Duta Belajar Aneka Macam dengan Mr. Men

mrgreedyBerawal dari beberapa buku Mr Men yang dimiliki sejak Yudhis kecil, Duta mulai menyukai tokoh Mr Men. Kesukaan Duta adalah buku Mr Greedy & His Tummy. Kisah Mr Greedy yang tidak bisa menahan lapar ini ditulis dengan huruf yang besar-besar sehingga memudahkan Duta untuk mengikutinya.

Aku suka buku ini karena bisa menjadi sarana pendidikan karakter yang menyenangkan melalui cerita.

Hampir setiap malam Duta minta dibacakan Mr Men. Ada 3 buku yang secara bergilir minta dibacakan oleh Duta. Lama-lama Duta bosan lalu minta dibelikan serial Mr Men yang lain.

Aku agak bingung mau membeli di mana karena buku Mr Men ini dulu aku dapatkan di pasar loak, zaman Yudhis kecil. Waktu Yudhis kecil, aku memang lumayan sering hunting buku ke pasar loak di Senen untuk mendapat buku-buku luar negeri dengan harga murah.

Berburu buku Mr Men

Dari hasil gugling aku jadi tahu kalau ternyata Mr Men ini banyak sekali serialnya. Sayangnya sulit mencari toko online yang menjual buku ini di Indonesia.

Akhirnya aku menemukan buku serial Mr Men ini di toko buku online Open Trolley Indonesia yang menjual buku-buku asing. Tapi setelah melihat harga buku, jadinya maju mundur mau beli. Soalnya bukunya tipis, tapi harganya mihil bangeeet, hehehe. Mana waktu itu buku yang diinginkan Duta (Mr Quiet) out of stock jadi harus menunggu 2 minggu, ditukar dengan buku lain Duta tetap tidak mau.

Akhirnya aku bela-belain pesan online dengan membeli satu buku sebagai sampel. Ketika bukunya datang (sekian minggu kemudian) kami cukup kaget karena bukunya ukurannya jauh lebih kecil & tipis dari bayanganku, berbeda dengan buku Mr. Men yang kami punya sebelumnya. Ukuran bukunya sekitar 3/4 buku Duta dengan huruf yang lebih kecil dan rapat pula.

Sempat agak sedikit menyesal, tapi ternyata Duta suka sekali dan setelah buku ini datang hampir setiap malam maunya baca buku Mr Quiet.

Lama-lama Duta kembali bosan dan minta serial Mr Men yang lainnya. Aku gugling lagi, berharap dapat serial Mr Men dengan harga lebih murah dari pada di toko online kemarin, eh aku kesasar di eBay dan menemukan serial Mr Men second dijual murah sekali. Wah jadi pengen banget beli langsung via eBay, tapi agak ragu karena masalah pengiriman.

Untungnya ada tante Ari yang waktu itu sedang pulang ke Amerika dan mengizinkanku untuk memakai alamatnya sebagai tempat pengiriman. Nanti kalau tante Ari kembali ke Indonesia bisa sekalian dibawa buku Mr Men pesananku. Ahh senangnya, jadi deh aku langsung hunting ke eBay.

Aku sempat beberapa kali ikut lelang serial Mr Men dengan isi sekian puluh buku. Awalnya murah sekali. Tapi namanya juga lelang, di akhir masa lelang harganya bisa menjadi mahal sekali. Akhirnya aku putuskan untuk membeli satu box Mr Men isi 10 buku dengan harga hampir 200rb (kalau di toko online Indonesia hampir 400rb) dan sibuk menenangkan Duta untuk sabar menanti Mr Men pesanannya tiba.

Hadiah Kejutan dari Tante Ari

Bulan Mei, tante Ari datang dari Amerika dan mampir ke rumah. Itu adalah hari yang dinanti karena tante Ari datang membawa buku Mr Men kesayangan Duta. Ternyata ada kejutan yang membuat Duta luar biasa bahagia. Bagaimana tidak, aku hanya memesan 1 box (isi 10 buku) Mr Men, tapi ternyata tante Ari datang dengan membawa PULUHAN buku Mr Men. WAW… ini betul-betul hadiah dan berkah Tuhan yang luar biasa buat Duta.

