Duta & Logico: Belajar secara Spontan

Dalam proses belajar Duta (5 tahun), kami belum membuat struktur belajar yang ketat. Tak ada jadwal khusus untuk proses belajarnya. Ada kegiatan belajar IXL & Reading Eggs yang diupayakan setiap hari, sebagai penjajagan dan pengenalan kegiatan rutin. Di luar itu, Duta belajar apa saja secara spontan.

Seperti ketika Duta melihat Logico, mainan kakaknya yang sudah bertahun-tahun lalu dibeli, dia langsung ingin memainkannya. Dan begitulah proses belajar itu terjadi.

Duta-Logico

Momen Saat Jendela Belajar Terbuka

Belajar secara spontan bisa dipicu oleh inisiatif anak, bisa juga oleh orangtua. Pembelajaran ini biasanya terjadi ketika ada peluang belajar atau jendela belajar (window of learning) terbuka.

Jendela belajar itu terbuka ketika anak antusias terhadap sesuatu. Itu adalah pertanda bahwa secara mental dia terbuka. Jendela itu terbuka ketika anak mengajukan pertanyaan atau ketertarikan pada sebuah hal.

Ketika melihat jendela belajar terbuka, itu berarti kesempatan bagi orangtua untuk masuk, terlibat, dan memperkayanya.

Waktu Pendek dengan Fokus pada Kualitas

Karena kegiatan bersifat spontan dan tak terencana, kegiatan ini biasanya sangat praktis dan tak membutuhkan resource besar. Kegiatannya biasanya juga tak lama, mungkin sekitar 5-15 menit.

Untuk itu, yang diperlukan adalah fokus pada kualitas kegiatan, bukan jumlah kegiatan. Dampingi, dengarkan, ajukan pertanyaan, eksplorasi. Biarkan anak lebih banyak yang berinisiatif, berbicara, berkarya. Jika anak ingin berhenti, hentikan kegiatan, jangan dipaksa melanjutkan kegiatan untuk jangka waktu yang lama.

Memperbesar Peluang Belajar

Untuk memperbesar peluang terjadinya proses belajar, sediakan sumber daya belajar di rumah. Sumber daya itu harus diletakkan pada tempat-tempat yang mudah dilihat dan dijangkau anak. Buku bacaan, buku kegiatan, balok, mainan, kertas warna-warni, spidol adalah contoh-contoh sumber daya yang perlu berada di sekitar anak.

Sumber daya itu tak harus baru. Mainan dan alat belajar milik kakak-kakak juga adalah sumber inspirasi kegiatan.

Ketersediaan dan Keterlibatan Orangtua

Sumber belajar lain yang sangat disukai anak-anak adalah kegiatan orangtua. Memasak, mencuci, menyeterika, mengatur pakaian, bercocok-tanam, bekerja adalah sumber belajar yang disukai anak.

Anak menyukai perhatian dan berada bersama orangtua. Anak ingin terlibat bersama orangtua karena itu menunjukkan bahwa dia keren dan sudah besar.

Tentu saja, kunci terakhir untuk proses belajar spontan adalah ketersediaan orangtua. Kita perlu bersikap awas dan pada saat bersamaan santai, sambil membuka mata untuk melihat peluang pembelajaran bersama mereka.

Di sini tantangannya adalah menyediakan waktu dan energi. Susah? Memang.

Lalu bagaimana? Ya diupayakan dan dinikmati saja, hehehe πŸ™‚

Tulisan menarik lainnya

About Aar

Aar senang membaca, suka menulis, berbahagia saat berbagi dan bermain bersama anak-anak. Minat utama tentang pendidikan, anak, teknologi, spiritualitas, bisnis, dan apa saja yang membuat kehidupan manusia menjadi lebih baik. Buku yang telah diterbitkan "Homeschooling Lompatan Cara Belajar" (Elex Media, 2007), "Warna-warni Homeschooling" (Elex Media, 2008).

Tinggalkan komentar Anda

*

Close