Rumah Inspirasi

Keluarga – Homeschooling – Pendidikan – Parenting

29th

Finger Puppet Klub Oase

29/03/2011

Hari Minggu (27/3), Klub Oase kembali mengadakan kegiatan. Kali ini, tema kegiatannya adalah membuat boneka jari (finger puppet) dan membuat pertunjukan di panggung boneka. Seru…!

Acara yang dipersiapkan dengan penuh cinta ini dihadiri oleh keluarga-keluarga yang penuh cinta pula. Ada teman-teman lama, tapi baru sempat mengikuti kegiatan di Klub Oase seperti mbak Andini Rizky, mbak Dinar, mbak Devi Yudhistira, mbak Moi, dan lain-lain.

Jadilah cinta-cinta saling bertemu. Anak-anak berkegiatan dengan penuh bahagia dan suka cita.

***

Beberapa hari sebelum kegiatan, aku menemani mbak mbak Mella berbelanja ke Pasar Pagi untuk mempersiapkan segala keperluan  acara ini, mulai kain felt, lem, mata, kancing, dan sebagainya. Kemudian, ada mbak Mira Kurniasari yang ikut lembur bersama anak-anaknya untuk membantu memotong kain felt dan mempersiapkan materi kegiatan. Juga, mbak Wiwiet ikut membantu persiapan kegiatan membuat finger puppet dan panggung boneka ini.

Yang seru, Klub Oase mendapatkan bantuan dan uluran tangan dari Dimas, sepupuku yang seorang desainer, dengan membuatkan  panggung untuk pentas bonekanya.

***

Pada waktu hari H, kegiatan diawali dengan membuat boneka jari (finger puppet). Setiap anak memilih 5 karakter boneka yang  akan dibuatnya (dari 18 karakter boneka yang tersedia). Kemudian, mereka belajar memotong pola dan membuat bonekanya masing-masing.

Setelah selesai membuat 2 boneka, mereka belajar drama di panggung boneka. Ada mbak Pipit yang mencontohkan cerita boneka, ada mbak Ratna yang memberikan ide praktis untuk latihan dialog menggunakan boneka-boneka jari ini. Dengan “template” dialog buatan mbak Ratna, anak-anak kemudian belajar menyusun cerita berdasarkan kata kerja yang diundi.

Berdasarkan naskah yang mereka buat, anak-anak kemudian menyajikannya di panggung boneka.Setiap anak mendapat giliran. Di  akhir setiap pertunjukan, setiap anak dipotret lengkap dengan bonekanya.

Seru melihat setiap anak mencoba pertunjukannya masing-masing dan mendapat apresiasi dari semua yang hadir. Tak ada yang  dicela atau dipaksa. Kalau ada yang belum siap, tak ada yang dipaksa maju. Semuanya berdasarkan kerelaan dan kesiapan mereka.

***

Usai membuat boneka dan melakukan pertunjukan di panggung boneka, acara dilanjutkan dengan “snack time”. Anak-anak menghias  donat dan memilih topping sesuai keinginan mereka, serta minum susu. Nyam-nyam…

Di luar itu semua, ada kejutan untuk hari ini. Mbak Dewi Lestari datang bersama “pasukan” membawakan nasi bakar yang enak sekali untuk semua peserta. Saking enaknya, beberapa orangtua dengan malu-malu menambah nasi bakar yang memang tersedia banyak dan melebihi jumlah peserta, hehehehe.

***

Terima kasih teman-teman semua untuk kehadirannya. Semoga anak-anak bahagia. Mohon maaf jika ada kekurangan dan kesalahan selama acara.

Sampai jumpa di acara Klub Oase selanjutnya.

Foto-foto bisa dilihat di FB Klub Oase atau Flickr Klub Oase

Foto-foto “behind the scene” persiapan acara Finger Puppet Klub Oase bisa dilihat di sini.

Isi form di bawah. Periksa email Anda setelah mendaftar dan klik link konfirmasi yang kami kirimkan.
* = required field
:)

About the author :

Lala suka main musik, main game, main sama anak-anak, bikin-bikin, baca buku, nonton film yang seru, jalan-jalan, internetan dan masak-masak. Salah satu mimpi besarnya adalah menjadikan virtual distance learning bisa dinikmati anak-anak Indonesia sampai ke seluruh plosok tanah air. Lebih lengkap tentang Lala bisa dilihat di sini ^_^

Share the article...

Jangan lupa berlangganan RSS kami untuk mendapatkan informasi terbaru dari RumahInspirasi

6 Responses to “Finger Puppet Klub Oase”

  1. Asik asik….

    seru mbak…sampe bengong liat anak2 masih bicarain boneka, sampai hari ini masih jadi topik!!! :twisted:

    Maksih ya mbak Lala…

    • Lala says:

      Paling senang itu kalau melihat anak-anak menikmati kegiatannya dan bahagia. Semoga bisa menjadi kenangan manis dan berharga hingga saat mereka besar :)

  2. spt kata orang: it takes the whole world to raise our child
    semua anak di klub oase terasa bagai keponakan sendiri dan mereka merasa bersaudara satu sama lain, klub oase emang asik!
    ratna k halim recently posted..Menulis &amp Literatur

    • Lala says:

      Betul sekali mbak Ratna. Rasanya sudah seperti keluarga besar. Kita tak merasa sendirian mendidik anak-anak kita karena banyak orang yang menerima anak kita apa-adanya dan ikut serta dalam pengasuhan mereka.. :)

  3. Ria Heraldi says:

    wah sayang hanya di Jkt hehe…
    Apa kabar mb Lala & Mas Aar??? Hebat euy masih konsisten…
    Saya masih ‘terpaksa’ hs Chisia (6 yrs) karna kami sering keluar kota.
    Sekalain nanya, ada yang udah punya pengalaman coop 0/ paruh waktu dg sekolah? Bisa share? Makasih ya. GBU

    • Aar says:

      Halo mbak Ria, apa kabar? Lama sekali tak kontak dan tak mendengar kabarnya? Senang bisa mendengar kabarnya lagi. Semoga setelah ini bisa sering kontak2 lagi.

      Utk kegiatan, tinggal diadakan sendiri saja mbak bersama teman2 yg dekat rumah.

      Utk kerjasama paruh waktu dengan sekolah, yg saya tahu di Yogya ada yg bisa (tapi sy lupa siapa). Di Bandung/Cimahi kalau tidak salah juga ada. Intinya sih sebenarnya kesepakatan dengan sekolahnya. Dan tiap sekolah punya kebijakan beda2.. :)

Leave a Reply

icon_wink.gif icon_neutral.gif icon_mad.gif icon_twisted.gif icon_smile.gif icon_eek.gif icon_sad.gif icon_rolleyes.gif icon_razz.gif icon_redface.gif icon_surprised.gif icon_mrgreen.gif icon_lol.gif icon_idea.gif icon_biggrin.gif icon_evil.gif icon_cry.gif icon_cool.gif icon_arrow.gif icon_confused.gif icon_question.gif icon_exclaim.gif 

CommentLuv badge
  • About
  • Arsip
  • Kumpulan Artikel Parenting
  • Lagu
  • Lala Digi Scrap
  • Link