Ya Tuhan, ternyata tante Ari inisiatif untuk melengkapi koleksi Mr Men Duta. Tante Ari hunting buku Mr Men satu-persatu di Amazon dan membeli serial Mr Men yang dijual di sana. Wuaaaaaaa terharuuuuuu. Terima kasih banyak tante Ari. Rasanya bahagia sekali.

Duta pun kaget dan panik saking senangnya mendapat buku Mr Men yang sangat banyak. Dia lihat bukunya satu-persatu dan kemudian mondar-mandir sambil melihat bukunya. Dan walaupun bukunya banyak, dia tidak rela ketika Tata mau ikut memegang-megang bukunya, hehehe

mrmen1 mrmen2

Malam itu Duta sibuk menghitung dan menjembreng buku Mr Men kesukaannya. Bahkan ketika waktu tidur telah tiba, Duta nyaris tidak mau membereskan buku Mr Men yang ada di tempat tidurnya karena dia ingin tidur di atas Mr Men.

Duta baru mau dibereskan bukunya ketika diberi pengertian kalau bukunya bisa rusak kalau ketiduran. Tapi begitu sudah beres dan dirapikan ke lemari, Duta mengeluarkan 2 kotak Mr Men dan berkata ingin tidur bersama Mr Men. Jadilah malam itu Duta tidur bukan memeluk guling tapi memeluk Mr Men kesayangannya.

Belajar Craft bersama Mr. Men

Kejadian datangnya buku hadiah Mr. Men dari tante Ari itu tanggal 15 Mei, berarti lebih dari satu bulan yang lalu. Sampai saat ini kecintaannya terhadap Mr Men masih sangat kuat. Hampir setiap malam Duta pasti minta dibacakan buku Mr Men secara bergiliran.

Bahkan banyak kegiatan lain yang kemudian dilakukan Duta dengan teman Mr Men. Duta mewarani, memotong, craft, dan belajar macam-macam menggunakan materi Mr. Men.

Materi craft yang Duta pakai bisa diunduh GRATIS di sini. Duta juga suka mewarnai Mr Men, materinya bisa diunduh GRATIS di sini.

duta-and-mrmen

Belajar Matematika bersama Mr. Men

Dalam perkembangannya, Duta tiba-tiba berinisiatif untuk bermain jual beli buku Mr Men. Setelah dia menggelar semua bukunya di tempat tidur, dia mengajak aku bermain jual-beli. Aku dan dia bergantian menjadi penjual dan pembeli sampai bukunya habis terjual. Kegiatan ini menjadi pengantar tidur malam.

Untuk kegiatan jual-beli ini, Duta bahkan membuat sendiri uang-uangan untuk bermain jual beli. Permainannya sederhana tapi sangat disukai Duta.

uangduta

Karena hampir setiap malam Duta minta main jual-beli Mr Men yang diakhiri dengan membaca (dibacakan) buku Mr Men, aku akhirnya berinisiatif untuk sekalian menjadikan itu proses belajar. Kami menjadikannya sebagai proses belajar matematika uang (consumer math) dan mengenalkan logika dagang (jual-beli).

Aku kemudian membuatkan Duta serial uang-uangan dengan nominal 1000, 2000, 3000, sampai 10.000. Uang itu kami print di kertas A4 dan kami gunakan pada saat permainan jual-beli Mr. Men. Pada saat transaksi jual-beli, Duta belajar untuk menghitung.

Proses ini berlangsung setahap demi setahap. Awalnya sederhana, transaksinya hanya menggunakan harga yang sama dengan mata uang yang dipegang Duta. Proses ini berubah lagi di hari yang lain dengan transaksi dua buku yang membuat Duta belajar penjumlahan. Proses ini naik terus, mulai penjumlahan di bawah 10.000 sampai melewati 10.000. Duta kemudian juga belajar tentang pengembalian ketika uang yang diberikan lebih besar daripada harga buku (belajar pengurangan). Juga, tanpa sadar Duta belajar perkalian dengan melakukan transaksi jual beli 2 buku, 3 buku, 4 buku, dan seterusnya.

