatan di Malioboro, perjalanan harus dilanjutkan lagi ke Temanggung.

Proses persiapan itu saja sudah memiliki potensi “drama” karena anak-anak tidur cukup larut usai berkegiatan di Ndalem Tomat. Tapi ternyata semuanya berjalan mulus. Anak-anak bisa bangun satu-persatu tanpa merengek. Mereka antri mandi, sarapan dan kemudian bersiap-siap berangkat. Para orangtua dengan telaten membantu anak-anak sambil berkemas dan beberes rumah mbak Ira yang akan ditinggalkan.

Minggu. 22 September 2015. Rombongan dari Ndalem Tomat dibagi menjadi 3 kelompok. Satu rombongan besar menuju Malioboro, satu rombongan lain menuju Joglo Ndeso, Muntilan, dan satu rombongan tinggal untuk membantu mbak Ira beberes rumah. Walaupun mbak Ira sudah merelakan diri untuk beberes, tapi satu tim tetap tinggal untuk menunjukkan itikad baik bahwa kami tak hanya sekedar bertamu dan merepotkan tuan rumah. Walaupun kedatangan kami pasti merepotkan tuan rumah, kami ingin menunjukkan itikad baik dengan membantu proses beberes.

***

JelajahMalioboro

Menyusuri Sejarah Malioboro

Di Malioboro, kami berkumpul di Musium Benteng Vredeburg. Di sana sudah siap mbak Melly (Armely Meiviana), mbak Inu (K.W.A Wardani) beserta tim Jaladwara. Anak-anak kemudian dibagi menjadi 4 kelompok dan mendapatkan briefing tentang kegiatan yang akan dilakukan.

Inti dari kegiatan Jelajah Malioboro adalah mencari jejak dan harta karun berdasarkan peta petunjuk dan “clue” yang diberikan. Anak-anak harus mencari lokasi atau ikon bersejarah yang diberikan (yang sudah bercampur dengan bangunan komersial di sepanjang Malioboro) dan namanya.

Dalam proses Jelajah Malioboro ini, anak-anak tidak boleh bertanya atau minta bantuan pada orangtua atau pendampingnya. Tetapi mereka boleh bertanya kepada orang-orang yang ada di sepanjang jalan Malioboro yang mereka jelajahi.

Proses Jelajah Malioboro ini sangat seru. Anak-anak berdiskusi dalam kelompok, melakukan pengamatan, menjelajah Malioboro sambil sesekali bertanya abang becak, tukang parkir atau orang yang mereka temui. Anak-anak juga diminta melakukan percobaan, misalnya: mencoba memencet lampu untuk menyeberang jalan sambil menguji apakah pengendara mobil/motor akan berhenti. Perjalanan sekitar 500 meter sepanjang Malioboro yang lumayan jauh tak terasa melelahkan.

Sampai di ujung Malioboro, kami kembali ke Musium Benteng Vredeburg. Mbak Melly dan tim Jaladwara kemudian memimping proses diskusi dan sharing tentang pengalaman yang baru mereka jalani. Mereka bercerita dan mengobrol tentang sejarah Malioboro dan sekitarnya. Kegiatan selesai sekitar pukul 12.00.

JelajahMalioboro1

Selengkapnya:

  1. Belajar Melalui Travelling #OaseBackpackerFamily #TourDeTalent
  2. Berguru kepada mas Ilik SAs di JRU Semarang
  3. Berguru Pangan Lokal di Ndalem Tomat
  4. Jelajah Malioboro bersama Jaladwara #TourDeTalent #OaseBackpackerFamily
  5. Desa adalah Masa Depan Kita #TourDeTalent #OaseBackpackeFamily
  6. Video Dokumentasi #TourDeTalent oleh Tata
  7. Video Dokumentasi #TourDeTalent oleh Yudhis

Tulisan menarik lainnya

About Aar

Aar senang membaca, suka menulis, berbahagia saat berbagi dan bermain bersama anak-anak. Minat utama tentang pendidikan, anak, teknologi, spiritualitas, bisnis, dan apa saja yang membuat kehidupan manusia menjadi lebih baik. Buku yang telah diterbitkan "Homeschooling Lompatan Cara Belajar" (Elex Media, 2007), "Warna-warni Homeschooling" (Elex Media, 2008).

Tinggalkan komentar Anda

*