Homeschooling atau Sekolah adalah Pilihan yang Sah

Memilih pendidikan yang tepat untuk anak adalah tantangan besar untuk setiap orangtua. Setiap orangtua punya visi dan mimpi tentang pendidikan yang ideal untuk anak-anaknya. Ketika visi dan mimpi itu beradu dengan dunia nyata, muncullah pilihan-pilihan.

Di dalam setiap pilihan, pasti ada kelebihan dan kekurangan, pros dan cons. Tidak mungkin pilihan itu isinya bagus semua karena kalau bagus semua, berarti tidak perlu memilih. Dalam alternatif pilihan pendidikan untuk anak, salah satu yang mulai sering muncul saat ini adalah homeschooling atau biasa disebut juga home education, pendidikan berbasis rumah.

***

Apa sih homeschooling?

Homeschooling adalah model pendidikan di mana orangtua memilih untuk bertanggung jawab sendiri atas pendidikan anak-anaknya. Jadi, ciri utamanya adalah keterlibatan aktif keluarga dalam penyelenggaraan pendidikan.

Prosesnya bisa diselenggarakan sendiri atau menggunakan infrastruktur yang ada di masyarakat, misalnya: kursus, klub, bimbel, guru privat. Yang penting, esensi yang harus ada: keluarga sebagai pengambil keputusan utama, tidak hanya menitipkan anak pada lembaga tertentu.

Persamaan Homeschooling dan Sekolah

Persamaan homeschooling dan sekolah antara lain adalah:
* sama-sama alat untuk meraih tujuan pendidikan
* eksistensinya diakui oleh negara. Sekolah adalah jalur pendidikan formal, homeschooling adalah jalur pendidikan informal.

Perbedaan Homeschooling dan Sekolah

Walaupun sama-sama merupakan alat untuk mencapai tujuan pendidikan, homeschooling dan sekolah memiliki perbedaan, diantaranya:
* menitipkan pada lembaga & profesional (sekolah) vs. keluarga bertanggungjawab (homeschooling)
* standardized (satu standar berlaku utk semua) vs. customized (model disesuaikan per keluarga)
* diatur secara terpusat oleh pemerintah vs. terdistribusi di keluarga
* berbentuk lembaga  vs. keluarga/bukan lembaga

***

Jika Anda adalah orangtua dan tertarik dengan homeschooling, maka tugas besar Anda adalah belajar mengenai homeschooling. Gagasan homeschooling itu harus diketahui lebih dahulu sebelum Anda memutuskan apakah memilih homeschooling atau mengirim anak ke sekolah.

Kalau tidak, maka kemungkinan besar Anda akan terjebak dengan bentuk homeschooling yang memindahkan sekolah ke rumah. Sebab, sekolah adalah satu-satunya model pendidikan yang kita kenal. Padahal, model pendidikan tak hanya sekolah. Padahal, memindahkan model sekolah ke rumah -walaupun boleh saja dilakukan- merupakan bentuk homeschooling yang paling sulit dilakukan.

Rumah berbeda dengan sekolah, baik dalam hal sarana fisik maupun cara kerjanya. Memaksa rumah untuk menjadi seperti sekolah dan membuat orangtua menjadi guru seperti di sekolah adalah sebuah hal yang nyaris mustahil dilakukan. Oleh karena itu, bentuk bentuk homeschooling itu biasanya berbeda dengan sekolah.

Sebagai referensi tambahan, Anda dapat membaca beberapa artikel berikut ini:

Apa itu Homeschooling
* Perbandingan school, homeschool, dan flexi-school
* Kurikulum Homeschooling

 

Anda juga bisa membaca referensi lain di:
Kumpulan Artikel Homeschooling
* Jawaban atas 7 Pertanyaan Dasar tentang Homeschooling

Tulisan menarik lainnya

About Aar

Aar senang membaca, suka menulis, berbahagia saat berbagi dan bermain bersama anak-anak. Minat utama tentang pendidikan, anak, teknologi, spiritualitas, bisnis, dan apa saja yang membuat kehidupan manusia menjadi lebih baik. Buku yang telah diterbitkan "Homeschooling Lompatan Cara Belajar" (Elex Media, 2007), "Warna-warni Homeschooling" (Elex Media, 2008).

Komentar

  1. apakah ada training khusus yang diberikan kpd orangtua sebagai “senjata” untuk meng-homeschooling-kan anaknya ?

    • Kami biasanya mengadakan webinar (seminar online) 1-2 kali per tahun. Untuk mendapatkan update informasinya, silakan berlangganan Newsletter Rumah Inspirasi karena kami akan kabarkan beritanya melalui newsletter.

Trackbacks

  1. […] mencari di internet sebuah bentuk pendidikan yang lebih mengedepankan ilmu dibanding nilai yaitu home schooling. Akhir kata, semoga dengan ditandainya 2 Mei sebagai Hari Pendidikan Nasional maka bangsa Indonesia […]

Tinggalkan komentar Anda

*