Kegiatan ini sangat menyenangkan. Duta selalu menunggu dan memaksa kami untuk melakukannya. Bahkan bapaknya pun ditarik untuk ikut serta dalam kegiatan jual-beli ini setiap malam.

Permainan ini seakan menjadi seremoni kecil sebelum tidur. Usai bermain jual-beli Mr Men, mendengar cerita Mr Men,  kemudian Duta merebahkan diri di tempat tidur diiringi musik pengantar tidur. Lalu langsung zzz zzz…

uang-duta-mrmen

Buat teman-teman yang ingin bermain jual beli bisa unduh uang-uangan Mr Men di gambar berikut:

uang-mrmen

 

Tulisan menarik lainnya

About Lala

Lala suka main musik, main game, main sama anak-anak, bikin-bikin, baca buku, nonton film yang seru, jalan-jalan, internetan dan masak-masak. Salah satu mimpi besarnya adalah menjadikan virtual distance learning bisa dinikmati anak-anak Indonesia sampai ke seluruh plosok tanah air. Lebih lengkap tentang Lala bisa dilihat di sini :D

Komentar

  1. Mba mira, kira2 ada ide ngga ya ngembangin kesukaan anakku pada action figure spiderman…agak clueless…makasiy byk

  2. ruri lukita says:

    inspiratif sekali ceritanya mbak lala, thanks for sharing
    mau cobain ah, tenkyuuuh 🙂

  3. Bismillah,, lagi googling tentang HS ehh alhamdulillah ketemu ama web dunia inspirasi,,bener2 mengisnpirasi saya mba, trima kasih mba lala sudah mau berbagi,,

  4. Mb Lala, saya nyoba nyari buku mr men di kinokuniya, takashimaya singpr. Tapi mahal sekali satunya s$6,90 ada juga yg S$ 7,90. Karena ragu – ragu jadinya beli 1 buku dulu, anak saya seneng banget. Ini lg browsing nyari – nyari toko buku yang lebih murah. Trimakasih atas sharingnya, sangat bermanfaat ^_^

    • Memang kalau di Indonesia jatuhnya mahal ya 🙁 waktu zaman Yudhis kecil beruntung dapet second di pasar loak.

  5. Keren banget Duta & kalian ortunya La

  6. elyoma olisa says:

    mbak, saia pengen punya juga donk buku Mr. men nya… gimana caranya ya bisa dapat n murah?

  7. Mba lala benar2 kreatif yahh,,,duhh gemesin deh sama duta lucunya n cerdas
    Jd terinspirasi nanti blajar sama alif
    Makasih mba ilmunya smoga tambah berkah dgn berbagi ilmu n cerita ^^

    • Terima kasih mb Oty, kreativitas itu kadang dipicu oleh kondisi apa boleh buat mbak.. hehehehehehehe 😀

  8. Saya terinspirasi sekali setelah melihat aktivitas duta dan lala.apsjah masih punyaharapan karena usia ansk saya plg besar 4.9 yang kecil 22 thn.trus aplikasi ixl itu didapat darimana mbk

  9. sempet nemu buku mr men di toko buku bekas blok m square dan buku little miss.. seneng banget:).. salam kenal, ya. I’m your silent reader

  10. Pas banget neh nemu artikel ini. Meskipun udah 2 tahun lalu tapi pas dengan situasi anak saya yang juga suka buku Mr Men. Persis seperti kaka Duta, Kenzie juga sampai dibawa tidur buku Mr Men nya hahahaha.. Baca artikel ringan namun memberikan ide ini sesuatu bingiit deh. Good idea mas Aar sampai print uang mr men. Beberapa minggu lalu kami ga sengaja bermain jual beli buku serial mr men namun tanpa print-an uang. Nanti saya mau ikutan download ah terus ajak anak saya main. Thank you Mas Aar n Mba Lala. Saya selalu senang dengan gaya penulisan kalian yang ringan namun tetap bermanfaat. Salam buat kaka Duta dari adik Kenzie sesama pecinta serial Mr Men.

Tinggalkan komentar Anda

*