Galeri Virtual Tata yang baru

Salah satu komitmen kami untuk Tata di tahun 2014 adalah lebih memberikan perhatian dan memfasilitas proses kegiatannya. Untuk mewujudkan komitmen itu, di awal tahun ini Lala meluangkan waktu untuk merombak blog milik Tata: Dunia Tata.

Lala mendesain blog Dunita Tata menjadi galeri karya dengan membuat sebuah template menggunakan karya-karya Tata. Dalam proses desain ulang blog ini, Tata terlibat aktif mulai dari pemilihan gambar, font, tulisan, dan ornamen lain template blognya.

Alhasil, jadilah blog Dunia Tata yang baru, menjadi tempat Tata mengumpulkan portofolio karya dan menuliskan cerita-ceritanya.

Tata sangat bahagia melihat blog barunya. Bukan hanya karena dia merasa blognya keren, tetapi juga karena dia terlibat dalam proses pembuatannya.

Harapan kami, mudah-mudahan desain baru Dunia Tata dapat membuat Tata lebih bersemangat berkarya dan mengisi blognya.

duniatata-01

***

Setiap keluarga memiliki “style” dalam proses mendampingi dan memunculkan potensi-potensi anak. Berikut ini beberapa prinsip pendampingan yang kami lakukan untuk anaka-anak:

a. Dimulai dari yang disukai dan alami

Kegiatan yang dilakukan anak harus bersifat alami, bukan kehendak orangtua. Kegiatan itu disukai anak dan dia melakukannya dengan sukarela, bahkan dengan sukacita tanpa harus diperintah dan diingatkan orangtua.

Dalam konteks Tata, kesenangan Tata adalah menggambar dan “bikin-bikin” (craft). Jadi, kegiatan itu yang menjadi salah satu fokus dalam proses pendampingan Tata.

b. Kontinu dan konsistensi

Anak-anak sedang bertumbuh. Mereka memiliki rentang fokus yang masih pendek, konsistensi yang rendah. Itu adalah hal yang alami pada anak, yang semestinya tak perlu membuat orangtua marah-marah dan menyalahkan anak.

Yang dibutuhkan adalah proses mendukung, memfasilitasi dan mengingatkan anak untuk terus mengasah dan melakukan hal yang disukainya. Practice makes perfect, kualitas menyusul. Yang penting anak melakukan dan bahagia saat melakukannya.

c. Apresiasi dan feedback

Saat anak masih kecil, mereka membutuhkan konfirmasi dari orangtua dan orang dewasa yang ada di lingkungannya. Kalau apa yang mereka lakukan diperhatikan dan disukai orangtua, mereka merasa bahwa hal yang dilakukannya penting. Sebaliknya, kalau yang mereka lakukan dibiarkan, ditanggapi dengan basa-basi, atau terus dikritik, anak akan merasa bahwa yang dilakukannya tak berharga atau dia merasa tidak kompeten.

Kepercayaan diri menjadi booster yang menyemangati anak. Pada saat bersamaan dengan apresiasi, kita bisa memberikan masukan untuk meningkatkan kualitas karya anak.

d. Fasilitasi untuk meningkatkan semangat dan kualitas

Saat anak-anak bersungguh-sungguh dengan hal yang menjadi minatnya, salah satu tugas kita adalah memfasilitasinya. Fasilitas itu bisa berupa alat belajar, perhatian, dokumentasi, dan pelatihan eksternal.

Untuk Tata, kami sediakan kertas dan alat tulis yang melimpah. Kami juga memfasilitasi dengan mencarikan Apps untuk menggambar (Adobe Ideas) untuk proses Tata menggambar. Selain itu, kami sertakan Tata pada “kursus menggambar” online di kelas Mark Kistler untuk mengasah keterampilannya. Dan satu lagi, fasilitas yang kami berikan adalah blog tempat Tata mengumpulkan hasil karyanya.

e. Satu titik dalam satu waktu

Saat meningkatkan kemampuan dan kualitas anak, kami berusaha untuk berfokus pada satu hal yang ingin diperbaiki/ditingkatkan. Kami berusaha tidak memberikan feedback pada banyak area karena itu bisa membuat anak merasa terlalu berat. Jadi, perbaikan itu harus terjangkau dan sekaligus menantang bagi anak.

Dalam konteks Tata, proses blogging di Dunia Tata yang dilakukannya saat ini berlangsung alami. Tata menulis dan melakukan posting apapun yang diinginkannya. Kami tak ikut campur. Kami hanya berfokus pada “drawing skills” Tata sehingga proses menulis Tata masih kami biarkan berantakan dan apa-adanya. Nanti kalau sudah waktunya, secara perlahan kami akan memberikan masukan untuk memperbaiki “writing skills”-nya.

f. Membangun spiral positif

Proses ini berlangsung terus-menerus, sedikit demi sedikit. Prinsip-prinsip pendampingan itu terus dilakukan dan diulang-ulang. Prosesnya berlangsung perlahan dan bertahun-tahun. Oleh karena itu, kesabaran kita sebagai orangtua sangat berperan penting dalam proses ini.

Proses pendampingan anak adalah ibarat membangun spiral positif, semakin lama semakin meningkat kualitasnya. Kualitas yang meningkat bisa terjadi pada berbagai aspek/titik, mulai perhatian, konsistensi, ketekunan, kreativitas, technical skills, dan sebagainya.

Blog: Dunia Tata

duniatata-02

 

Tulisan menarik lainnya

About Aar

Aar senang membaca, suka menulis, berbahagia saat berbagi dan bermain bersama anak-anak. Minat utama tentang pendidikan, anak, teknologi, spiritualitas, bisnis, dan apa saja yang membuat kehidupan manusia menjadi lebih baik. Buku yang telah diterbitkan "Homeschooling Lompatan Cara Belajar" (Elex Media, 2007), "Warna-warni Homeschooling" (Elex Media, 2008).

Komentar

  1. bagus banget website tata mak πŸ™‚ sangat mendukung jiwa ekspresif anak πŸ™‚

  2. Keren sekali πŸ™‚

Tinggalkan komentar Anda

*

Close